Ketika Teknologi Berperan Besar Promosikan Pariwisata Indonesia

pak AY

Menteri Pariwisata Arief Yahya (Ist)

Pariwisata Indonesia kini semakin dikenal di dunia sehingga kunjungan wisatawan asing ke negeri ini semakin banyak yang tertarik datang ke beragam destinasi wisata yang ada di Nusantara yang tersebar mulai kawasan timur Indonesia hingga wilayah barat negeri ini.

Peningkatan kunjungan turis asing ke Indonesia tak lepas dari strategi Menteri Pariwisata Arief Yahya dan jajarannya di Kementerian Pariwisata dalam melakukan promosi Indonesia hingga ke mancanegara yang memanfaatkan kecanggihan teknologi informasi.

Seperti diketahu, Presiden Jokowi mencanangkan target hingga 2019 mendatang ada 20 juta wisatawan mancanegara yang akan berkunjung ke Indonesia.

AY pun menggandeng Google untuk melakukan kerja sama guna mempromosikan pariwisata Indonesia di mancanegara. Rencana itu dibahas dalam pertemuan Menteri Pariwisata Arief Yahya dengan Co-Founder Google Sergey Brin di Jakarta (28/12/2015).

Kerja sama dilakukan dalam bentuk publikasi dan promosi ‘Wonderful Indonesia’ di media online internasional tersebut. Bagi AY, sapaan akrab Menteri Pariwisata, promosi dalam media digital memang menjadi kebutuhan masa kini seiring kemajuan zaman dan kecanggihan teknologi. 

Belum lagi AY juga mendorong promosi melalui berbagai media sosial, seperi facebook dan twitter. AY juga dalam berbagai kesempatan menjelaskan kepada pers bahwa pentingnya melakukan promosi pariwisata nasional di berbagai jenis media massa nasional, termasuk media online.

Tak hany itu, AY menuturkan bahwa Kementerian Pariwisata mendukung Pokemon GO. Seperti diketahui, demam pokemon GO yang tengah melanda di masyarakat ternyata dianggap positif jika dilihat dari sektor pariwisata.

Menteri Pariwisata Arief Yahya bahkan mendukung jika permainan ini dimanfaatkan untuk mendorong gairah pariwisata Indonesia.

“Pemerintah umumnya normatif. Biasanya yang keterlaluan memang dilarang. Kalau saya biasa saja. Kalau main-main, ya main. Saya setuju dengan adanya pokemon. Dari segi Kemenpar ini menguntungkan,” urainya kepada pers di sela-sela Halal Bi Halal Kementerian Pariwisata di Jakarta, Senin (18/7/2016).

Ia menjelaskan bahwa pokemon menguntungkan jika bisa menunjukkan destinasi pariwisata Indonesia. “Apalagi jika diberikan reward dan publikasi,” urainya. (Gabriel Bobby)

 



About author



You might also like

SightSeeing

Rush TRCI ‘Ngumpul’ di Tanjung Lesung

Berita Foto: Ini merupakan rangkaian acara Rush TRCI pada 7 April hingga 8 April 2018 di Tanjung Lesung, Banten. Kegiatan ini dilakukan Toyota Rush Club Indonesia se-Tangerang Raya (Gabriel Bobby/Ist)

Airlines

Pesona MesaStila Peaks Challenge 2016 Ikut Promosikan Joglosemar

Press Conference Pesona MesaStila Peaks Challenge 2016 (Ist) Potensi wisata Indonesia terus menarik minat wisatawan mancanegara (wisman). Sport tourism sepertinya efektif untuk mendatangkan wisman. Lomba lari lintas alam Ultra Trail bertema

Investments

Laba Pelindo III Naik 172 Persen

Kegiatan di Terminal Teluk Lamong di Jawa Timur (Ist) Badan Usaha Milik Negara (BUMN) PT Pelabuhan Indonesia III menunjukkan peningkatan kinerja perusahaan dari berbagai sisi pada akhir Triwulan III 2016. 

Slideshow

Arief Yahya Resmikan Harvest Resort & Village Banyuwangi

Peresmian Harvest Resort & Village di Banyuwangi (Ist) Satu lagi amenitas di Banyuwangi bertambah satu yang berbintang empat. Menteri Pariwisata Arief Yahya didampingi Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas meresmikan Harvest Resort

Tourism

‘Flavors of Indonesia, William Wongso’s Culinary Wonders’

Sate, kuliner khas Indonesia (Ist) Makanan dan seni kuliner adalah inti kehidupan dan peradaban. Makanan adalah salah satu alat diplomasi tertua di dunia sekaligus sesuatu yang merekatkan manusia dan dunia