Madrim Bawa Kopi Indonesia ke Eropa

madrim

Madrim Kusumah Andhini (Ist)

Sebagai bagian anak bangsa, Madrim Kusumah Andhini diketahui tengah berjuang untuk mempopulerkan Indonesia di mata dunia. Tak sia-sia lantaran dirinya kini dipercaya sebagai Brand Ambassador of Wallonia-Belgia, yakni Duta Perdagangan Indonesia-Belgia agar bisa membawa beragam produk asal Indonesia berani menembus pasar Eropa dan internasional, termasuk kopi khas negeri ini.

“Belgia itu menjadi ibu kota Uni Eropa. Jadi, peran Belgia kini semakin kuat sehingga Indonesia perlu juga masuk pasar Eropa,” kata Madrim Kusumah Andhini, CEO Kopi Luwak Ratu ketika dihubungi patainanews.com, Senin (28/9/2015).

Ia mencontohkan kopi asal Indonesia diminati masyarakat Eropa. “Kini tergantung respon seberapa besar kesadaran kita menjadikan kopi khas Nusantara sebagai komoditi asal Indonesia,” ucap perempuan berparas cantik ini.

Madrim, begitu ia biasa disapa, menuturkan bahwa sudah saatnya menjual kopi khas Indonesia dalam bentuk jadi, bukan lagi biji kopi mentah.

Menikmati Kopi Indonesia

Indonesia diminati wisatawan asing tak hanya sebatas keindahan alam saja, namun kekayaan kuliner negeri ini juga membuat lidah warga dunia ingin terus mencoba yang khas Nusantara. Rupanya kopi luwak diminati di Eropa.

Menurut Madrim, nasi goreng, sate, dan kopi luwak begitu terkenal di luar negeri. CEO Kopi Luwak Ratu ini mengemukakan bahwa dirinya mulai tertarik memperkenalkan kopi asal Indonesia, khususnya kopi luwak sejak 2011 silam melalui Maroko yang dikenal sebagai pintu gerbang masuk ke Afrika dan Eropa.

Ia menuturkan bahwa pada 2013 lalu ia kembali ke Maroko dengan dukungan Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan. “Kopi luwak asal Indonesia semakin dikenal di Eropa. Setelah masyarakat Eropa semakin banyak yang menyukai kopi luwak Indonesia, maka biasanya mereka akan bertanya dan mencari jenis kopi lain dari Indonesia. Jadi, mereka bisa saja berkunjung ke Indonesia untuk mencoba jenis kopi yang lain dari Indonesia itu,” paparnya.

Madrim berharap adanya dukungan yang besar dari pemerintah dalam berbagai hal sehingga kopi luwak asal Indonesia semakin dikenal di Eropa. “Tidak mudah memperjuangkan kopi luwak Indonesia sebagai bagian kuliner asal negeri ini yang semakin diminati di Eropa. Karenanya saya sadar perlu dukungan dari pemerintah agar kopi luwak semakin digemari di Eropa,” ucapnya. (Gabriel Bobby)

 

About author



You might also like

SightSeeing

Sumsel Tawarkan Wisata Kuliner Terapung Sungai Musi

Kapal tradisional di Sungai Musi Warisan kuliner khas negeri ini memang beragam. Wisata kuliner asli Indonesia juga menjadi daya tarik bagi turis asing untuk berkunjung ke berbagai destinasi yang ada

Cuisine

Menteri Pariwisata Minta ASITA Bantu Promosi Pariwisata Indonesia

Menteri Pariwisata Arief Yahya bersama forum wartawan pariwisata (Forwapar) (Ist) Ketika Ramadan tiba, maka kunjungan wisatawan mancanegara ke berbagai destinasi wisata Indonesia dari negara-negara yang penduduknya mayoritas Islam, seperti negeri

Tour Package

Kementerian Pariwisata Gencar Sosialisasikan Wisata Halal di Indonesia

Indonesia berjaya dalam World Halal Awards 2015 (Ist) Strategi Halal Tourism terus disebarluaskan ke pelaku bisnis pariwisata di negeri ini. Tidak hanya di Lombok, Aceh dan Sumatera Barat yang memang

Tour Package

KA Pariwisata Apresiasi PHRI Dukung Visit Wonderful Indonesia 2018

Presiden Direktur PT KA Pariwisata Totok Suryono (kedua dari kanan) (Ist) Manajemen PT Kereta Api (KA) Pariwisata menyampaikan apresiasi PHRI yang mendukung Visit Wonderful Indonesia 2018. Hal tersebut dikatakan Presiden

Investments

PT Pelindo III Jalin Kerja Sama Bisnis dengan Pertamina dan IBT

Kerja sama yang dilakukan Pelindo III (Ist) PT Pelabuhan Indonesia III atau Pelindo III melalui salah satu anak usahanya, PT Berlian Jasa Terminal Indonesia (BJTI) atau BJTI Port melakukan kerja sama

Nature

‘Gubernur NTB Gubernur Pariwisata’

Penyerahan Pataka PHRI dari ketua bidang organisasi BPP PHRI Maulana Yusran kepada Ketua PHRI BPD NTB Lalu Abdul Hadi Faishal sesaat setelah dikukuhkan menjadi Ketua Phri NTB preiode 2016-2021 di