Koleksi Museum Bertambah, Segera Wisata ke Morotai

morotai indah

Morotai yang indah (Ist)

Pulau Morotai di Maluku Utara pasti sering mampir di telinga wisatawan. Tapi, pernahkah ke sana? Posisinya di mana dalam peta? Mungkin banyak yang belum tahu meski sudah ditetapkan Presiden Jokowi dan dipublikasikan Menteri Pariwisata Arief Yahya sebagai salah satu dari 10 Bali Baru yang sedang digarap dan dikembangkan oleh Kemenpar.

Pulau kecil di Provinsi Maluku Utara yang punya keindahan luar biasa heba ini banyak menyimpan atraksi bahari yang bisa dieksplorasi untuk wisata di sana.

Salah satunya adalah Museum Morotai Perang Dunia II yang konon namanya sudah mendunia. Museum itu baru saja punya koleksi tambahan yang diberikan langsung oleh pemerintah Amerika Serikat.

”Pada tanggal 7 November 2016 sudah diterima kiriman foto dari Amerika terkait Mac Arthur sebanyak 56 lembar. Dokumen, gambar dan semua pernak pernik terkait Perang Dunia II itu akan disimpan di Museum Morotai, yang diharapkan menjadi salah satu unggulan wisata Morotai,” ujar Ketua Pokja Tim Percepatan 10 Top Destinasi Kementerian Pariwisata (Kemenpar) Hiramsyah Sambudhy Thaib dalam media sosial Kementerian Pariwisata yang dilihat patainanews.com, Rabu (16/11/2016).

Selama ini atraksi di Morotai adalah nature yang berbasis pada wisata bahari. Ada coastal zone dengan pantai pasir putih yang keren.

Ada sea zone, antar pulau bagi yachters. Ada underwater, bagi yang suka keindahan bawah laut, baik snorkeling maupun diving. “Koleksi Mac Arthur itu memperkuat atraksi Morotai dengan cerita sejarah dan foto-foto yang memberi arti penting dalam berwisata ke sana. Tidak hanya mendapatkan alam, tetapi juga pengetahuan,” kata Hiram yang mantan Ketua Asosiasi Kawasan Pariwisata Indonesia (AKPI) itu.

Sekadar informasi, Indonesia memiliki hubungan kuat dengan Perang Dunia II, tepatnya di Pulau Morotai. Morotai pernah digunakan sebagai pangkalan perang pasukan Amerika Serikat pada masa Perang Dunia II yang berlangsung tahun 1939-1945.

Bukti-bukti tersebut membuat pemerintah berupaya untuk mengabadikan sebagai cagar budaya Indonesia dan menjadi potensi pariwisata Indonesia.

Museum Perang Dunia II diisi dengan replika alat-alat perang yang pernah digunakan pasukan Amerika yang sebagian sudah karam di perairan Morotai.

Timbunan armada perang yang telah ditemukan pun akan dipamerkan di museum tersebut. “Ada tank, kapal perang, dan semua komponen perang. Juga ada storyline perjalanan Perang Dunia II, Morotai dipakai sebagai basecamp Amerika Serikat di Morotai oleh Jendral Douglas MacArthur, ini sangat menarik sekali bagi wisatawan,” jelas Hiramsyah.

Sementara untuk atraksi, menurut PIC Morotai Pokja Tim Percepatan 10 Top Destinasi Kemenpar Ari Surhendro, saat ini banyak tempat yang bisa diliput, mulai dari Daya Tarik Wisata Alam, Budaya, dan Buatan.

”Selain Museum Morotai yang sudah mendunia, kami juga menyiapkan atraksi tingkat dunia tahun 2019, berdasarkan pengalaman ‘Wonderful Morotai Islands Festival’ atau WMIF 2016 September-Oktober 2016 lalu. Saat ini kami akan improvement untuk menghadapi WMIF 2017. Kita sudah siapkan sejak dini,” ujar Ari.

”Berdasar evaluasi WMIF 2016, salah satu kegiatan yang akan ditingkatkan untuk WMIF 2017 adalah menggalakkan kesenian atau budaya lokal Morotai seperti tarian cakalele, tarian tide-tide, musik yangere, dan sebagainya,” ujar Ari.

Menurut dia, Morotai punya peran penting dalam sejarah Perang Dunia II. Di sana terdapat tujuh landasan pesawat, Pitu Street, sebagai saksi sejarah yang digunakan Amerika Serikat untuk pendaratan pesawat tempur. I

ni sejarah yang sangat menarik. Data yang dihimpun dari berbagai sumber, sejarah itu bermula pada September 1944 silam ketika Jenderal Douglas MacArthur membawa ratusan pesawat Sekutu ke Morotai.

MacArthur memilih pulau itu karena posisinya sangat dekat dengan Filipina dan berada di sisi Samudera Pasifik. Dalam waktu tiga bulan Morotai menjadi pulau militer.

Sebagai pusat konsolidasi pasukan Divisi VII Angkatan Perang Amerika Serikat yang tengah menaklukkan Jepang, MacArthur memboyong 3.000 pesawat tempur sekutu, terdiri dari pesawat angkut, pengebom, dan 63 batalion tempur ke Morotai.

Hasilnya, Amerika Serikat dan Sekutu berhasil melumpuhkan Jepang melalui Filipina. Peninggalan Perang Dunia II tidak hanya landasan pacu.

Di Pulau Zum Zum, dekat dengan Morotai terdapat bungker tentara Amerika Serikat. Dulu bungker ini menjadi tempat persembunyian senjata dan tentara Amerika.

Sedangkan di antara hutan mangrove terdapat gua tempat tentara Jepang bertahan. Kalau sempat menyelam di sekitar Pulau Zum Zum, traveler bisa melihat bangkai kapal selam milik tentara Jepang.

Tapi jika tak bisa menyelam, turis bisa datang ke Desa Mata Air yang letaknya tak jauh dari Pitu Street. Di mata air itu biasanya MacArthur mandi untuk membersihkan dirinya.

Begitulah sejarah Perang Dunia II dilihat dari Pulau Morotai. Pulau kecil yang penuh cerita perang. Adapun Pemerintah Kabupaten Pulau Morotai sukses menempatkan diri pada posisi juara 1 sebagai Obyek Wisata baru terpopuler di Indonesia pada malam Penganugerahan Anugerah Pesona Indonesia tahun 2016 di Balairung Soesilo Soedarman Gedung Sapta pesona Kemenpar.

Kegiatan ini diselenggarakan oleh Kemenpar sejak Mei-Agustus 2016, dengan konsep Vote dan kampanye digital melalui web tourism ayojalanjalan.com.

Pemenangnya pemilik dukungan terbanyak secara vote digital satu email satu suara dan disertai penilaian juri. ”Hal ini menjadi harapan dan spirit untuk pengembangan seluruh destinasi wisata di kabupaten Pulau Morotai sebagai destinasi prioritas Indonesia,” ujar Kadis Pariwisata Kebudayaan Morotai Toni Hangewa. (Gabriel Bobby)

About author



You might also like

Travel Operator

‘Riding in Samosir is Riding in Paradise’

Dari kiri ke kanan: Kadispar Samosir Ombang Siboro, Organizer GFNY Indonesia Samosir Axel Moeller, Bupati Samosir Rapidin Simbolon, Wakil Bupati Juang Sinaga dan Kapolres Samosir AKBP Agus Darojat (Ist) The

Cuisine

Garuda Tambah Frekuensi Terbang ke-10 Destinasi

Penandatanganan MoU antara Kementerian Pariwisata-Garuda Indonesia di Jakarta, Kamis (28/4/2016) oleh Direktur Utama PT Garuda Indonesia Arif Wibowo (kanan) dengan Sekretaris Kementerian Pariwisata Ukus Kuswara (tengah) disaksikan Menteri Pariwisata Arief

Tour Package

Tomohon Genjot Kunjungan Wisatawan

Launching TIFF 2018 (Ist) Event Tomohon International Flower Festival (TIFF) yang memasuki tahun ke-8 berhasil mendorong peningkatan kunjungan wisatawan ke Kota Tomohon, Sulawesi Utara. Event TITF 2018 yang akan berlangsung

Heritage

Putri Pariwisata Indonesia 2017 ke Madrid Promosikan Pariwisata Nusantara

Putri Pariwisata Indonesia 2017 Astari Indah Vernideani (Ist) Putri Pariwisata Indonesia 2017 Astari Indah Vernideani akan bertolak ke Madrid, Spanyol, Selasa (16/1/2018). Ia bertugas bersama Kementerian Pariwisata dalam acara FITUR

Culture

Pentingnya Ground Handling dalam Pariwisata Indonesia

Presiden Direktur PT JAS Adji Gunawan (Ist) Pariwisata Indonesia sepertinya tak bisa dilepaskan dari peran ground handling. Namun, tak banyak yang tahu mengenai ground handling yang ternyata begitu nyata dalam

Cuisine

Kabupaten Dairi Ajak Jababeka Promosikan Pariwisata Danau Toba

Bupati Dairi Eddy Keleng Ati Berutu (kedua dari kiri) bersama Founder PT Jababeka Tbk SD Darnono (kedua dari kanan) (Ist) Pemerintah Kabupaten Dairi, Sumatera Utara merencanakan bekerja sama dengan PT