Media Tiongkok Promosikan Wakatobi

WhatsApp Image 2017-10-03 at 08.35.44

 Vinsensius Jemadu, Asdep Pengembangan Pasar Asia Pasifik Kementerian Pariwisata (Ist)

Kabar tentang eloknya alam Wakatobi telah menarik perhatian masyarakat Tiongkok yang mendapatkan informasi yang diviralkan melalui media sosial, seperti wechat, weibo, dan lainnya yang membuat penasaran empat media massa asal Tiongkok mengunjungi Wakatobi di Sulawesi  Tenggara itumelalui program Perjalanan Wisata Pengenalan Minat Khusus (Famtrip).

Program ini bertujuan mengenalkan sekaligus mempromosikan destinasi wisata bahari Wakatobi yang diharapkan dapat terpublikasikan ke berbagai media massa di Tiongkok baik media sosial maupun media cetak dan media elektronik seusai mengikuti program ini.

Sebagaimana dinyatakan oleh Vinsensius Jemadu, Asdep Pengembangan Pasar Asia Pasifik Kementerian Pariwisata bahwa kegiatan promosi melalui Famtrip ini sangat efektif karena peserta memperoleh pemahaman dan pengalaman langsung (seeing is believing) sehingga dapat mendorong minat masyarakat Tiongkok datang berkunjung ke Indonesia.

Ditambahkan pula, untuk mencapai target kunjungan wisman Tiongkok, Kementerian Pariwisata dalam dua tahun terakhir ini memang agresif mempromosikan 10 destinasi Bali Baru di Tiongkok. “Wakatobi memiliki terumbu karang yang terindah dunia dengan habitat bawah laut yang jarang ditemui ditempat lain membuat Wakatobi pantas disematkan sebagai surga bawah laut dunia,” ungkap Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Wakatobi, yang biasa dipanggil Nandar kala menyambut kedatangan tim media massa asal Tiongkok ini, Minggu (1/10/2017).

WhatsApp Image 2017-10-02 at 20.37.17

Kegiatan Famtrip awak media massa Tiongkok ke Wakatobi untuk mengenalakn wisata bawah laut Wakatobi dalam rangka menarik minat wisatawan Tiongkok wisata bahari ke Wakatobi (Ist)

Diungkapkan pula bahwa kegiatan famtrip yang dilaksanakan Kementerian Pariwisata dengan mengajak awak media massa dari berbagai negara sangat membantu memperkenalkan Wakatobi kepada wisatawan mancanegara, khusus untuk wisatawan originasi Tiongkok yang mana kebanyakan dari mereka sangat jarang bisa berwisata bahari.

“Wakatobi adalah surga bawah laut yang sangat indah yang bila digali lebih sering akan memberikan citra positif terhadap pembangunan pariwisata Indonesia,” tambah Nandar dalam siaran pers yang diterima patainanews.com, Senin (2/10/2017).

Sejak tahun lalu, Vinsensius Jemadu menambahkan bahwa telah dibuka penerbangan langsung dari delapan kota Tiongkok ke Manado, yang diharapkan kedepannya bisa dibuatkan rute perjalanan dari Manado-Wakatobi-Manado dimana bisa memangkas jarak tempuh yang cukup meletihkan bagi para wisatawan. (Gabriel Bobby)

About author



You might also like

Airlines

Jembatan Ampera Palembang Jadi Destinasi Foto Selfie GMT 2016

Turis asing (kanan) berpose bersama dengan masyarakat yang menonton gerhana matahari total (GMT) 2016 di Jembatan Ampera, Palembang Fenomena alam langka yang terjadi di Indonesia, gerhana matahari total (GMT) pada

World Heritage

Wisman Tertarik ke Banyumas

Ilustrasi wisman ke Indonesia (Ist) Wisatawan mancanegara (wisman) asal kawasan Asia diketahui menyukai Banyumas di Jawa Tengah.  Kabid Dinas Olahraga Kebudayaan dan Pariwisata (Dinporabudpar) Kabupaten Banyumas Saptono mengatakan, wisatawan mancanegara

Culture

Pemkab Sikka Pastikan Gelar Festival Teluk Maumere 2016

Peluncuran Festival Teluk Maumere 2016 (Ist) Destinasi wisata Maumere di Flores, Nusa Tenggara Timur terkesan masih terdengar asing bagi wisatawan. Tak salah memang lantaran destinasi wisata yang terletak di Kabupaten

Festival

Inovasi untuk Menarik Wisatawan Lebih Banyak

Turis asing di Indonesia (Ist) President University bekerja sama dengan PATA Indonesia Chapter mengadakan seminar yang bertemakan Smart Destination – Future Tourism yang bertempat di President Lounge, Menara Batavia. Seminar

Slideshow

Pariwisata Banyuwangi Kian Populer

Menteri Pariwisata Arief Yahya (kiri) dan Presiden Direktur Sriwijaya Air Chandra Lie (Ist) Pariwisata Banyuwangi bakal semakin ngetop. Akses menuju Kota Gandrung itu, bertambah lebar setelah Nam Air, Group Sriwijaya Air

Hotel

RI Menang World Halal Travel Awards 2015, Turis Asing ke Lombok bukan ke Malaysia

LA Hadi Faishal (Ist) Ditetapkannya Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) sebagai destinasi halal terbaik dunia telah mengubah peta pasar pariwisata di Asia. Diyakini kini wisatawan mancanegara akan lebih datang ke