Masyarakat NTB Apresiasi Presiden Jokowi Resmikan KEK Mandalika

WhatsApp Image 2017-10-22 at 14.43.57

LA Hadi Faishal (Ist)

Masyarakat Nusa Tenggara Barat (NTB) menanti pembangunan KEK Mandalika yang sempat terbengkalai selama 29 tahun.

Masa penantian yang cukup panjang itu cukup sudah dan terbayar lunas pada Jumat, 20 Oktober lalu di-kick off Presiden Jokowi bersama Menteri Pariwisata Arief Yahya. “Salah satu keberanian dan langkah strategis yang dilakukan pak AY, sapaan akrab Menteri Pariwisata adalah membangun masjid berarsitektur sangat indah. 29 tahun dalam wacana dan masalah ternyata pak Menpar berhasil memecah telur dan sukses menghadirkan kawasan berkelas dunia,” tutur LA Hadi Faishal, Ketua PHRI NTB ketika dihubungi patainanews.com pada akhir pekan lalu.

Menurutnya, ini adalah masa panjang dan telah mengeluarkan energi dan tenaga sehingga bisa seperti sekarang ini. “Masyarakat akhirnya menyimpulkan bahwa ada tiga orang paling penting dan berjasa dalam hal ini adalah Presiden Jokowi, Menteri Pariwisata dan Gubernur NTB. Tiga figur fenomenal ini kelak akan dikenang dan menjadi catatan sejarah pariwisata dan perekonomian NTB dan Indonesia. Bayangkan Lombok bisa masuk investasi Rp13 triliun dan Mandalika akan menyerap 58 ribu tenaga kerja tentu ini jauh diatas ekspektasi publik pariwisata lLombok,” paparnya.

Hadi menjelaskan, “Menteri Pariwisata dan Gubernur NTB WOW luar biasa kiprahnya mencairkan kawasan yang 29 tahun mangkrak dan tidak ada solusi untuk pembangunan”. Dan, lanjutnya, kini bisa menyerap tenaga kerja sangat besar serta menjadi lokomotif pengentasan kemiskinan di kawasan Indinesia timur.

Hadi memaparkan, “Dengan kepiawaian pak AY, maka sekarang saya dapat menjamin bahwa kriminalitas akan turun drastis karena mereka yang terbiasa mencari makan dengan kriminal, bisa bisa hidup layak serta hidup sejahtera perokonomian Lombok selatan yang selama ini dikenal kawasan miskin kini berubah total”.

Bukan hanya itu, lanjutnya, kunjungan Presiden Jokowi dan Menteri AY membuat hotel-hotel di Lombok penuh sesak. Restoran pun dibanjiri pengunjung dan saat Menteri AY menikmati santap siang di Restoran Asry Praya Lombok tengah, restoran ini hampir kehabisan tempat duduk karena ramainya pengunjung.

Tak hanya itu, lanjutnya, berbagai home industry bisa menjual produk mereka ke para wisatawan. “Tak lupa pak AY juga berkontribusi bagi pengembangan pengrajin tenun ikat Lombok dengan membeli beberapa potong kain tenun ikat Lombok dan ini ternyata memotivasi penenun untuk meningkatkan produktivitasnya, sambil pak AY dengan ramahnya mengatakan carikan kain yang punya motif Lombok. Berkali-kali pak AY diminta masyarakat akar rumput, para mahasiswa Poltekpar dan mantan anak buahnya di Telkom pusat yang sedang berwisata di Lombok serta seorang blogger asal Swiss meminta untuk berfoto bersama pak AY,” urainya.

Sebagai wujud kebanggaan mereka terhadap Mentri jenius yang menguasai data sangat detail itu, Hadi mengaku ditanya oleh blogger Swiss itu, “Kok bisa orang hebat berbincang-bincang dengan pengusaha kecil dengan santainya? Saya jawab itulah Menteri pariwisata yang dimiliki Republik ini sangat hebat dan ramah”.

“Setelah itu dia berani minta tolong lewat saya untuk foto bareng pak Menteri dan ternyata pak Mentri OK. Mereka tambah kagum lagi. Itulah beberapa hal yang mewarnai kunjungan Menpar ke Lombok yg selalu akan menjadi trending topic di kalangan masyarakat NTB setiap beliau menginjakkan kakinya di bumi pariwisata ini. Tak lupa masyarakat pariwisata NTB menyampaikan salam hormat dan ucapan ribuan terima kasih pada pak AY yang telah meletakkan pondasi kuat bagi lahirnya lombok sebagai destinasi halal tourism,” tuturnya.

Juga, lanjutnya setiap lampu Islamic Center menyala indah membuat masyarakat NTB selalu ingat sembari berdoa bahwa tangan pak AY yang menghadirkan keindahan sinar lampu sangat indah pada Masjid Hubbul Wathon IC yang menjadi ibu dari seribu masjid di seluruh Lombok. (Gabriel Bobby)

About author



You might also like

Hotel

Silaturahmi Minang Dunia

Rendang, kuliner khas Sumatera Barat yang terkenal (Ist) Pemerintah Kota Padang bekerja sama dengan Yayasan Almunawarah perwakilan dari Saudi Arabia serta didukung oleh Kementerian Pariwisata (Kemenpar) melalui Tim Percepatan Pengembangan

World Heritage

‘7 Juta Orang Lihat Promosi Indonesia’

  Chef Anita Sobron (Restaurant Indonesia), Direktur FNAC, Manager FNAC Voyages, Eka MONCARRE dari VITO Perancis (Ist) Ada sekitar 7 juta orang diperkirakan akan mengetahui promosi mengenai Indonesia sebab event

World Heritage

Tanjung Lesung Hadir di Grand Recruitment STP Bandung

Berita Foto: Tanjung Lesung yang termasuk 10 Bali baru ikut serta dalam Grand Recruitment XI The 11th International Tourism and Hospitality Grand Recruitment 2017 Sekolah Tinggi Pariwisata (STP) Bandung pada 23

Tourism

Kereta Wisata Siap Layani Libur Akhir Tahun

Tampak dalam kereta wisata kelas Priority (Ist) Manajemen PT Kereta Api Pariwisata menyatakan telah siap melayani masyarakat Indonesia yang ingin melakukan perjalanan menggunakan jasa layanan kereta wisata ke sejumlah destinasi

Cuisine

‘Mengubah Kehidupan Sosial yang Lebih Baik dengan Wisata Halal’

Penerima World Halal Tourism Awards 2016 (Ist) Kemenangan Indonesia di World Halal Tourism Awards 2016 membanggakan karena pariwisata negeri ini mampu menyabet 12 penghargaan sehingga ini menjadi modal berharga untuk mengembangkan

World Heritage

Warga Lombok Dukung Wisata Halal

Emma Almusalli (Ist) Lombok yang ada di Nusa Tenggara Barat semakin percaya diri menjadi destinasi wisata halal di Indonesia. Sejak Pulau Seribu Masjid ini pada tahun lalu mencetak prestasi dunia yang membanggakan