Membangun Pariwisata Perlu Dukungan Investor

Madrim sunda

Pemerintah diketahui tengah gencar mengembangkan pariwisata Indonesia hingga ke mancanegara. Hal ini selaras dengan target Presiden Jokowi yang ingin mendatangkan 20 juta wisatawan asing hingg 2019 mendatang.

Madrim Kusumah Andhini, Brand Ambassador of Wallonia-Be;gia ini mengungkapkan, membangun pariwisata negeri ini dibutuhkan dukungan kuat dari investor sebagai upaya meningkatkan kualitas pariwisata Indonesia di mata dunia.

“Membangun pariwisata Indonesia memang dibutuhkan investasi sehingga investor harus digandeng,” kata Madrim yang juga CEO Kopi Luwak Ratu ketika dihubungi patainanews.com belum lama ini.

Madrim, begitu sapaan perempuan berparas cantik ini, adanya bantuan investor akan membuat pariwisata Indonesia ke depannya bisa sejajar dengan negara lain sehingga wisatawan asing pun bisa menjadikan negeri ini sebagai pilihan utama ketika mereka berlibur.

Madrim yang juga tim konsultan PT TMJ ini mengemukakan bahwa adanya keberpihakan dari pemerintah akan mempermudah investor ikut mengembangkan pariwisata nasional.

Pariwisata Leading Sector

Para pelaku bisnis pariwisata nasional kini boleh mengumbar senyum dan semakin yakin mengembangkan industri pariwisata dalam negeri lantaran pemerintah menetapkan sektor pariwisata termasuk leading sector dalam pembangunan nasional.

Sebelumya Menteri Pariwisata Arief Yahya mengharapkan pariwisata bisa menjadi leading sector di Indonesia. Adapun keindahan alam dan budaya yang melimpah menjadi modal negara ini bisa bersaing dengan asing.

“Saya ingin pariwisata menjadi leading sector dimana akan dijadikan program jangka panjang,” katanya pada Grand Launching Tanjung Lesung Marina Boutique Hotels di Pelabuhan Sunda Kelapa, Jakarta Utara, Rabu (8/4/2015).

Menurutnya, sebagai negeri yang kaya pemandangan indah, pariwisata bisa menjadi sektor utama yang difokuskan pengembangannya oleh pemerintah. Dengan begitu sektor-sektor lainnya akan mendukung untuk dikembangkan lagi seperti, akses jalan, gedung, transportasi dan sebagainya.

Ketimbang sektor lainnya, kata Menteri Pariwisata, pariwisata berperan besar membesarkan negeri ini. Ia membandingkan dengan sektor pertanian dimana masih membutuhkan swasembada.

Selain itu, sektor manufaktur dinilainya sulit dikembangkan di Indonesia sebab pusat terbesar sudah dipercayakan pada Tiongkok. Karenanya pariwisata yang kemudian bisa membuat Indonesia berkembang.

Arief meminta dukungan semua pihak bersama membuat pariwisata Indonesia semakin meningkat. “Keindahan alam Indonesia sudah termasuk kategori bagus sehingga bisa menjadi modal utama untuk menarik wisatawan. Apalagi saat ini memang masih banyak yang belum dieksplor,” tuturnya.

Adapun Presiden Jokowi pernah meminta kepada seluruh kementerian agar mendukung sektor pariwisata di Indonesia. Sektor ini diharapkan menjadi leading sector guna menambah devisa negara dan ini merupakan hasil kesepakatan bersama.

“Karena menjadi leading sector dan seluruh kementerian lainnya wajib untuk mendukung (pariwisata) dan itu dipertegas oleh Presiden,” tegasnya di Istana Bogor, Jawa Barat (16/2/2015).

Arief Yahya mengaku senang karena sektor pariwisata mendapat dukungan penuh dari seluruh kementerian sesuai arahan Presiden Jokowi. “Ini kabar gembira. Kan sebelumnya seperti dinomorduakan (pariwisata), namun sekarang sudah tidak lagi,” ujar Arief.

Dia mencontohkan salah satu kementerian yang harus mendukung sektor ini adalah Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). “Kalau dulu juga tidak terlalu mendukung. Nah sekarang kalau satu daerah ditetapkan sebagai kawasan pariwisata nasional, contohnya PU harus mendukung walaupun itu bukan jalan nasional,” tuturnya.

Dukungan ini, sebut Arief Yahya, memiliki alasan yang kuat, pasalnya dengan membangun banyak jalan oleh Kementerian PUPR akan menciptakan akses ke tempat wisata. (Gabriel Bobby)

 

 

About author



You might also like

Tour Package

Sinergi Pemkab Takalar, PATA Indonesia Tingkatkan Kualitas SDM Pariwisata

Suasana serah terima peningkatan kualitas SDM Pemkab Takalar untuk banyak belajar mengenai pemasaran pariwisata kepada PATA Indonesia Chapter (Ist)  Pemerintah Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan yang telah resmi menjadi member PATA

SightSeeing

Turis Afsel Terpukau Keindahan Indonesia

Peserta Familiarization Trip (Famtrip) Kemenpar yang melibatkan 18 wisatawan yang berprofesi sebagai pelaku travel agents dan tur operator di Afrika Selatan saat berada di Mesastila Hotel and Resort, Jawa Tengah

Travel Operator

Desember ke Bali Ada Street Food di Denpasar Festival 2016

Menteri Pariwisata Arief Yahya (Ist) Street Food alias jajanan kaki lima bakal menjadi jualan utama selama Denpasar Festival 2016. Kendati demikian bukan sembarang kaki lima, tapi yang kualitasnya bintang lima.

SightSeeing

Pariwisata Indonesia Kian Bergairah

Menteri Pariwisata Arief Yahya (Ist) Pariwisata Indonesia semakin bergairah! Optimisme pelaku bisnis pariwisata pun kian pede. Kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Tanah Air melalui seluruh pintu masuk pada Mei 2016

Destinations

Sumbawa Kaya Wisata Bahari dan Budaya

Whales & Waves (Ist) Potensi wisata di Nusa Tenggara Barat (NTB) tak hanya di Lombok, namun juga ada di Sumbawa yang ternyata kaya akan potensi wisata bahari dan budaya khas

Culture

Jadi Hub Pariwisata, Makassar Bisa Kembangkan TTI

Suasana launching Makassar International Eight Festival & Forum (MIEFF) (Ist) Makassar di Sulawesi Selatan bisa menjadi hub untuk pariwisata di Indonesia, khususnya kawasan timur Indonesia sehingga Makassa bisa mengembangkan tourism, trade,