Kuliner Khas Cirebon yang Khas

gifta lg

Gifta Oktavia Rappe (Ist)

Bagi wisatawan yang ingin jalan-jalan ke Cirebon tak perlu menunggu ketika musim libur tiba sebab bisa dilakukan kapan pun, bahkan termasuk saat akhir pekan. 

Kini traveler yang menetap di Jakarta dan sekitarnya yang tak punya waktu cuti menghabiskan libur panjang, maka tak perlu berpikir pergi jauh ke luar negeri maupun luar pulau.

Ya, Cirebon menjadi destinasi yang tepat untuk traveler menghabiskan waktu libur yang singkat. Tak salah wisatawan mencoba berkunjung ke Cirebon di Jawa Barat.

Cirebon kini menjadi salah satu destinasi wisata pilihan yang cocok dikunjungi. Jalan-jalan ke Kota Wali, Cirebon kini banyak dilakukan traveler sebab jarak Jakarta ke Cirebon sudah tidak terlalu jauh.

Dari Jakarta, bisa ditempuh sekitar tiga jam menggunakan moda transportasi kereta api maupun mobil pribadi. Apalagi saat ini, wisatawan bisa dengan mudah mengunjungi Cirebon dari Jakarta melalui Tol Cipali.

Dan, di Cirebon banyak hotel sehingga turis pun bisa memilih hotel. Tak salah jka traveler memutuskan untuk menginap Hotel Neo Samadikun Cirebon.

“Hotel Neo Samadikun punya kelebihan lain yang tidak dimiliki hotel lain di Cirebon, yakni ada sea view di lantai 5, 6, dan 7,” kata Gifta Oktavia Rappe, Hotel Manager Hotel Neo Samadikun Cirebon di Cirebon, Senin (3/10/2016).

Hebatnya Hotel Neo Samadikun Cirebon kini menjadi yang terbaik di wilayah Cirebon versi tripadvisor. Kota Udang ini juga memiliki beberapa destinasi wisata yang dapat dikunjungi, seperti Taman Gua Sunyaragi, Keraton Kasepuhan, dan pusat oleh-oleh Batik Trusmi.

nasi-jamblang

Nasi Jamblang (Ist)

Jangan lupa untuk menikmati kuliner khas Cirebon, seperti Empal Gentong, Nasi Jamblang, dan Mie Koclok. Adapun ciri khas Nasi Jamblang terlihat dari penggunaan daun jati sebagai alas piring.

Selain terlihat unik, konon kabarnya juga membuat wangi yang lebih sedap. Tak hanya kuliner sebab masih banyak yang menarik di Cirebon, seperti Batik Trusmi.

empalgentong

Empal Gentong (Ist)

Masih ada sejumlah bangunan heritage di Cirebon antara lain Keraton Kasepuhan, Gereja Katolik Santo Yusuf, dan Gua Sunyaragi. Keberadaan Keraton dan Gua Sunyaragi menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari masyarakat Cirebon. (Gabriel Bobby)

 

 

About author



You might also like

Slideshow

Mei, PERMAPI akan Gelar Temu Bisnis di Lombok

Ninik Irawan (Ist) Perhimpuan Usaha Masyarakat Pertanian Indonesia (PERMAPI) merencanakan pada Mei mendatang akan menggelar temu bisnis di Lombok, Nusa Tenggara Barat. Rencananya temu bisnis bertemakan Swasembada Pangan dan Panen

SightSeeing

Bandara Kulon Progo akan Meningkatkan Kunjungan Wisatawan ke Yogyakarta

  Candi Borobudur ikon Joglosemar (Ist) New Yogyakarta International Airport (NYIA), Kulon Progo, Yogyakarta atau yang lebih familiar dengan nama Bandara Kulon Progo diperkirakan akan meningkatkan kunjungan wisatawan ke Daerah

Tour Package

Desainer Cilik Akeyla The Best Artist TSFA Show Your Style 2018

Desainer cilik yang tengah naik daun dengan prestasi, Akeylanaraya Alyandina (kanan) (Ist) Desainer cilik yang tengah naik daun dengan prestasi, Akeylanaraya Alyandina menerima penghargaan sebagai The Best Artist dalam TimiSaschi FashionArt

World Heritage

Festival Danau Sentarum 2018 Bidik Turis Malaysia

Press conference FDS 2018 (Ist) Penyelenggaraan Festival Danau Sentarum (FDS) 2018 menjadi pemicu masuknya wisatawan mancanegara pelintas batas (cross border) dari negeri jiran, Malaysia dan Brunei Darussalam melalui Pintu Lintas

All About Indonesia

President University Juara Kompetisi Pemikiran Kritis Mahasiswa 2017

Prestasi mahasiswa President University (Ist) Misi President University dalam melahirkan para intelektual muda yang berwawasan kebangsaan benar-benar berhasil. Ini terlihat dari tiga mahasiswa, yaitu Novela Permata Sari, Denisa Amelia Kawuryan dan Bryan Johanes Rengkung yang

Festival

Penting Tampil di JFW 2015

‘The Golden Route’ Lindy Ann (Ist) Jogja Fashion Week (JFW) 2015 resmi dibuka. Untuk tahun ini, tema yang diusung adalah Svarna Archipelago atau mengangkat keanekaragaman fesyen dan pariwisata daerah di Indonesia. Adapun