Media Inggris Sebut Indonesia ‘Amazing’

DSC05404

Senja hari di Tanjung Lesung, Banten. Tanjung Lesung termasu 10 Bali baru, destinasi wisata prioritas yang dikembangkan dan dipromosikan pemerintah hingga ke mancanegara (Ist)

Media massa mancanegara tak henti-hentinya memuji Indonesia sebagai negeri yang wajib dimasukkan dalam daftar destinasi para travelista dunia. Belum lama ini, rubrik Travel di laman Daily Telegraph mengangkat berbagai fakta tentang Wonderful Indonesia yang bisa memikat para wisatawan mancanegara.

Media dengan jaringan terluas di Britania Raya itu bahkan menyebut Indonesia sebagai negeri yang ‘amazing’ alias menakjubkan. Malah bukan Thailand yang punya brand Amazing Thailand. Bahkan, laman Telegraph menyusun daftar hal-hal ’amazing’ tentang Indonesia.

Fakta itu menguatkan rumus 3 C Menpar Arief Yahya bahwa bangsa ini adalah bangsa juara. Semakin Confidence, semakin Credible, semakin ter-Calibration dengan standar dunia. “Tidak salah Presiden Jokowi menjadikan pariwisata sebagai leading sektor dan core economy bangsa,” ucap Menpar Arief Yahya dalam siaran pers yang diterima patainanews.com, Jumat (8/9/2017).

Garis besarnya adalah daya tarik Indonesia. Mulai dari kondisi geografis, panorama alam, perkembangan bisnis penerbangan yang sangat pesat hingga spot indah untuk foto dan biaya pelesiran murah. “Ketika media dengan kesadaran sendiri mengangkat tema keunggulan pariwisata Indonesia itu, semakin terkalibrasi bahwa Indonesia memang juara!,” kata Arief Yahya.

Tidak salah memilih video Indonesia dalam ajang kompetisi dunia yang digelar UNWTO. “Yuk #votevideoindonesia di indonesia.travel/vote4id,” ajaknya lagi.

Berikut ini adalah ‘amazing list’ tentang Indonesia sehingga perlu menjadi destinasi wajib travelista dunia;

– Indonesia memiliki banyak daratan
Indonesia membentang sepanjang 5.120 kilometer dari timur ke barat. Bentang itu jauh lebih panjang ketimbang jarak London ke Tehran sejauh 4.403 kilometer.

– Punya banyak pulau
Indonesia selama ini disebut memiliki 17.508 pulau. Buku publikasi tahunan CIA juga mencatat Indonesia memiliki 17.508 pulau.

Namun, Survei Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) justru menunjukkan angka lebih besar. Indonesia memiliki 18.307 pulau dan hanya kalah oleh Kanada, Swedia, Finlandia dan Norwegia yang punya pulau lebih banyak.

– Indonesia sebagai surga bagi keanekaragaman hayati.
Lembaga konservasi internasional mencatat hanya ada 17 negara yang memiliki keanekaragaman hayati. Indonesia adalah salah satunya karena memiliki berbagai macam spesies.

– Habitat bagi komodo
Nama komodo mendunia dengan sebutan dragon. Kadal raksasa itu hanya ada di Indonesia dan habitatnya ada di Pulau Komodo, Rica, Flores, Gili Motang dan Padar di Nusa Tenggara Timur.

Komodo seolah menjadi miniatur dari replika satwa era Jurassic. Konon, komodo juga menginspirasi legenda tentang King Kong.

– Bisnis penerbangan yang berkembang cepat
Saat ini ada tujuh maskapai Indonesia yang diizinkan terbang di langit Eropa. Yakni Airfast Indonesia, Premiair, Garuda Indonesia, Citilink, Batik Air, Lion Air and Indonesia AirAsia.

Khusus Lion Air, Telegraph punya catatan tersendiri. Maskapai berlogo kepala singa itu makin dominan di wilayah Asia Tenggara. Lion memesan 443 pesawat untuk menambah 113 armadanya yang saat ini beroperasi. “Tak ada airline di dunia yang menunggu begitu banyak pesawat,” tulis Telegraph.

– Punya banyak gunung api
Indonesia menjadi salah satu negeri dengan jumlah gunung api paling banyak. Indonesia hanya kalah oleh Amerika Serikat dan Rusia.

Di antara gunung api di Indonesia yang mendunia adalah Krakatau. Gunung di Selat Sunda itu pernah mengalami erupsi besar pada 1883 silam sehingga menimbulkan tsunami dan menelan 36 ribu korban jiwa.

– Punya banyak gunung untuk pendakian
Banyak gunung di Indonesia yang menjadi tujuan para pendaki. Yang tak kalah penting, gunung-gunung di Indonesia menyajikan pemandangan menakjubkan.

Bahkan, ada sentuhan budaya di gunung-gunung di Indonesia. Bromo adalah salah satu contohnya.
Selain itu, satu dari gunung tertinggi di dunia juga ada di Indonesia. Namanya Pegunungan Jayawijaya yang punya gunung-gunung setinggi lebih dari 4.500 meter di atas permukaan laut.

– Punya 8 situs warisan dunia
Indonesia punya situs warisan dunia yang tak ditemui di negara lain. Taman Nasional Komodo adalah salah satunya.

Selain itu, Indonesia juga punya hutan hujan di Sumatra yang menjadi habitat bagi orangutan. Di antara daftar warisan dunia di Indonesia juga ada Candi Borobudur di Magelang, Jawa Tengah.

– Punya bunga terbesar di dunia.
Pulau Sumatra menjadi endemik bagi raflesia arnoldi yang dijuluki terbesar di dunia. Nama bunga beraroma daging busuk itu berasal dari gabungan dari dua penemunya, yakni Thomas Stamford Raffles dan Joseph Arnold.

– Punya banyak pantai
Jika mencintai tepi laut, maka Indonesia adalah destinasi yang tepat. Travelista tak akan dikecewakan oleh pantai-pantai di Indonesia. Total panjang garis pantai Indonesia mencapai 54.716 kilometer.

– Punya banyak penduduk
Pada 2016, Indonesia memiliki penduduk 261,1 juta. Populasi muslim di negara dengan jumlah penduduk terbesar keempat di dunia itu mencapai 225 juta.

– Punya ibu kota paling Instagramable
Pengembang aplikasi berbagi foto Instagram belum lama ini mengungkap bahwa Jakarta menjadi kota yang paling sering menjadi tag sehingga terpopuler di Instagram Story.

Jakarta merupakan rumah bagi 10 juta penduduk dan 8 juta lainnya setiap hari memasuki ibu kota Indonesia itu untuk bekerja.

Jakarta juga menjadi tempat meleburnya berbagai budaya dan masakan. Melihat budaya sekaligus mencari makanan yang enak di Jakarta merupakan daya tarik tersendiri.

Jakarta memiliki Kota Tua yang seolah mengantar ke era kolonial di masa lalu, sekaligus punya kawasan Menteng yang modis. Di Jakarta juga ada restoran-rostoran kondang, bar dan kelab malam yang berada di puncakgedung pencakar langit.
Bahkan, Jakarta juga menjadi surga belanja. Kini ada banyak mal berukuran raksasa di Jakarta yang memanjakan penggemar belanja.

– Indonesia sebagai destinasi favorit berbiaya murah
Belum lama ini World Economic Forum (WEF) menyusun laporan dua tahunan tentang daya saing perjalanan dan wisata yang merujuk faktor keamanan, infrastruktur, kesehatan dan sumber daya budaya. Indonesia berada 20 negara yang menyajikan harga secara kompetitif bagi wisatawan. Bahkan, Indonesia ada di peringkat lima besar bersama Aljazair, Malaysua, Mesir dan Iran. (Gabriel Bobby)

About author



You might also like

Destinations

Kondisi Market Wisata Telah Berubah

Wisatawan Nusantara tengah berlibur di destinasi wisata Indonesia (Ist) Tripvisto membukukan lonjakan transaksi hingga lebih dari 1000 paket wisata dengan nilai rata-rata paket wisata Rp3 juta selama Hari Belanja Online

Festival

Perahu Phinisi Ikon Pariwisata Indonesia di PATA Travel Mart 2016 di ICE

Perahu Phinisi di PATA Travel Mart 2016 (Ist) Wonderful Indonesia semakin gencar melakukan promosi mengenalkan potensi pariwisata negeri ini hingga ke mancanegara. Hampir semua semua Travel Mart kelas dunia, Wonderful

Cuisine

Budaya Indonesia akan Diperkenalkan di Inggris

Kepala Biro Komunikasi Publik Kementerian Pariwisata Guntur Sakti melepas tim Al Izhar Tim misi budaya Al Izhar Pondok Labu Jakarta, yang didukung oleh Kementerian Pariwisata akan menampilkan empat tarian di

Culture

PHRI NTB Dukung Sumbawa Barat Kembangkan Pariwisata

Ketua PHRI NTB LA Hadi Faishal (kiri) berbincang bersama Bupati Sumbawa Barat W Musyafirin dan anggota DPR dapil NTB Kurtubi disela sela acara musrenbang provinsi NTB. Bupati  Kabupaten Sumbawa Barat W

Tourism

Jalan-Jalan ke Morotai Jangan Lupa ke Pulau Dodola

Keindahan Morotai (Ist) Wisatawan yang tengah merencanakan berlibur ke Morotai di Maluku Utara jangan lupa mengunjungi Pulau Dodola. Pulau Dodola indah dengan pasir putih yang membuat wisatawan mengagumi pulau ini. Eka

All About Indonesia

President University Juara Kompetisi Pemikiran Kritis Mahasiswa 2017

Prestasi mahasiswa President University (Ist) Misi President University dalam melahirkan para intelektual muda yang berwawasan kebangsaan benar-benar berhasil. Ini terlihat dari tiga mahasiswa, yaitu Novela Permata Sari, Denisa Amelia Kawuryan dan Bryan Johanes Rengkung yang