‘Kotabaru Bisa Dikembangkan Seperti Singapura’

wahana huitan meranti

President/CEO PATA Indonesia Chapter Poernomo Siswoprasetijo di Wahana Hutan Meranti Kotabaru

President/CEO PATA Indonesia Chapter Poernomo Siswoprasetijo menilai Kotabaru, Kalimantan Selatan bisa dikembangkan seperti negeri tetangga, Singapura sehingga bisa menarik minat wisatawan asing berkunjung ke Kotabaru menikmati beragam potensi wisata yang ada di Bumi Saijaan.

Demikian pendapat Poernomo ketika bertemu jajaran pemerintah daerah Kotabaru di Kotabaru belum lama ini. “Ketika saya datang ke Kabupaten Kotabaru dengan pesawat terbang dari Makassar, saya melihat Kotabaru bisa dikembangkan seperti Singapura karena saya melihat letak Kotabaru yang strategis sehinggapotensi wisata yang ada pas untuk dikembangkan, termasuk wisata bahari dengan adanya marina lantaran bisa menarik yacht dari luar negeri untuk berkunjung ke Kotabaru,” paparnya.

Bahkan, lanjutnya, jika semakin serius dikembangkan tak menutup kemungkinan kedepannya bisa juga cruise yang memuat turis mancanegara berkunjung ke Bumi Saijaan.

Kotabaru Bakal Memikat Wisatawan

Pesona Indonesia memang mengundang decak kagum. Potensi pariwisata negeri ini beragam dan tersebar dari kawasan timur Indonesia hingga ujung barat negeri ini. Dan, daya tarik wisata di Kotabaru tak kalah dengan destinasi lainnya yang ada di Indonesia sehingga bisa mendatangkan wisatawan mancanegara ke Kotabaru.

Ya, destinasi wisata di Kabupaten Kotabaru memang indah karena adanya perpaduan dataran tinggi dan perairan sehingga tak kalah dengan destinasi yang ada di daerah lainnya. Ada wisata bahari, seperti di Samber Gelap dengan terumbu karang yang memikat hati sehingga cocok untuk snorkeling dan diving bagi pelancong, baik dari dalam negeri maupun turis asing.

Tak hanya wisata bahari sebab kabupaten ini juga memiliki wisata alam, yakni hutan meranti yang akan menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan domestik dan turis asing yang berkunjung ke Bumi Saijaan.

Adapun Wahana Hutan Meranti memang menarik sebab di kawasan ini wisatawan dimanjakan pemandangan hijau. Tak perlu khawatir karena hutan meranti ini tak terkesan angker lantaran sinar matahari menerobos di sela-sela pohon meranti dan menerangi alam sekitar sehingga membuat wisatawan akan betah keliling di wilayah hutan ini.

Masih di sekitar kawasan Wahana Hutan Meranti bisa memandang jauh Bumi Saijaan dan keindahan wisata bahari Kotabaru dari ketinggian. (Gabriel Bobby)

 

About author



You might also like

Culture

MICE Tingkatkan Kunjungan Wisatawan

Suasana Rakor MICE (Ist) Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran Pariwisata Nusantara (Deputi BP3N) Kementerian Pariwisata (Kemenpar) menyelenggarakan Rapat Koordinasi (Rakor) konvensi, insentif, pertemuan, dan even atau MICE (Meeting, Incentive, Convention, and

Tourism

JAS Serius Promosikan Pariwisata Indonesia

Presiden Direktur PT JAS Adji Gunawan (Ist) Manajemen PT Jasa Angkasa Semesta Tbk (JAS Airport Services), perusahaan ground handling swasta nasional menyatakan ikut serta mempromosikan pariwisata Indonesia guna mendukung upaya

Slideshow

29 April, Batas Pendaftaran PATA Gold Awards 2016

Logo PATA (Ist) Mau mendapatkan penghargaan bergengsi PATA Gold Awards 2016? Segera mendaftar lantaran pendaftaran untuk jadi calon penerimanya dibuka hingga 29 April mendatang. Penghargaan PATA Gold Awards 2016 akan diberikan

Nature

Kemenpar Dukung BRI Dorong Pertumbuhan Pariwisata

Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran I Kementerian Pariwisata Rizky Handayani (kanan), Direktur Konsumer Bank BRI Handayani (tengah) (Ist) Kementerian Pariwisata (Kemenpar) mendukung program BRI Online Travel Fair ke-22 yang diinisiasi oleh

Heritage

Menanti GMT 2016 di Palembang

Jadwal acara GMT 2016 di Palembang (Ist) Rabu, 9 Maret 2016, akan menjadi hari yang istimewa bagi Indonesia lantaran fenomena alam langka yang terjadi sekali dalam 350 tahun, gerhana mathari

Nature

Wisatawan Belanda Suka Traveling ke Sawahlunto

Wakil Walikota Sawahlunto Zohirin Sayuti (kemeja hijau) (Ist) Sawahlunto yang terletak di Sumatera Barat diproyeksikan menjadi Kota Wisata Tambang Berbudaya pada 2020 mendatang. Alasannya adalah Kota Sawahlunto punya sejarah dan peristiwa yang kuat