Ketika Raja Swedia Menikmati Kereta Wisata

WhatsApp Image 2017-08-03 at 10.13.51

Rombongan Raja dan Ratu Swedia di dalam kereta wisata dari Jakarta ke Bandung (Ist)

Raja Swedia Carl XVI Gustaf dan Ratu Silvia ketika ada di Indonesia melakukan perjalanan dari Jakarta menuju Bandung, Jawa Barat menggunakan kereta api wisata dari Stasiun Gambir, Jakarta. Rombongan Raja dan Ratu Swedia ketika itu diagendakan bertemu Wali Kota Bandung Ridwan Kamil dan Wakil Wali Kota Bandung Oded M Danial di Pendopo Kota Bandung.

Adapun Raja Swedia dan rombongan bertolak dari Stasiun Gambir menuju Stasiun Bandung dengan menggunakan KA 22 (KA Argo Parahayangan) relasi Gambir-Bandung yang berangkat dari Stasiun Gambir pk 08:45 WIB, Rabu (24/5/2017).

“Raja Swedia dan rombongan menempati dua gerbong kereta wisata khusus yang bernama kereta Bali dan kereta Priority,” kata President Director PT Kereta Api Pariwisata Totok Suryono kepada patainanews.com di kantornya di Stasiun Gambir Jakarta, Rabu (2/8/2017).

Ia mengatakan gerbong kereta Bali berkapasitas 20 orang. Interiornya dipenuhi nuansa Bali. “Kereta wisata sudah memeuhi standar internsional sebab sudah mendapat kepercayaan dari Raja dan Ratu Swedia,” ujarnya. Totok mengungkapkan, kepastian Raja dan Ratu Swedia menggunakan kereta wisata setelah mendapat rekomendasi langsung dari Kedutaan Besar Swedia untuk Repulik Indonesia yang ada di Jakarta.

Jadi, lanjutnya, yang menawarkan ke Raja dan Ratu Swedia untuk memakai kereta wisata bukan manajemen PT Kereta Api Pariwisata melainkan pihak Kedubes Swedia untuk RI yang ada di Jakarta. Totok mengaku bersyukur adanya kepercayaan dari Raja dan Ratu Swedia yang menggunakan kereta wisata dari Jakarta ke Bandung.

Ia optimistis dengan dipercaya oleh Raja dan Ratu Swedia, maka kunjungan wisatawan mancanegara dari Eropa, khususnya dari Swedia ke Indonesia akan meningkat. “Swedia adalah negara di Eropa. Kepercayaan internasional dari Raja dan Ratu Swedia bisa memberikan dampak positif terhadap kunjungan turis asing dari Eropa, termasuk dari Swedia,” paparnya. (Gabriel Bobby)



About author



You might also like

Nature

Turis Tiongkok ke Indonesia Meningkat 45%

Press conference Rakornas III Kemenpar (Ist) Turis asal Tiongkok semakin banyak yang tertarik datang ke Indonesia. Bahkan, pertumbuhan wisatawan dari China sejak awal tahun ini hingga Juli lalu mencapai 45

Airlines

Ninik Irawan, Woman Traveler yang Tertarik Raja Ampat

Ninik Irawan (tengah) (Ist) Ninik Irawan, seorang woman traveler mengaku pada tahun ini tertarik untuk traveling ke Raja Ampat, Papua Barat.  Koordinator Bidang Domestik dan Minat Khusus ASITA Jakarta ini

SightSeeing

Menanti Menteri Pariwisata Hadir di Festival Budaya Lembah Baliem ke-27

Menteri Pariwisata Arief Yahya (Ist) Festival Budaya Lembah Baliem di Wamena, Jayawijaya di Papua disebut sebagai festival tertua di bumi Cendrawasih. Hingga tahun lalu penyelenggaraan ke-26, ironisnya belum pernah satu

Festival

UNIKOM Gandeng PATA Indonesia untuk Ketahui Potensi Pariwisata RI

President/CEO PATA Indonesia Chapter Poernomo Siswoprasetijo (kanan) tengah berbincang dengan Plt Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Sumsel Irene Camelyn Sinaga (Ist) Mahasiswa Ilmu Hubungan Internasional Universitas Komputer Indonesia (UNIKOM) Bandung, Riordan

Slideshow

Keajaiban Tuhan Mengantar Sayudi Bertemu dengan Presiden Jokowi

Sayudi, pemilik WKB bersama keluarga dengan Rosiana Silalahi (Ist) “Kamu bebat,” kata Presiden Jokowi seperti yang diutarakan Sayudi, pemilik Warteg Kharisma Bahari ketika dirinya mendapat kesempatan bertemu langsung dan berjabat

Destinations

Crisis Center Harus Siaga dalam Industri Pariwisata RI

Yoseph Umarhadi (kanan) (Ist) Indonesia memang kaya akan destinasi wisata dan budaya lokal sehingga diminati wisatawan asing. Meski demikian, negeri ini dikenal sebagai negeri cincin api lantaran banyaknya gunung berapi