Kementerian Pariwisata dan Pemerintah Provinsi Maluku Luncurkan Tour de Molvccas 2017

IMG_3950

Launching Tour de Molvccas 2017 (Ist)

Kementerian Pariwisata dan Pemeritah Provinsi Maluku meluncurkan Tour de Molvccas 2017, yaitu lomba balap sepeda bertaraf internasional yang akan diselenggarakan di sepanjang pulau Maluku mulai dari 18 hingga 22 September mendatang.

TdM merupakan kegiatan sports tourism atau kegiatan olahraga berbasis pariwisata yang diharapkan dapat menjadi kegiatan strategis untuk membantu mempromosikan pariwisata Maluku baik di tingkat nasional maupun internasional.

Selain dibuka oleh Menteri Pariwisata Arief Yahya sebagai tuan rumah, hadir pula pada acara peluncuran Tour de Molvccas 2017, Asisten Deputi Budaya, Seni dan Olah Raga Maritim Kementerian Koordinasi Bidang Kemaritiman Kosmas Harefa, sejumlah anggota DPR dan DPD asal Maluku, Gubernur Maluku Said Assagaff, Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran Pariwisata Nusantara Esthy Reko Astuty dan Sekretaris Jendral Indonesia Cycling Federation atau PB ISSI Jadi Rajagukguk.

Disamping menyelenggarakan kegiatan peluncuran, dukungan Kementerian Pariwisata antara lain berupa kegiatan promosi, publikasi dan lainnya. “Kami sangat mengapresiasi Pemerintah Provinsi Maluku yang melakukan terobosan dengan menyelenggarakan sebuah event balap sepeda kelas dunia yang akan menghadirkan sekitar 120 pembalap dari 30 negara.  Kementerian Pariwisata mendukung, memfasilitasi sekaligus membantu event Tour de Molvccas ini agar berjalan sebagaimana mestinya karena berpotensi  untuk membantu meningkatkan target kunjungan 20 juta wisatawan mancanegara pada tahun 2019, yang tentu saja dapat membantu memajukan pariwisata di Maluku,” ungkap Menteri Pariwisata Bapak Arief Yahya dalam siaran pers yang diterima patainanews.com, Kamis (11/5/2017).

Sementara Gubernur Maluku Said Assagaff menyampaikan ucapan terima kasih kepada Kementerian Koordinator Kemaritiman dan Menteri Pariwisata Arief Yahya dan jajarannya yang telah mendukung TdM secara menyeluruh termasuk acara peluncuran hari ini.

“Kami sangat menghargai dukungan dari berbagai pihak karena pariwisata (Pengurus Besar Ikatan Sport Sepeda Indonesia) Jadi Rajagukguk, sejumlah tokoh Maluku di Jakarta dan tamu undangan lainnya. Maluku yang sangat kaya masih perlu dikembangkan dan dipromosikan secara maksimal sebagai bidang andalan dalam meningkatkan taraf hidup rakyat dan meningkatkan devisa negara. Olahraga balap sepeda bertaraf internasional memiliki daya pikat tinggi dalam mengangkat wisata karena menciptakan eksposur media yang besar dan dapat mengundang minat untuk mengunjungi tempat-tempat yang dilalui lomba,” lanjut Said Assagaff.

Tour de Molvccas 2017 akan melintasi 3 kabupaten dan 1 kotamadya yang terbagi atas 5 etape, berawal dari Piru sampai Ambon bertotal jarak 770.3 km, dengan melalui Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB), Kabupaten Maluku Tengah (Malteng), Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT) di Pulau Seram dan berakhir di Pulau Ambon.

Pemprov Maluku, Pemkot Ambon, Pemkab SBB, Pemkab Malteng dan Pemkab SBT akan bekerja sama menyelenggarakan dan menyukseskan Tour de Molvccas 2017. Penasehat Teknis Tour de Molvccas 2017,Jamaludin Mahmood, menjelaskan rute lomba Tour de Molvccas 2017 cukup istimewa karena melalui etape yang telah ditentukan para pembalap dan team akan dimanjakan oleh indahnya pemandangan laut yang terhampar sepanjang lomba.

Khususnya pada kelok SS di Taman Nasional Manusela, para pembalap akan ditantang stamina dan skillnya karena banyaknya tanjakan dan turunan yang akan dilalui. “Banyaknya tim dan pembalap asing yang ingin mengikuti TdM lantaran nama Maluku atau Moluccas, yang cukup populer dalam sejarah dunia sebagai negeri penghasil rempah-rempah di masa lalu. “Sebagian besar tertarik karena latar belakang sejarah, terutama tim dan pembalap dari Eropa,” kata Jamaludin.

Tour de Molvccas dicanangkan menjadi kegiatan tahunan pariwisata Maluku yang didukung sekaligus di bawah pengawasan Union Cycliste Internationale (UCI) atau federasi sepeda dunia dan Pengurus Besar Ikatan Sport Sepeda Indonesia (PB ISSI), dengan mengutus sejumlah commissaire, wasit dan pengawas perlombaan.

Sekretaris Jendral Indonesia Cycling Federation Jadi Rajagukguk menuturkan,”Sebagai federasi sepeda di Indonesia tentu saja kami menyambut baik inisiatif untuk mengadakan Tour de Molvccas 2017 ini. Semakin banyak lomba bertaraf dunia yang diadakan, semakin terangkat nama Indonesia di manca negara. Semangat para pembalap nasional pun semakin terpacu untuk berprestasi lebih baik lagi, karena di lomba ini mereka harus bersaing dengan pembalap berkelas internasional dengan jam terbang dan pengalaman yang tinggi”. 

Tour de Molvccas 2017 telah disiapkan sejak Mei 2016 lalu, mulai dari kepanitiaan atau sumber daya manusia pelaksana kegiatan, berikut persiapan dan pemenuhan terkait teknis, perbaikan jalan, jembatan, marka jalan, perbaikan sejumlah tempat wisata, peningkatan fasilitas penginapan seperti hotel, homestay, pemenuhan kebutuhan transportasi darat, laut dan lainnya.

Tour de Molvccas 2017 juga mengajak keterlibatan masyarakat dengan menyelenggarakan kegiatan lomba cipta lagu untuk mencari lagu terbaik sebagai theme song Tour de Molvccas 2017. Sehari sebelum lomba dimulai, yaitu pada 17 September di Kota Ambon rencananya diadakan kegiatan cycling for all atau sepeda gembira sejauh 40 km yang akan diikuti oleh pejabat setempat, masyarakat Maluku dan para pembalap yang juga merupakan partisipan dari Tour de Molvccas. (Gabriel Bobby)



About author



You might also like

Destinations

Manfaatkan Libur Lebaran untuk Promosikan Destinasi Wisata Indonesia

President/CEO PATA Indonesia Chapter Poernomo Siswoprasetijo (kiri) (Ist) Libur Lebaran menyambut Idul Fitri 1 Syawal 1438 H serentak di Indonesia. Dan, sudah menjadi tradisi di negeri ini masyarakat yang menetap

Destinations

Wisatawan Malaysia Tertarik Wisata Wali Songo dengan Kereta Wisata

Presiden Direktur PT KA Pariwisata Totok Suryono bersama tim dari KA Pariwisata foto bersama dengan rombongan tim dari Malaysia Wisatawan asal Malaysia yang tertarik traveling ke Indonesia kini tidak hanya

SightSeeing

‘Melalui KRIJA Indonesia, Turis Malaysia akan Jalan-Jalan ke Nusantara’

KRIJA Indonesia, boneka yang menggunakan pakaian adat khas Nusantara (Ist) Enny Kwan, pemilik Red Cherry Clay & Art Workshop menyatakan bahwa melalui KRIJA Indonesia, tak menutup kemungkinan turis asal negeri jiran,

Travel Operator

Indonesian Day di Perancis

Chef Anita Sobron (Restaurant Indonesia), Direktur FNAC, Manager FNAC Voyages, Eka MONCARRE dari VITO Perancis (Ist) Vito Perancis bekerja sama dengan FNAC Voyages menggelar Indonesian Day di salah satu toko

Slideshow

Forum Bisnis Cirebon

Sultan Sepuh XIV Keraton Kasepuhan Cirebon PRA Arief Natadiningrat (batik kuning) dan President/CEO PATA Indonesia Chapter Poernomo Siswoprasetijo berpose bersama didampingi Ninik Irawan, Direktur PT Murni Wisata Mandiri (paling kiri) di Aston

Nature

Turis ASEAN Suka Traveling ke Banyuwangi

Sandi Dian Ervani, Kabid Pemasaran Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Banyuwangi  (kiri) Wisatawan mancanegara dari negara-negara di kawasan Asia Tenggara yang tergabung dalam ASEAN rupanya banyak yang suka traveling ke