Lampung Selatan Siap Jadi KEK Pariwisata

WhatsApp Image 2017-08-07 at 14.51.52

Launching Lampung Krakatau Festival 2017 (Ist)

Kementerian Pariwisata (Kemenpar) terus mendorong setiap daerah untuk mengembangkan kawasan ekonomi khusus (KEK) pariwisata. Sebelumnya sudah ada dua provinsi yang mengusulkan KEK, yaitu Jawa Barat berjumlah delapan KEK dan Jawa Timur mengusulkan tiga. Sekarang gilirian Provinsi Lampung yang didorong untuk menyediakan lahan yang nantinya akan dibangun KEK.

“Lokasinya di Lampung Selatan daerah Kalianda, namanya Krakatau Nirwana Resort. Tanahnya sudah confirm 352 hektar bahkan mau dikembangkan menajdi 800 h and ektar. Makanya saya lebih confidence untuk yang itu dulu, yang sudah ada. Di Pesisir Barat juga rencanaya akan dibuat, tetapi pengusulannya harus tahun ini, kalau enggak lambat dengan birokrasi,” ucap Menteri Pariwisata Arief Yahya saat ditemui seusai launching ‘Lampung Krakatau Festival 2017 di Balairung Soesilo Sudarman, Jakarta, Senin (7/8/2017).

Lebih lanjut, Menpar Arief menjelaskan, jika ingin menjadi destinasi kelas dunia, faktor amenitas, aksestabilitas dan atraksi (3A) di Lampung perlu diperhatikan. Menteri asal Banyuwangi sudah tidak khawatir dengan atraksi yang ada di Lampung, destinasinya sduah kelas dunia, pantainya dipakai untuk lomba surfing internasional. Gunung Krakatau namanya sudah mendunia dengan letusannya. Tetapi akses dan infrastruktur di Lampung masih kurang.

“Kalau ingin menjadi destinasi utama pariwisata kelas dunia, maka harus punya bandara internasional kelas dunia. Sebanyak 75 persen wisman datang melalui udara. Rencanaya Bandara Radin Inten II Branti Lampung tahun ini sudah siap  diresmikan menjadi bandara Internasional. Landasannya sudah 3.000 meter dan sudah bisa buat pemberangkatan haji,” ujar Arief Yahya dalam siaran pers yang diterima patainanews.com, Selasa (8/8/2017).

Terkait KEK, Arief Yahya mengatakan, leletnya birokrasi menjadi permasalahan dalam pembangunan KEK. Mantan Dirut PT Telkom itu menjelaskan, jika investor mau masuk ke Indonesia itu amat sangat sulit dan tidak attractive. “Di Asean itu yang atraktif tahun-tahun sebelumnya itu Thailand sekarang investor darling-nya adalah Vietnam,” ucapnya.

Adapun target pemerintah sekitar 100 titik atau lokasi di seluruh Tanah Air yang memiliki potensi pengembangan pariwisata baik dalam format kawasan ekonomi khusus, kawasan terpadu atau kawasan strategis pariwisata hingga tahun 2019 mendatang.

“Kebayang jika memikirkan 100 KEK terasa berat, tetapi kalau satu propinsi ada tiga itu akan mudah. Karena ini investasi jangka panjang, dengan ditetapkan (kawasan ekonomi khusus) harus mulai melakukan upaya komprehensif seperti mulai dari izin, penyediaan lahan, atau bekerja sama dengan pengembangan BUMD setempat. Kami siap mendukung pemerintah baik Pusat dan daerah harus aktif di komunitas,” katanya.

Pada kesempatan yang sama, Gubernur Lampung M Ridho Ficardo seirama dengan Menpar Arief Yahya. Pihak Pemrov juga siap menyediakan lahan untuk dijadikan KEK yaitu di Lampung Selatan dan Pesisir Barat. Pembangunan KEK di Lampung akan cepat terealisasi pasalnya, Pemprov Lampung memiliki tiga kebijakan pembangunan strategis salah satunya, membangun daerah pariwisata sebagai bagian dari destinasi unggulan pariwisata nasional.

“Pariwisata paling cepat meningkatkan pertumbuhan ekonomi. Letak demografis Lampung sangat menguntungkan. Pengembangan Bandara-Bandara di Lampung juga terus dilakukan untuk mendukung geliat pariwisata Lampung yang terus digulirkan,” ucap Ridho. (Gabriel Bobby)

About author



You might also like

Destinations

Festival Pesona Cirebon

Berita Foto: Menteri Pariwisata Arief Yahya membuka Festival Pesona Cirebon, Kamis (31/3/2016). Dan, President/CEO PATA Indonesia Chapter Poernomo Siswoprasetijo (berdiri paling kanan dalam foto ketiga) juga ikut hadir dalam pembukaan

Festival

Januari, Kunjungan Wisman ke Jatim Meningkat

Menteri Pariwisata Arief Yahya di Banyuwangi (Ist) Hasil manis ditorehkan Provinsi Jawa Timur (Jatim) terkait raihan kedatangan wisatawan mancanegara (wisman) di tahun 2018. Hal itu menyusul Bandara Juanda Surabaya sepanjang

Festival

Pembangunan Boom Marina Banyuwangi Terus Digenjot

Koordinasi perizinan di BLH Jatim (Ist) Pembangunan kompleks wisata Boom Marina Banyuwangi yang dinanti masyarakat Banyuwangi terus digenjot. Marina bertaraf internasional tersebut nantinya akan menjadi destinasi wisata bahari yang terintegrasi

Tourism

9 September, Penyerahan Penghargaan PATA Gold Awards 2016

PATA Gold Awards 2016 CEO PATA Mario Hardy mengucapkan selamat kepada pemenang PATA Gold Awards 2016. “Atas nama PATA, selamat kepada peraih Gold Award dan mengucapkan terima kasih kepada semua

Destinations

Pertamina Dukung Pelestarian Ekosistem Kepulauan Seribu

Menteri Pariwisata Arief Yahya (Ist) Kementerian Pariwisata (Kemenpar) menggelar Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) pada 26 hinnga 27 September 2017. Dalam Rakornas ini, salah satu agenda adalah semangat Indonesia Incorporated dalam

Cuisine

Traveling ke Bukittinggi, Jangan Lupa Jam Gadang

Jam Gadang di Bukittinggi (Ist) Wisatawan ketika traveling ke Padang yang ada di Sumatera Barat jangan lupa datang ke Bukittinggi sebab banyak yang menarik di kota kelahiran Sang Proklamator Bung