Lois Merry Tangel Promosikan Keris Bali di Malaysia

WhatsApp Image 2017-11-07 at 08.51.52

Lois Merry Tangel (Ist)

Indonesia kembali mengirim perwakilannya ke pentas kecantikan dunia melalui Yayasan El John Indonesia yang mengirim dua putrinya di event yang berbeda, yakni Lois Merry Tangel, Putri Pariwisata Indonesia 2016 ke Miss Tourism International 2017 yang berlangsung di negeri jiran, Malaysia pada 19 November hingga 7 Desember mendatang dan Alicia Beverly Weley, Miss Earth Indonesia Air 2017 ke Miss Intercontinental 2017 di Srilanka pada 6 hingga 21 Desember 2017.

Press conference digelar Yayasan El John Indonesia menjelang keberangkatan Lois dan Alicia, Senin (6/11/2017) di Suasana Restaurant di Jakarta. Tak hanya itu, press conference yang dipimpin Johnnie Sugiarto, CEO El John Indonesia itu sekaligus menyambut kepulangan Revindia Carina yang mengukir prestasi di negeri orang lantaran perempuan berparas manis ini berhasil menjadi Top 15, dan tiga spesial awards Miss Global Beauty Queen 2017 di Korea Selatan, yaitu Best National Costume, Best Talent dan Miss Popularity.

Lois terlihat tampil cantik dengan penampilan National Costume yang mengusung tema ‘The Warrior of Keris’ karya Inggi Kendran. Terinspirasi dari Pusaka Nusantara ‘Keris’ yang menjadi sebuah simbol keagungan, keperkasaan, dan kewibawaan ksatria Nusantara sejak masa lalu.

WhatsApp Image 2017-11-07 at 08.51.48

CEO El John Indonesia Johnnie Sugiarto (kedua dari kiri) didampini Lois Merry Tangel (kedua dari kanan), Alicia Beverly Weley (paling kiri), dan Revindia Carina (paling kanan) (Ist)

Adapun kostum ini memberikan sebuah refleksi jiwa untuk tetap menjaga kewibawaan Nusantara pada masa kini. Dengan didominasi warna emas dan merah yang memiliki makna keagungan atas keberanian yang suci mengajak kita untuk bersama-sama menggaungkan kejayaan Indonesia di hadapan dunia.

Lois mengaku kepada patainanews.com bahwa dirinya ikut terlibat dalam pembuatan National Costume yang akan dibawa ke Malaysia. Keris adalah senjata tikam golongan belati sebab berujung runcing dan tajam pada kedua sisinya dengan banyak fungsi budaya yang dikenal di kawasan Nusantara bagian barat dan tengah.

“Keris Indonesia telah terdaftar di UNESCO sebagai Warisan Budaya Dunia Non-Bendawi Manusia sejak 2005 silam,” urainya. Keris yang tersebar di Nusantara memiliki kekhasan sendiri-sendiri dalam penampilan, fungsi, teknik garapan, serta peristilahan.

Penggunaan keris tersebar pada masyarakat penghuni wilayah yang pernah terpengaruh oleh Majapahit, seperti Jawa, Madura, Nusa Tenggara, Sumatera, pesisir Kalimantan, sebagian Sulawesi, Semenanjung Malaya, Thailand Selatan, dan Filipina Selatan (Mindanao).

Bentuknya khas dan mudah dibedakan dari senjata tajam lainnya karena tidak simetris di bagian pangkal yang melebar, seringkali bilahnya berkelok-kelok, dan banyak yang memiliki pamor (damascene), yaitu terlihat serat-serat lapisan logam cerah pada helai bilah. (Gabriel Bobby)

 

 

About author



You might also like

Tourism

Pembangunan Boom Marina Banyuwangi Terus Digenjot

Koordinasi perizinan di BLH Jatim (Ist) Pembangunan kompleks wisata Boom Marina Banyuwangi yang dinanti masyarakat Banyuwangi terus digenjot. Marina bertaraf internasional tersebut nantinya akan menjadi destinasi wisata bahari yang terintegrasi

Hotel

Putri Pariwisata Indonesia Bantu Pemerintah Promosikan Pariwisata Nusantara

Founder and Chairman ELJOHN Pageants Johnnie Sugiarto (ketiga dari kanan) (Ist) Putri Pariwisata Indonesia akan turut serta mempromosikan pariwisata negeri ini dalam upaya meningkatkan kunjungan wisatawan mancanegara ke Tanah Air.

All About Indonesia

Menteri ESDM Cek Kesiapan Terminal LNG Pelindo III

Menteri ESDM Sudirman Said meninjau kesiapan operasional Terminal LNG di Pelabuhan Benoa Bali (Ist) Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sudirman Said meninjau kesiapan operasional Terminal LNG (liquefied natural gas) di

Tourism

Mengelola Destinasi Wisata Bahari Indonesia, Mengembalikan Kejayaan Bangsa Maritim

Segera ikut PATA Travel Mart 2016 (Ist) Negeri ini sudah lama dikenal sebagai bangsa maritim yang besar. Tak heran jika kemudian tercipta lagu legendaris berjudul ‘Nenek Moyangku Seorang Pelaut’ sehingga

Culture

Melalui TV, Masyarakat Perancis Tahu Destinasi Indonesia

Keindahan Morotai bisa diketahui orang Perancis (Ist) Kabar baik untuk pariwisata Indonesia sebab famtrip yang dilakukan Agustus lalu oleh tim TV Perancis dan VITO Perancis yang menjadi bagian program Kemenpar

Nature

Gelar Pesona Khazanah Ramadan, NTB Bidik 5 Negara

Launching Pesona Khazanah Ramadan NTB (Ist) Menteri Pariwisata Arief Yahya mendukung upaya pemerintah provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) yang mengincar potensi kunjungan wisatawan mancanegara dari tiga negeri jiran ketika menggelar