Lombok Bukan Bali

di Lombok

Turis asing melintas di kawasan Pantai Kuta Lombok 

Lombok di Nusa Tenggara Barat (NTB) mulai diminati wisatawan mancanegara (wisman). Pulau Seribu Masjid itu disebut-sebut mulai disukai turis asing lantaran Pulau Dewata mulai tidak nyaman bagi wisman.

Made Marjaya dari Mimpi Manis ketika ditemui patainanews.com di kawasan Pantai Kuta, Lombok Tengah belum lama ini menuturkan bahwa Pantai Kuta di Lombok tampak lebih bagus ketimbang Pantai Kuta di Bali.

Ia mengatakan, wisman kini mulai banyak yang datang ke Pantai Kuta Lombok. Seperti diketahui, Lombok pada tahun lalu mewakili Indonesia mencetak prestasi membanggakan.

Ya, pariwisata Indonesia berjaya dalam World Halal Travel Awards 2015 di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab. Ketika itu Lombok berhasil mendapat World’s Best Halal Tourism Destination dan World’s Best Halal Honeymoon Destination.

Karenanya pemerintah provinsi NTB akan menetapkan NTB sebagai destinasi wisata halal yang dimulai pada tahun ini. Demikian disampaikan Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata NTB Lalu Mohammad Faozal kepada patainanews.com beberapa waktu lalu di Lombok.

Faozal menuturkan bahwa NTB memang semakin diminati wisman lantaran mengandalkan wisata halal. “Halal tourism membuat Lombok khususnya dan NTB pada umumnya akan semakin diminati wisman,” ucapnya.

wisman di lombok

Wisman di Bandara Internasional Lombok (BIL)

Senada dengannya, LA Hadi Faishal, Wakil Ketua PHRI NTB menuturkan bahwa Lombok kini semakin banyak dikunjungi wisman.

Hadi yang juga General Manager d’Praya Lombok Hotel ini mengungkapkan bahwa destinasi wisata halal menjadi ciri khas Lombok sehingga diminati wisman asal kawasan Timur Tengah.

Namun, lanjut Hadi yang juga Ketua Dewan Penasihat ASITA NTB, wisatawan asal Eropa dan lainnya juga tertarik ke Lombok. Tak salah Hadi mengungkapkan hal tersebut lantaran ketika patainanews.com diundang ke d’Praya Lombok Hotel melihat ada turis dari Kanada yang menginap di d’Praya Lombok Hotel.

Sementara Wakil Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Farouk Muhammad menjelaskan bahwa Lombok beda dengan Bali. Menurut Senator asal NTB itu, adanya diferensiasi itu membuat wisman tertarik berkunjung ke Lombok.

“Lombok bukan Bali,” kata Farouk. Ia mengatakan bahwa ke depannya Pulau Seribu Masjid akan semakin dikenal dan diminati wisman jika ada hal yang berbeda dengn Pulau Dewata.

Farouk mengaku bangga dengan keberhasilan Lombok menjadi World’s Best Halal Tourism Destination dan World’s Best Halal Honeymoon Destination dalam World Halal Travel Awards 2015 di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab. (Gabriel Bobby)

 

 

About author



You might also like

Slideshow

Jembatan Ampera Pusat Melihat GMT 2016 di Palembang

Jembatan Ampera di Palembang (Ist) Pemerintah provinsi Sumatera Selatan akan menutup Jembatan Ampera untuk pengamatan fenomena alam Gerhana Matahari Total (GMT) 2016 di jembatan kebanggaan masyarakat Palembang itu pada 9

Slideshow

Indonesia Butuh Malaysia sebagai Sparing Partner dalam Pariwisata

Menteri Pariwisata Arief Yahya (kiri) (Ist) Negara-negara maju selama ini diketahui memunyai common enemy sebagai upaya semua elemen yang ada bersatu untuk bisa bergerak menuju masa depan suatu negara sehingga

Tour Package

TWC Siapkan 20 Homestay di Setiap Desa Borobudur

Candi Borobudur (Ist) PT Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan dan Ratu Boko (TWC) sebagai pengelola kawasan Borobudur benar-benar serius dalam mendukung program pariwisata. Salah satunya dengan membangun homestay di setiap desa yang

Cuisine

Sumbar Perkuat Destinasi Wisata Halal

Sales Mission Sumatera Barat (Ist) Sumatera Barat (Sumbar) yang kaya akan destinasi wisata terus memperkuat posisi sebagai destinasi wisata halal. KepalaBidang Pemasaran Dinas Pariwisata Sumatera Barat Didit P Santoso menjelaskan

SightSeeing

Turis Taiwan Tertarik ke Lombok

Pesona Lombok memikat turis Taiwan (Ist) Kawasan Asia Timur dinilai sebagai pasar potensial bagi pariwisata Indonesia, termasuk destinasi Lombok, Nusa Tenggara Barat. Selain turis dari Tiongkok, kini wisatawan asal Taiwan

SightSeeing

Perlu Dukungan Pemerintah untuk Pelaku Industri Perkenalkan Batik ke Dunia

Lindy Ann Umarhadi (tengah) diapit model Batik Lindy Ann (Ist) Para pelaku bisnis batik nasional meminta dukungan pemerintah untuk semakin giat memperkenalkan batik Indonesia agar semakin banyak masyarakat dunia yang