Kiprah Rancangan Aline dalam Jogja Fashion Rendezvous 2017

18699997_945319962277082_4597865408963492219_n

Rika Hermalin, desainer asal Semarang menyuguhkan Rancangan Aline dengan tema ‘Merona’ dalam Jogja Fashion Rendezvous 2017 (Ist)

Jogja Fashion Rendezvous disebut sebagai upaya Yogyakarta menuju destinasi wisata fashion Indonesia. Karenanya Jogja Fashion Rendezvous (JFR) 2017 pun diminati desainer-desainer dari berbagai daerah di Indonesia. Sebanyak 41 desainer memastikan bergabung di JFR 2017 yang berlangsung di Jogja City Mall (JCM) yang terletak di kawasan Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Adapun JFR 2017 juga menjadi bagian perayaan ulang tahun JCM ke-3. Dan, JFR 2017 yang mengusung tema ‘Sparkling’ pun dikemas menjadi ajang fashion yang berkelas dan memukau. Desainer diketahui datang dari Jakarta, Semarang, Yogyakarta, Bekasi, Cilacap, Solo, Magelang, Sumatera, Surabaya, dan Bali.

Pengamatan patainanews.com saat pembukaan di JCM, Jumat (26/5/2017), desainer yang tampil pada hari pertama tampak berupaya merebut perhatian penonton dan pengunjung JCM. Sebut saja Athan Siahaan yang hadir dengan mengandalkan tema rancangan ‘The Power of Ulos’, MLK Batik Nusantara yang tampil dengan tema rancangan ‘MLK Batik Anak Nusantara’, dan Rika Hermalin yang menampilkan tema rancangan ‘Merona’.

WhatsApp Image 2017-05-28 at 11.01.37 (1)

Rika Hermalin, desainer asal Semarang, Jawa Tengah (tengah) yang ikut tampil dalam event Jogja Fashion Rendezvous 2017 (Ist)

Penyelenggaraan Jogja Fashion Rendezvous 2017 selama tiga hari, mulai dari Jumat (26/5/2017) hingga Minggu (28/5/2017). JFR 2017 juga untuk semakin menarik minat wisatawan berkunjung ke Yogyakarta. Menariknya JFR 2017 lantaran sejumlah desainer menampilkan budaya khas Nusantara, yakni kain tradisional asli negeri ini, seperti batik dan ulos.

Ya, budaya khas negeri ini begitu beragam, termasuk kain tradisional khas Indonesia. Seperti diketahui, batik semakin disukai wisatawan mancanegara. Batik asal Indonesia sudah semakin diminati masyarakat dunia sejak 2009 silam batik diakui UNESCO.

Ya, Batik Indonesia secara resmi diakui UNESCO dengan dimasukkan ke dalam Daftar Representatif sebagai Budaya Tak benda Warisan Manusia (Representative List of the Intangible Cultural Heritage of Humanity) dalam Sidang ke-4 Komite AntarPemerintah (Fourth Session of the Intergovernmental Committee) tentang Warisan Budaya Tak benda di Abu Dhabi.

WhatsApp Image 2017-05-28 at 11.01.35

Sejumlah model memperagakan Rancangan Aline karya Rika Hermalin yang ‘Merona’ (Ist)

Rika Hermalin, desainer asal Semarang, Jawa Tengah tampil apik dalam JFR 2017 dengan menyuguhkan Rancangan Aline yang mengusung tema ‘Merona’. Beberapa model pun memperlihatkan Rancangan Aline yang ‘Merona’ diiringi alunan lagu daerah, ‘Jangkrik Genggong’.

Kiprah Rika Hermalin patut diacungi jempol lantaran sejak Maret 2010 silam dirinya mulai membangun bisnis kain tradisional Nusantara. “Saya memutuskan sejak Maret 2010 untuk memulai terjun ke dunia kain tradisional Nusantara. Saya memulai dengan nama Aline’s selepas saya memutuskan mundur dari kantor tempat saya bekerja,” paparnya kepada patainanews.com beberapa waktu lalu.

Ia diketahui ikut melestarikan kain tradisional warisan Nusantara. Berdasatkan catatan patainanews.com, sejak 30 Januari 2017, Aline’s  melakukan transformasi menjadi Rancangan Aline. Tak sia-sia Rika Hermalin berjuang selama ini karena kerja keras dirinya membangun Rancangan Aline membuat Rancangan Aline semakin dikenal masyarakat Indonesia karena dirinya mendapat kesempatan tampil di JFR 2017.

Rika Hermalin memetik buah manis di Jogja Fashion Rendezvous 2017 karena ia tak pernah menyerah dalam perjalanan panjang membesarkan Rancangan Aline. Rika Hermalin tentunya bersyukur bisa ikut tampil di event sekelas JFR 2017 lantaran ini kali pertama ia mengikuti event pagelaran fashion berkelas.

Dampak positif ia mengikuti JFR 2017, ajang fashion berkelas membuat Rancangan Aline pun semakin dikenal di Indonesia. (Gabriel Bobby)

 

 

 

 

About author



You might also like

SightSeeing

Turis Asing dari Yogyakarta Bisa Berkunjung ke Borobudur

Wisatawan Mengunjungi Candi Borobudur (Ist) Kementerian Pariwisata memanfaatkan ikon terbesar di kawasan Joglosemar, Jogja (Yogyakarta), Solo dan Semarang, yakni Candi Borobudur lantaran tiga daerah itu dianggap mempunyai potensi besar untuk

Heritage

Kenapa Harus Ikut PATA Travel Mart 2016?

PATA Travel Mart 2016 (Ist) PATA Travel Mart 2016 sudah didepan mata. Kenapa harus ikut PATA Travel Mart 2016? Temukan jawabannya di https://www.youtube.com/watch?v=EHgSRZUDTrY (Gabriel Bobby)  

All About Indonesia

HPN 2017 Mengangkat Harkat dan Martabat Maluku

Pantai Ora di Maluku (Ist) Wakil Gubernur Maluku Zeth Sahuburua memimpin langsung rapat persiapan agenda-agenda Hari Pers Nasional (HPN) 2017 pada 1 hingga 9 Februari 2017 mendatang di Kantor Gubernur

World Heritage

Solo Great Sale Kaya Pagelaran Budaya

Falentina Cotton, Ketua Ikatan Koko Cici Jakarta (kedua dari kiri) berpose bersama Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dan Menteri Pariwisata Arief Yahya dalam Launching Solo Great Sale 2016 di Jakarta, Selasa

Destinations

2016, Target 12 Juta Wisman Tercapai

Tabel Kunjungan Wisatawan Mancanegara (Wisman) ke Indonesia Sepanjang 2016 (Ist) Kementerian Pariwisata berhasil merealisasikan target 12 juta wisatawan mancanegara (wisman) ke Indonesia pada 2016 lalu. Tak salah pemerintah menaikkan target

World Heritage

Tren Global Wisata Muslim Meningkat

Wisatawan asing d melintas di kawasan Pantai Kuta, Lombok Wisata Muslim pada masa kini tidak bisa dipungkiri berkembang pesat lantaran wisata ini menjadi tren global yang tidak bisa lagi dipandang