Membangun Bisnis Budaya Indonesia, Ikut Menggerakkan Ekonomi Negeri

kebaya bumil RA (2)

Kebaya pun bisa dipakai ibu hamil (Ist)

Pariwisata Indonesia dan budaya khas negeri ini tak bisa dipungkiri selama ini saling melengkapi sebab budaya yang tersebar di Tanah Air menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan mancanegara ketika mereka berkunjung ke Tanah Air. 

Tak hanya turis asing, wisatawan Nusantara (wisnus) banyak juga yang menyukai budaya khas Indonesia ketika wisnus berkunjung ke berbagai destinasi wisata yang tersebar di dalam negeri. Menariknya budaya khas negeri ini juga begitu beragam, termasuk kain tradisional khas Indonesia.

Sebut saja batik yang sudah terkenal di dunia. Adapun Rika Hermalin sosok anak negeri yang begitu mencintai budaya Indonesia. Kecintaan akan kain tradisional khas Nusantara mengantar sosok satu ini semakin serius bergelut dalam bisnis kain tradisional.

Rika, demikian ia kerap disapa menuturkan bahwa dirinya tertarik terjun melestarikan budaya Indonesia, utamanya dalam kain tradisional. Ia tampak serius menekuni kebaya. “Kenapa kebaya? Saya pikir sebagai pencinta keindahan, dan seorang pekerja seni tidak ada salahnya jika saya mengangkat busana khas Jawa yang kemudian menjadi busana nasional ini,” tuturnya kepada patainanews.com beberapa waktu lalu.

Rika yang menetap di Semarang, Jawa Tengah menjelaskan, sejak Maret 2010 silam memutuskan untuk memulai terjun ke dunia kain tradisional Nusantara. “Saya memutuskan sejak Maret 2010 untuk memulai terjun ke dunia kain tradisional Nusantara. Saya memulai dengan nama Aline’s selepas saya memutuskan mundur dari kantor tempat saya bekerja,” paparnya.

Sambil mengenalkan, lanjutnya, berkebaya itu cantik tanpa harus takut dibilang kuno. “Karena banyak model untuk modifikasinya. Dengan begitu kebaya, batik dan kain Nusantara lain tetap mendapat tempat tersendiri negerinya sendiri,” ujarnya ramah.             

Menurutnya, terjun dalam bisnis kebaya nasional sebagai bentuk menciptakan pekerjaan sendiri dan berdaya guna ekonomi. Rika mengaku juga bergabung di WPC, komunitas Karya Perempuan Indonesia sejak Januari 2016 lalu. (Gabriel Bobby)



About author



You might also like

Hotel

Semarang Genjot Kunjungan Wisatawan

Kawasan Kota Lama Semarang (Ist) Pemerintah Kota Semarang, Jawa Tengah akan menggelar Pesona Semarang Great Sale dan Semarang Night Carnival 2016 mulai 16 April hingga 15 Mei mendatang. Menurut Ketua

Festival

Tidak Ada Visit Malaysia di Mobil Rio Haryanto

Rio Haryanto (Ist) Menteri Pariwisata Arief Yahya memastikan tidak akan ada tulisan ‘Visit Malaysia’ menempel di Manor Racing, mobil balap Rio Haryanto. Hal tersebut dikatakan AY, sapaan akrab Menteri Pariwisata menjawab

Destinations

‘Erupsi Gunung Agung, Pariwisata Bali Tetap Aman Jika Bandara Tidak Tutup’

Rainier H Daulay (Ist) Pariwisata di Bali tidak akan terganggu jika Bandara Ngurah Rai ditutup dampak terjadinya erupsi Gunung Agung. Hal tersebut dikatakanRainier H Daulay, pemilik Hotel The Rhadana Group

Culture

Menanti Celebration of Life

Menteri Pariwisata Arief Yahya (Ist) Kementerian Pariwisata menyambut baik dan mendukung kegiatan Festival Indonesia Festival (Festinfest) yang akan berlangsung di Balairung Soesilo Soedarman, Gedung Sapta Pesona kantor Kementerian Pariwisata (Kemenpar)

Festival

Menjaga Kearifan Lokal Arsitektur Nusantara

Penyerahan Rekor MURI Sayembara Desain Arsitektur Rumah Wisata Nusantara dengan Karya Terbanyak dari Ketua Umum MURI Jaya Suprana kepada Menteri Pariwisata Arief Yahya, Kepala Badan Ekonomi Kreatif Triawan Munaf dan

Hotel

Bali is Safe to Visit

Selebriti Korea menikmati sajian menu khas Indonesia di de’ dapoer Sanur (Ist) Pasca erupsi Gunung Agung kawasan wisata Pulau Dewata mengalami jumlah penurunan wisatawan. Untuk mensiasati hal ini Bupati Badung,