Kualitas Wisman Selaras dengan Kuantitas

fgd forwarpar

Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran Mancanegara Kementerian Pariwisata I Gde Pitana, Ketua AKSES Suroto, GM Pacto Baliprima Holidays Rika Larasati, dan Praktisi MICE PNJ Christina L Raudatin menjadi narasumber dalam FGD yang digelar Forwapar (Ist)

Pemerintah rupanya tak hanya sekadar mengejar target kunjungan 20 juta wisatawan mancanegara (wisman) ke Indonesia pada 2019 mendatang guna memenuhi target Presiden Jokowi, namun juga memerhatikan kualitas turis asing yang berkunjung ke negeri ini.

Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran Pariwisata Mancanegara Kementerian Pariwisata I Gde Pitana menjelaskan, target kuantitas dan kualitas wisman adalah dua hal yang penting.

Itu berarti tak perlu ada dikotomi (perbedaan) antara kuantitas dan kualitas wisatawan. “Kedua-duanya penting, dan antara kuantitas dan kualitas (wisman) jangan didikotomikan,” kata Pitana dalam Mini Forum Group Discussion (FGD) yang digelar Forum Wartawan Pariwisata (Forwapar) di Hotel Ibis Harmoni, Jakarta, Jumat (17/2/2017).

Pitana mengatakan, dua target tersebut berfungsi sebagai pengali. Ia mencontohkan, jumlah kunjungan wisman yang tercatat nantinya bisa dikalikan dengan jumlah pengeluaran sekali berkunjung ke Indonesia.

“Meski jumlahnya besar tapi cuma satu, itu percuma. Jumlah (wisman) besar itu penting, ekspenditur per visit (pengeluaran per kunjungan) juga penting. Ekspenditur per visit kalau kata pak menteri, ARGO (average rate per user). Kalau dikalikan menjadi devisa,” paparnya.

Ia mengatakan, kualitas wisman bisa diukur lewat beberapa indikator. Pitana menjelaskan, diantaranya adalah kesejahteraan, penurunan tingkat pengangguran, gini ratio atau tingkat kesenjangan, tingkat belanja wisman, hingga lama tinggal wisman yang terdampak oleh pariwisata.

“Tingkat kesejahteraan, pengangguran, hingga tingkat gini ratio di daerah pariwisata, misalnya di Bali lebih baik dari rata-rata nasional,” katanya.

Menurutnya, target kuantitas wisman yang ditetapkan 20 juta orang pada 2019 mendatang merupakan salah satu dari berbagai target besar di sektor pariwisata.

“Ada target-target lain yang lebih besar, misalnya dari sisi devisa hingga sisi penyerapan tenaga kerja yang diharapkan mampu menampung 13 juta tenaga kerja pada 2019, juga peningkatan PDB dari 4 persen menjadi 8 persen,” kata Pitana.

Sementara General Manager PT Baliprima Holidays Rika Larasati sepakat dengan Pitana. Menurut dia, industri pariwisata tak dapat menekankan kepada salah satu bagian.

“Kita tidak bisa bilang mengejar kualitas dan kuantitas. Alangkah elok berjalan berbarengan. Tinggal pemerintah memasarkan destinasi karakter dengan kualitas kita arahkan ke Bali, Yogyakarta, dan Gili (Lombok),” tambahnya.

Ia mengatakan, untuk destinasi yang berkarakter kuantitas bisa diarahkan ke Medan, Kepulauan Seribu, dan Karimun Jawa. Rika menambahkan, wisman dengan target kuantitas perlahan bisa diarahkan ke luar Bali.

“Karena kalau juga di ASEAN kita bersaing dengan Thailand dan Malaysia. Kalau yang mengejar kuantitas itu dilarikan ke sana. Sayang juga (kalau dilewatkan). Itu pandangan dari kami pelaku pariwisata,” jelasnya. (Gabriel Bobby)

About author



You might also like

Culture

Majestic Gandrung of Banyuwangi Tampil di Bangkok

Sandi Dian Ervani, Kabid Pemasaran pada Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Banyuwangi (kiri) dan Revindia Carina Rancangan Morint Official, desainer asal Banyuwangi, Jawa Timur yang memiliki aksen kental terhadap kebudayaan Banyuwangi,

Festival

Mengenal Lebih Dekat Gifta Oktavia Rappe

Gifta Oktavia Rappe (Ist) Keberhasilan Hotel Neo Samadikun Cirebon menjadi hotel nomor satu dari 37 hotel yang ada dan tersebar di wilayah Cirebon, Jawa Barat selama tiga bulan versi TripAdvisor

World Heritage

Kenova Dukung Kereta Wisata Promosikan Pariwisata Cirebon

Kenova Arundhati penyuka Batik khas Nusantara (Ist) Kenova Arundhati, seorang penyuka budaya Indonesia, utamanya Batik khas Nusantara mendukung upaya manajemen PT Kereta Api Pariwisata untuk membuka layanan wisata untuk wisatawan

Destinations

Wonderful Indonesia Promosi di London

Menteri Pariwisata Arief Yahya di London, Inggris (Ist) Di sela-sela persiapan keikutsertaan Indonesia di ajang World Travel Market London ke-37, Menteri Pariwisata Arief Yahya roadshow ke berbagai tempat, memantau langsung

Indonesiaku

Kapolri Copot Oknum Polisi yang Menendang Ibu di Babel

Muara Karta (Ist) Seorang oknum polisi Ajun Komisaris Besar Polisi Yusuf dicopot dari jabatannya setelah melakukan aksi penendangan serta pemukulan terhadap dua orang ibu dan seorang anak di minimarket Bangka Belitung

Travel Operator

Menarik Hotel di Bali Ramah Turis Muslim

Keris Bali jadi daya tarik wisatawan asing ke Pulau Dewata (www.ninaflynnphotography.com) Tiga destinasi wisata di Indonesia, yakni Lombok di Nusa Tenggara Barar, Sumatera Barat, dan Aceh sepakat mengandalkan wisata halal