Kunjungan Presiden Jokowi ke Bali Memberi Kepastian untuk Wisatawan

25659896_1741027479283373_2900682537881871756_n

Presiden Jokowi di Bali (Ist)

Presiden Jokowi kembali mengkampanyekan pariwisata Indonesia. Usai menghadiri perayaan Hari Ibu di Raja Ampat, Papua Barat, orang nomor satu di Indonesia itu tak segan turun langsung ke Bali. Bersama Menteri Pariwisata, Menteri Sekretaris Negara, Menteri Pekerjaan Umum dan Gubernur Bali, orang nomor satu di negeri ini rela jalan tanpa alas kaki dari Pantai Kuta hingga menelusuri jalan-jalan di Kuta.

Ya, Jumat (22/12/2017), Presiden Joko Widodo memilih sesuatu yang tidak terlalu muluk-muluk tapi menyentuh semua sendi kehidupan di Kuta, Bali. Yang dipilihnya justru membaur bersama masyarakat. Menariknya membaur bersama wisman dan wisnus.

Dia bahkan sampai rela berjalan sekitar 2 km tanpa alas kaki dan celana digulung. “Beliau sangat enjoy. Raut mukanya sangat happy,” tutur Iyung Masruroh, Plh Karo Komblik Kemenpar. Mengenakan polo shirt warna ungu dipadu celana hitam dan sepatu hitam, Presiden Jokowi terlihat santai.

Mulai dari berkeliling Pantai Kuta, toko cindera mata, foto hingga nge-vlog dengan wisnus dan wisman, semua dijalani Presiden Jokowi yang ikut didampingi putranya Kaesang Pangarep itu. Pria kelahiran Solo itu memperlihatkan bahwa Pantai Kuta dan Bali, adalah dua daya pikat destinasi wisata yang alamiah. Yang banyak dicari oleh semua wisatawan baik wisnus maupun wisman.

“Kawasan Kuta langsung heboh bukan main. Apalagi pengunjung diperbolehkan berfoto dan nge-vlog bersama Presiden,” tambah Iyung dalam siaran pers yang diterima patainanews.com belum lama ini. Komentar Presiden pun sangat jelas. Dalam vlog-nya bersama sejumlah wisatawan, dia tak ragu mengatakan Bali sangat aman. “Bali aman, kita lihat semuanya aman. Ramai,” ujar Presiden Joko Widodo.

Tidak tampak sedikit pun rona khawatir di wajah Presiden Jokowi. Begitu juga para wisatawan. Semua enjoy. Semua terlihat sangat menikmati Pantai Kuta dan keindahan Bali. Dan faktanya Pantai Kuta memang selalu menarik untuk dieksplor.

Para penyair, pengelana, pemotret, penulis, pasti akan tergoda untuk menuliskan atau menggambarkan keindahan pantainya. Menikmati sunset, surfing, berenang, berjemur, bermain layang-layang hingga sensasi dilemparkan ke udara dengan menggunakan sebuah ketapel raksasa, semua bisa dinikmati di sini.

Tak hanya terkenal pasir putihnya, Pantai Kuta Bali juga terkenal dengan pemandangan matahari terbenam (sunset) dan ombaknya yang cocok untuk kegiatan berselancar. Maka tak heran Pantai Kuta selalu menjadi tempat favorit bagi wisatawan ketika berkunjung ke Bali.

Deretan nama dunia seperti Christina Aguilera, Katy Perry, Paris Hilton, David Beckham, Jorge Lorenzo, Ashton Kutcher, Mila Kuni, Justin Bieber dan Selena Gomez, tak ragu memposting momen keseruan liburan mereka di akun media sosial masing-masing.

Kehadiran Presiden Jokowi ini tentunya memberikan pesan ke dunia bahwa kondisi Bali sepenuhnya aman. Bali normal. Bandara dibuka. Penerbangan tidak terganggu. Pesawat take off dan landing tanpa ada kendala sedikitpun. Tak perlu ada sedikitpun kekhawatiran akan aktivitas vulkanik Gunung Agung.

Sebab seperti yang telah disampaikan sebelumnya oleh Menko Maritim Luhut Panjaitan usai rapat pembahasan mengenai situasi terkini Gunung Agung, status awas hanya berlaku pada jarak 10 kilometer dari puncak Gunung Agung.

Semuanya normal. Dalam rapat tersebut disebutkan, dari hasil paparan Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) status Gunung Agung masih awas hanya pada radius 10 kilometer. Untuk di daerah Bali lainnya dinyatakan normal.

Hal itu diperkuat dengan analisa dari BMKG tentang arah angin yang secara umum bertiup ke arah timur sampai bulan Maret. Sehingga disimpulkan bandara Ngurah Rai aman. Untuk kepariwisataan di Bali dinyatakan aman kecuali pada radius awas Gunung Agung.

“Saya sebelumnya menyatakan Bali waspada. Tapi sekarang saya cabut dan nyatakan Bali normal. Kecuali yang masuk dalam radius awas Gunung Agung 10 kilometer,” timpal Menpar Arief Yahya. Menpar Arief mengatakan, kehadiran Presiden Jokowi telah membuktikan bahwa Bali sepenuhnya aman.

Dengan ‘pesan’ ini tentunya diharapkan tidak perlu lagi merasa takut ataupun khawatir datang ke Bali. “Kunjungan Presiden bisa menggairahkan pariwisata di Bali. Juga bisa meningkatkan angka kunjugan wisman. Kami berterima kasih karena wisata Bali juga dibantu dipromosikan Presiden langsung,” ucap Menpar Arief Yahya. (Gabriel Bobby)



About author



You might also like

Tour Package

The Magnificent Seven:  Indonesia’s Marine National Parks

Memteri Pariwisata Arief Yahya (kedua dari kiri) (Ist) Menteri Pariwisata Arief Yahya menyambut baik peluncuran buku The Magnificent Seven:  Indonesia’s Marine National Parks, merupakan karya bersama antara Kementerian Lingkungan Hidup

Cuisine

GMT 2016 di Palu Bakal Meriah

Tugu Perdamaian Nosarara Nosabatutu (Ist) Penyelenggaraan gerhana matahari total (GMT) 2016 mendatang di Palu, Sulawesi Tengah diperkirakan akan meriah dan menghibur wisatawan, termasuk turis asing yang berkunjung ke sana menyaksikan

Tourism

Menanti Cerita Rakyat yang Menyertai GMT

Acara GMT 2016 di Palembang (Ist) Fenomena alam, gerhana matahari total (GMT) selama ini yang terjadi di Indonesia selalu tak bisa dilepaskan dengan cerita rakyat. Bagi masyarakat negeri ini, cerita

Destinations

Wisata Bahari Mendorong Pertumbuhan Perekonomian Nasional

Taman Nasional Taka Bonerate Potensi wisata bahari di negeri ini memang menakjubkan. Tak ada yang meragukan kekayaan bahari Indonesia yang luar biasa indah. Deretan pantai berpasir putih, ikan dan spesies

Tour Package

Kampung Lawas Maspati Raih Surabaya Tourism Destination Award 2016

Walikota Surabaya Tri Rismaharini ketika berkunjung ke Kampung Lawas Maspati (Ist)  Kampung Lawas Maspati yang ada di Surabaya, Jawa Timur yang menjadi destinasi wisata favcrit bagi wisatawan, termasuk turis asing berhasil

Destinations

21 Oktober, Sriwijaya Air Terbang ke Raja Ampat

Keinginan wisatawan Nusantara untuk mengunjungi tempat-tempat wisata berskala internasional di Papua akan semakin mudah. Pasalnya mulai 21 Oktober mendatang, Sriwijaya Air Group (Sriwijaya Air dan NAM Air) akan membuka rute