Lindy Ann Siap Tampilkan The Golden Route di JFW 2015

fashion show

Lindy Ann (tengah) diapit dua model

Sebagai upaya ikut melestarikan wastra Indonesia, khususnya batik, Lindy Ann Umarhadi yang dikenal sebagai perancang busana etnik di Tanah Air tengah menyiapkan koleksi yang mengambil inspirasi dari masa keemasan dan keagungan kerajaan di Jawa dan Bali untuk Jogja Fashion Week (JFW) 2015.

“Persiapan untuk JFW sudah 85%, dan saya menampilkan koleksi yang bertema ‘The Golden Route’, mengambil inspirasi dari masa keemasan dan keagungan kerajaan pulau Jawa dan Bali,” ucapnya ketika dihubungi patainanews.com, Senin (17/8/2015).

Adapun JFW kegiatan tahunan industri fesyen Indonesia yang diselenggarakan pemerintah D I Yogyakarta melalui dukungan terintegrasi sektor perdagangan dan pariwisata.

Kegiatan ini digagas kali pertama oleh Badan Pengurus daerah Asosiasi Perancang Pengusaha Mode Indonesia (BPD APPMI) Yogyakarta pada 2006 silam.

Jogja Fashion Week dinilai sebagai pintu gerbang fesyen Indonesia yang mengusung misi mempromosikan kekayaan seni dan budaya Nusantara dari Sabang sampai Merauke untuk menjadi inspirasi dalam fesyen dunia, memotivasi para insan mode untuk mengekspresikan kreativitasnya dengan mengolah material dalam negeri agar bisa bersaing di pasar global, membangun jaringan bisnis dengan para pelaku industri fesyen berskala nasional maupun internasional, dan mengajak semua masyarakat Indonesia untuk mencintai produk lokal.

JFW bagi para perancang busana maupun pelaku industri fesyen lainnya diharapkan dapat menjadi tempat untuk saling berinteraksi, bersinergi, bertukar pengetahuan dan menjadi salah satu upaya untuk memperluas pasar serta membangun citra secara internasional.

Pada tahun ini, perhelatan JFW akan digelar pada 26-30 Agustus 2015. Lindy, begitu ia biasa disapa, mengungkapkan bahwa hingga saat ini penjualan cukup banyak, terutama second label, Nasha, yang harganya dibawah Rp1 juta.

“Untuk koleksi Lindy Ann lebih banyak pesanan pribadi serta baju pengantin dan keluarganya,” paparnya. (Gabriel Bobby)

 

About author



You might also like

Heritage

Sleeper Car Dikelola PT KAI

Harga promo sleeper car (Ist) Manajemen PT Kereta Api Indonesia (KAI) akan mengelola sleeper car, yakni gerbong kereta yang penumpangnya bisa mengatur tempat duduknya sampai ke posisi tidur. Semula sleeper

Festival

Incar Wisman AS, Kemenpar Tebar Pesona di DEMA Show Orlando

Wakatobi (Ist) Kementerian Pariwisata (Kemenpar) semakin agresif mempromosikan wisata diving Indonesia ke dunia. Karenanya Kemenpar akan ikut dalam The Diving Equipment and Marketing Association (DEMA) Show di Orlando, Amerika Serikat

Tourism

Bali yang Cantik Andalan Pariwisata Indonesia

Bali menjadi daya tarik utama wisatawan (Ist) Bali tak bisa dipungkiri memang sudah sangat terkenal di dunia. Dan, tak salah menyebut Pulau Dewata menjadi andalan pariwisata Indonesia guna menjaring wisatawan

Tourism

Pelaku Bisnis Pariwisata Lombok Apresiasi Pemprov NTB

General Manager d’Praya Lombok Hotel LA Hadi Faishal (kiri) dengan wisatawan remaja dari Republik Czech (kanan) Keberhasilan pariwisata di Lombok, Nusa Tenggara Barat tak bisa dilepaskan dari peran pemerintah provinsi (Pemprov)

SightSeeing

Kepri Mendulang Wisman Singapura

Daya tarik wisatawan di Kepri (Ist) Bisnis pariwisata di Kepualauan Riau (Kepri) semakin bergairah. Salah satu yang membuat atmosfer itu bergairah adalah serangkaian events yang di-posting di akhir tahun 2016.

Festival

Menanti ASITA Indonesia Travel Mart

Hasiyanna S Ashadi, Ketua ASITA Jakarta (Ist) Penyelenggaraan ASITA Jakarta Travel Mart (AJTM) 2017 diharapkan bisa ikut mempromosikan pariwisata Indonesia sehingga memberikan dampak positif terhadap jumlah kunjungan wisatawan mancanegara sebanyak