Kemenparekraf Dorong Stakeholder Punya Kesamaan Visi dalam Pengembangan Wisata Selam

Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) menggelar Sosialisasi Permenpar Nomor 7 Tahun 2016 tentang rekreasi wisata selam (Ist)

Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) menggelar Sosialisasi Permenpar Nomor 7 Tahun 2016 tentang rekreasi wisata selam agar para pemangku kepentingan memiliki visi yang sama dalam pengembangan wisata selam dan beragam potensi di dalamnya.

Ni Wayan Giri Adnyani, Deputi Bidang Industri dan Kelembagaan Kemenparekraf mengatakan, pemahaman yang harus dimiliki para pemangku kepentingan wisata selam tidak hanya soal teknis tapi juga pemahaman akan regulasi yang meliputinya.

“Dengan begitu, ada kesamaan visi untuk mengembangkan pariwisata dan beragam potensi destinasinya. Kami yakin, para stakeholder kini sudah mengerti posisinya dan apa yang harus dilakukannya,” kata Ni Wayan Giri Adnyani dalam kegiatan sosialisasi yang berlangsung di Mimpi Resort Tulamben, Karangsem, Bali pada Selasa (29/10/2019).

Adapun Permenpar Nomor 7 Tahun 2016 disusun untuk menjamin kenyamanan dan keamanan wisatawan. Peraturan ini juga sebagai garansi tercapainya target zero accident pada aktivitas wisata selam.

Giri menjelaskan, sosialisasi juga menjadi ruang untuk menyerap aspirasi dan evaluasi dari para stakeholder terhadap relevansi Permenpar Nomor 7 Tahun 2016 agar terus sesuai dengan perkembangan dan kebutuhan masyarakat yang selaras dengan alur konservasi dan keseimbangan alam.

Salah satunya terkait zonasi tata ruang laut dimana para operator selam (Dive Operators) kerap terbentur konflik kepentingan dengan nelayan. Pemerintah pusat sendiri, kata Giri, sudah memiliki Rancangan Zonasi (RZ) tata ruang laut dan telah didistribusikan ke daerah.

“Sosialisasi ini menjadi forum yang menarik. Isunya berkembang dengan komunikasi dua arah yang baik dengan para peserta. Berbagai persoalan digali dan solusinya dijabarkan bersama. Bagaimanapun, saat ini rancangan zonasi terkait tata ruang laut sudah siap,” jelas Giri dalam siaran pers yang diterima patainanews.com, Jumat (1/11/2019).

Sementara Asdep Pengembangan Wisata Alam dan Buatan (PWAB) Kemenparekraf Alexander Reyaan menjelaskan, dalam forum sosialisasi memang banyak temuan menarik terkait situasi wisata selam sekarang ini yang telah banyak berkembang.

“Dengan didasarkan atas kebutuhan regulasi itu, review terhadap Permenpar Nomor 7 Tahun 2016 sangat terbuka dilakukan. Tujuannya agar peraturan baru ini bisa mengakomodir seluruh kebutuhan. Kami akan gelar rapat koordinasi secepatnya,” kata Alex.

Kegiatan sosialisasi diikuti pihak dari Dinas Pariwisata Karangasem, Kepolisian, Basarnas, BPBD Karangasem, dan P3B. Hadir juga 14 operator selam (dive operators) dari Karangasem dan Nusa Penida.

Tampil sebagai narasumber Kepala Bidang Wisata Bahari Asdep PWAB Itok Parikesit, dan Anggota Bidang Pengembangan Bawah Laut TPPWB Abie Carnadie. (Gabriel Bobby)

About author



You might also like

World Heritage

Jangan Lupa Festival Pesona Cirebon

Kereta Singa Barong (Ist) Festival Pesona Cirebon yang akan diselenggarakan pada 31 Maret hingga 2 April mendatang oleh Keraton Kasepuhan dan Pemerintah Cirebon, Jawa Barat, merupakan awal mula deklarasi Cirebon

World Heritage

Kalsel Diminta Tetapkan Ikon Destinasi Wisata Unggulan

Menteri Pariwisata Arief Yahya (Ist) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) diminta untuk segera menetapkan ikon destinasi wisata unggulan untuk mempermudah upaya promosi sehingga lebih dikenal wisatawan. Dalam kunjungan kerja ke Banjarmasin

Heritage

Kotabaru Promosi Wisata di Jakarta

Samber Gelap di Kotabaru (Ist) Pemerintah kabupaten Kotabaru, Kalimantan Selatan tengah gencar melakukan promosi destinasi wisata yang ada di Bumi Saijaan ini. Sejumlah destinasi andalan, seperti Samber Gelap, dan Siring

Tourism

Indonesia yang Indah itu Bukan Hanya Bali

Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran Mancanegara Kementerian Pariwisata I Gde Pitana, Ketua AKSES Suroto, GM Pacto Baliprima Holidays Rika Larasati, dan Praktisi MICE PNJ Christina L Raudatin menjadi narasumber dalam FGD

SightSeeing

Rencana Berlibur tak Perlu Dibagikan di Media Sosial

Keris menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan mancanegara untuk berlibur ke Indonesia (www.ninaflynnphotography.com) Tak bisa dipungkiri media sosial, seperti facebook kini melekat pada banyak orang, khususnya masyarakat urban yang hidup

Festival

RI, Selandia Baru Kerja Sama Pariwisata

Berita Foto: Presiden Jokowi bersama Perdana Menteri yang merangkap Menteri Pariwisata Selandia Baru H E Mr John Philip Key menyaksikan penandatanganan MoU Kerja Sama di Bidang Pariwisata antarkedua negara yang