Lembaga Internasional Nyatakan Keuangan PT Pelindo III Stabil

Kegiatan bongkar petikemas di Terminal Teluk Lamong

Kegiatan bongkar petikemas di Terminal Teluk Lamong (Ist)

Tiga lembaga pemeringkat internasional Moody’s, Standard & Poor(S&P), dan Fitch telah memberikan rating Baa3, BB+, BBB- semuanya dengan outlook stable untuk PT Pelabuhan Indonesia III.

Direktur Keuangan Pelindo III U Saefudin Noer mengatakan bahwa Standard & Poor resmi memberikan peringkat BB+ untuk kredit korporasi jangka panjang dan axBBB untuk peringkat jangka panjang skala regional ASEAN bagi Pelindo III.

S&P memberikan outlook perusahaan dengan kategori stabil. S&P juga menyematkan BB+ untuk peringkat penerbitan jangka panjang bagi senior unsecured notes yang diterbitkan oleh Pelindo III.

“Pelindo III dinilai memiliki tingkat profitabilitas yang tinggi dengan arus kas yang stabil pada operasional berbagai pelabuhan di Indonesia bagian tengah dan timur,” ujar Saefudin, Kamis (10/11/2016).

Sejumlah pelabuhan di wilayah Pelindo III terutama di Tanjung Perak, Surabaya dan Tanjung Emas, Semarang dapat menjadi andalan untuk mendukung arus kas dan profitabilitas perseroan.

Kedua pelabuhan itu berada di kota terbesar kedua dan kelima di Indonesia. Pelabuhan tersebut berada di wilayah sentra manufaktur dan pusat industri Indonesia.

Pelabuhan Banjarmasin juga menjadi pelabuhan penting bagi pengapalan logistik ke Kalimantan dan sebagai pelabuhan muat  untuk dikirim keluar pulau.

Begitu juga dengan pelabuhan Benoa, Bali yang menyediakan akses bagi kapal barang maupun kapal pesiar. Pada saat bersamaan, lembaga rating Moody’s juga memberikan peringkat Baa3 untuk pertama kalinya bagi Pelindo III.

Moody’s memberi penilaian outlook stabil bagi Pelindo III. “Peringkat itu mencerminkan baseline credit assessment dari Baa3. Pelindo III sebagai perusahaan milik pemerintah akan mendapat dukungan keuangan yang kuat dari pemerintah,” lanjutnya dalam siaran pers yang diterima patainanews.com.

Lembaga pemeringkat Fitch Ratings juga memberikan peringkat jangka panjang bagi penerbitan utang valuta asing dan penerbitan utang pada level BBB-.

Sejalan dengan penilaian Moody’s, Fitch juga memberikan outlook stabil.

Fitch menegaskan bahwa peringkat utang berdenominasi dolar Amerika Serikat yang diterbitkan Pelindo III dinilai berada di level BBB-.

Penyematan rating tersebut salah satunya dipengaruhi oleh meningkatnya arus petikemas di wilayah kerja Pelindo III yang mana pada 2015 lalu tercatat sebanyak 4,36 juta TEUs. 

Peningkatan arus petikemas salah satunya dipengaruhi oleh penambahan kapasitas khususnya di Terminal Teluk Lamong. 

“Terminal Teluk Lamong menjadi andalan kami dalam mendulang pendapatan perseroan. Fasilitas yang tersedia disana memungkinkan untuk sandar kapal dengan muatan petikemas 3.000 TEUs,” ucapnya.

PT Pelindo III saat ini menjadi operator pelabuhan kontainer terbesar kedua di Indonesia yang menguasai 33% dari seluruh market share petikemas. 

Dari jumlah tersebut, 90% diantaranya menjangkau daerah-daerah di wilayah Indonesia bagian tengah dan timur. “Peringkat Pelindo III juga didasarkan pada peringkat Indonesia sebagai pemegang saham utama yang mendapatkan rating BBB- dengan outlook stabil,” pungkas Saefudin. (Gabriel Bobby)

About author



You might also like

Nature

SIA Bantu Wonderful Indonesia Jual Pasar India

Pesawat Singapore Airlines (Ist) Transportasi udara dinilai merupakan faktor paling penting bagi pariwisata Indonesia untuk mendatangkan sebanyak mungkin wisatawan mancanegara (wisman) ke negeri ini. Inilah risiko negara kepulauan seperti Nusantara,

All About Indonesia

Convert Your Ideas into Values

Suasana press conference ‘BlackInnovation 2016’ (Ist) BlackXperience.com kembali menggelar kompetisi inovasi dan kreatvitas ‘BlackInnovation 2016’. Selain produk inovasi kreatif, kali ini BlackInnovation 2016 memperluas kesempatan para kreator dan innovator untuk

Tourism

Nomadic Tourism Cocok Diterapkan di Belitung

Menteri Pariwisata Arief Yahya di Belitung (Ist) Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya meyakini konsep nomadic tourism sangat cocok untuk diterapkan dalam pengembangan pariwisata di Belitung, Kepulauan Bangka Belitung. Dengan karakteristik

Destinations

Saffron Three, Mengangkat Budaya Nusantara di IFW 2018

Saffron Three di IFW 2018 (youtube) Saffron Three yang berdiri sejak 2017 silam yang digawangi Chicha, Poetrie, dan Egie begitu percaya diri tampil dalam fashion show di Indonesia Fashion Week

SightSeeing

Melestarikan Budaya Indonesia dengan Menjaga Local Wisdom Nusantara

Jumpa pers karnaval Kemerdekaan Pesona Parahyangan di Jakarta (Ist) Melestarikan budaya khas milik Indonesia bisa dilakukan dengan menjaga local wisdom Nusantara. Hal tersebut dipaparkan Presiden Jember Fashion Carnaval (JFC) Dynand

SightSeeing

Walikota Ramlan Bidik MICE untuk Pariwisata Bukittinggi

Walikota Bukittinggi Ramlan Nurmatias (kefua dari.kiri) (Ist) Walikota Bukittinggi Ramlan Nurmatias diketahui tengah menyiapkan kota kelahiran Sang Proklamator Bung Hatta ini sebagai destinasi wisata MICE. Ya, Pemerintah Kota Bukittinggi, Sumatera