Libur Imlek 2569, Turis Tiongkok ke Bali

WhatsApp Image 2018-02-16 at 12.44.49

Turis Tiongkok di Bali (Ist)

Pesona pariwisata Bali tidak henti-hentinya menarik wisatawan mancanegara. Yang terbaru, Pulau Dewata dibanjiri 1000 wisatawan asal Tiongkok ketika ada perayaan Imlek 2018. 

Kamis (15/2/2018), gelombang pertama wisatawan Tiongkok langsung menyerbu Hotel Harris di Sunset Road, Bali. Jumlahnya langsung masif. Angkanya menembus 1000 wisman. Tua-muda, laki-laki-perempuan, semua kompak merayakan Imlek di Bali. 

Semua berbaur jadi satu bersama Konjen Tiongkok di Bali Chen Wei. Berdampingan hangat dengan Plt Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran II Kementerian Pariwisata (Kemenpar) I Gde Pitana. Dan terlihat bersahabat dengan Kadispar Bali AA Yuniartha, Ketua Umum DPP ASITA Asnawi Bahar, Asdep Pengembangan Pemasaran II Regional I Kemenpar Vinsensius Jemadu dan industri pariwisata yang hadir di tengah acara.

Yang menggembirakan, serbuan wisman Tiongkok ini tidak berakhir sampai di situ. Masih ada 15.000 turis Tiongkok lainnya yang bakal berlibur ke Bali dalam rangka libur Imlek 2018. “Ini menandakan Bali adalah tempat istimewa untuk merayakan Imlek. Arti penting lainnya, Travel Warning pemerintah Tiongkok jadi tidak berlaku lagi,” tutur Plt. Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran II Kementerian Pariwisata (Kemenpar) I Gde Pitana dalam siaran pers yang diterima patainanews.com belum lama ini.

Tak ingin kehilangan momentum, beragam sambutan hangat pun langsung diberikan. Dari mulai atraksi budaya, suguhan gala dinner hingga live music, semuanya ditampilkan di Ballroom Hotel Harris Sunset Road. 

“Perayaan Imlek sangat penting. Kami ingin berbagi kegembiraan dengan para wisatawan Tiongkok. Mereka harus lebih mengenal beragam potensi pariwisata yang dimiliki Indonesia, khususnya di Bali. Kami sangat terbuka kepada mereka. Ayo, silakan bergabung di sini,”tambahnya.

Khusus untuk event Konjen Tiongkok di Bali, perayaan Imlek digelar dua hari di Harris Hotel Sunset Road, Bali. Rangkaian acara dimulai Kamis (15/2/2018), pukul 17.30 WITA. “Bali luar biasa. Suasana perayaan Imlek di Bali ternyata sangat mirip dengan Tiongkok. Yang merayakan Imlek, saya ucapkan Selamat Tahun Baru,” timpal Chen Wei, Konjen Tiongkok di Bali.

Chen Wei memang terlihat total saat menggelar event perayaan Imlek di Bali. Dengan dukungan Kemenpar, Konjen Tiongkok di Bali terlihat all out menyiapkan segalanya. Nuansa budaya Tiongkok yang didominasi warna merah tersebar merata di tengah acara.

Bahkan seniman dari Provinsi He Nan, Tiongkok,  ikut diboyong ke tengah acara. Itu belum termasuk pertunjukan Barongsai, pembagian angpao oleh Dewa Uang, Parade Kuliner, dan pembagian doorprize. “Acara sangat padat dan menarik. Ada budaya Bali. Budaya Tiongkok. Ini seperti pertukaran budaya dua negara. Mudah-mudahan setelah ini wisatawan Tiongkok bisa berkontribusi lebih besar lagi terhadap perkembangan pariwisata Indonesia,” pungkasnya. 

Saat ini Negeri Tirai Bambu jadi market utama pariwisata Indonesia. Dalam periode Januari-November 2017, sebanyak 1,97 juta warga Tiongkok berkunjung ke Tanah Air. Jumlah tersebut tumbuh 42,22% dari tahun sebelumnya.

Nominalnya bahkan  surplus 98.405 dari target. Jumlah masif itu turut berkontribusi bagi devisa
sebanyak USD1,9 miliar. Persentase spendingnya ada di posisi tertinggi sebesar 92%. Sepanjang 2017 lalu, total riil kunjungan wisman Tiongkok mencapai 2.055.351 orang.

Di bawah Tiongkok, ada Australia  yang mendonasikan angka kunjungan 1.188.499 wisatawan, disusul India dengan jumlah 485.314 orang. Selanjutnya, ada 538.334 wisatawan dari Jepang dan 361.197 paspor Inggris yang datang ke Indonesia. 

Angka itu membuat Menpar Arief Yahya makin pede. Dia pun semakin getol mempromosikan pariwisata Indonesia kepada warga Tiongkok. “Saya jelaskan lagi Pak Presiden Jokowi saja sudah ke Bali sejak 22 Desember 2017. Di Bali, Pak Presiden juga bertemu dengan wisatawan mancanegara, bahkan selfie dengan para wisatawan dengan asyik dan nyaman. Jadi saya mengundang warga Tiongkok untuk berwisata ke Indonesia, termasuk ke Bali. Silakan merayakan Imlek, tahun baru di tempat yang indah dan destinasi nomor satu dunia versi Trip Advisor 2017, Gong Ci Fa Cai!,” tutur Arief Yahya. (Gabriel Bobby)



About author



You might also like

Hotel

Menikmati Lupis Ala Hotel Berbintang

Lupis di Hotel Santika Premiere ICE BSD City (Ist) Lupis atau biasa disebut juga dengan lopis merupakan salah satu jajanan khas tradisional Indonesia yang termasuk dalam kategori kue basah. Jajanan yang

World Heritage

Turis Belanda Suka Traveling ke Bukittinggi

Anita (Ist) Wisatawan mancanegara dari Eropa, seperti dari Belanda ternyata suka traveling ke Bukittinggi di Sumatera Barat. Hal tersebut disampaikan Anita, Group General Manager Rocky Hotels ketika ditemui patainanews.com di

Festival

Pemerintah Serius Promosikan Pariwisata Indonesia

Imelda Budiman (Ist) Dengan adanya program Wonderful Indonesia, sebenarnya saat ini pemerintah sudah sangat concern untuk memajukan berbagai wisata Indonesia secara merata. “Jadi, itu sudah merupakan upaya yang sangat bagus

Travel Operator

JAS Jadi Official Partner Wonderful Indonesia

Adji Gunawan, CEO JAS Airport Services (kelima dari kanan) foto bersama dalam PKS  Wonderful Indonesia Co Branding Forum. Kini JAS Airport Services resmi menjadi official partner Kementerian Pariwisata (Ist) JAS

SightSeeing

PHRI NTB Apresiasi Gubernur NTB Majukan Wisata Halal

Penyerahan Pataka PHRI dari ketua bidang organisasi BPP PHRI Maulana Yusran kepada Ketua PHRI BPD NTB Lalu Abdul Hadi Faishal sesaat setelah dikukuhkan menjadi Ketua Phri NTB preiode 2016-2021 di

Heritage

Kampung Lawas Maspati Dipuji BUMN

Rapat kerja Program Kemitraan dan Bina Lingkungan (PKBL) Kementerian BUMN (Ist) Kesuksesan Kampung Lawas Maspati Surabaya menjadi kampung binaan PT Pelindo III diapresiasi banyak pihak dalam rapat kerja Program Kemitraan