Memelihara Asa Menuju Indonesia Travel Mart

astindo jkt

Pembukaan AJTF 2016 (Ist)

Tak salah jika menyebut September bulan yang tepat untuk pameran. Dimulai Awal bulan ini ada event bursa pariwisata internasional, PATA Travel Mart 2016 di venue Indonesia Convention Exhibition (ICE) di BSD City, Banten pada 7 hingga 9 September lalu.

Menteri Pariwisata Arief Yahya mengatakan, PATA Travel Mart 2016 termasuk yang terbesar kelima di dunia. Adapun PATA Travel Mart 2016 disebut dibawah ITB Berlin, WTM London, ATM Dubai, dan ITB Asia.

Menyusul ASITA Jakarta Travel Mart yang digelar pada Selasa (13/9/2016) hingga Kamis (15/9/2016). Menariknya AJTM memunyai harapan kedepannya kelak bisa menjadi ajang travel mart berskala internasional sekelas ITB Berlin.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan DKI Jakarta Catur Laswanto berharap debut ASITA Jakarta menyelenggarakan Travel Mart bisa diselenggarakan konsisten setiap tahun sehingga tak menutup kemungkinan menjadi bursa wisata tingkat internasional.

Adapun Catur menghadiri jamuan makan malam bersama para Delegasi ASITA Jakarta Travel Mart (AJTM) 2016 mewakili Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau dikenal dengan panggilan Ahok mengatakan, Pempov DKI Jakarta mendukung inisiatif ASITA Jakarta karena promosi wisata secara gencar harus dilakukan secara konsisten pula.

“Kota Berlin, Jerman setiap tahun dikunjungi ribuan pelaku industri pariwisata dunia dengan terselenggaranya event bursa wisata terbesar di dunia yang dikenal dengan nama International Tourism Bourse (ITB) Berlin sejak puluhan tahun lalu. Bukan tidak mungkin ATJM kelak menjadi event dunia sekelas ITB Berlin,” kata Catur Laswanto di Jakarta, Selasa (13/9/206).

Catur optimistis liburan sudah menjadi gaya hidup (life style) warga Jakarta. “Kementerian Perhubungan bersama Kementerian Pariwisata sudah saatnya menghadapi libur panjang minimal tiga hari itu dengan menambah jadwal penerbangan karena warga Jakarta yang sehari-hari sudah jenuh dengan kemacetan lebih memilih berlibur dengan pesawat karena dalam satu-dua jam sudah sampai di berbagai daerah di Indonesia ketimbang dengan transportasi darat,” katanya.

Penyelenggaraan ASITA Jakarta Travel Mart (AJTM) yang berlangsung di Jakarta pada 13 hingga 15 September 2016 dinilai sebagai embrio Travel Mart berkelas dunia di Indonesia.

Tak tanggung-tanggung, AJTM pun menuju Indonesia Travel Mart yang diharapkan bisa terealisasi kurang dari 10 tahun. Bahkan, tak menutup kemungkinan Indonesia Travel Mart akan digelar pada 2019 mendatang lantaran selaras dengan upaya pemerintah merealisasikan target Presiden Jokowi bisa mendatangkan 20 juta wisatawan mancanegara ke Indonesia hingga tahun 2019.

Ketua Pelaksana AJTM Riyan Bahriyansyah optimistis Indonesia Travel Mart bisa diselenggarakan pada 2019 mendatang. “Untuk mencapai Indonesia Travel Mart yang merupakan  Travel Mart dengan standar internasional sekelas ITB Berlin, maka perlu ada sinergi seluruh stakeholder pariwisata di Indonesia untuk menyatukan persepsi Indonesia bisa dan mampu menggelar Indonesia Travel Mart di dalam negeri, bukan di negara lain,” katanya kepada patainanews.com di sela-sela Post Tour AJTM ke Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Kamis (15/9/2016).

Riyan menuturkan, seluruh stakeholder pariwisata Indonesia, yakni pemerintah, pemerintah daerah, GIPI, dan berbagai asosiasi pariwisata nasional, yang didukung penuh masyarakat Indonesia bersama mempromosikan dan menjual beragam potensi pariwisata negeri ini ke mancanegara dalam Indonesia Travel Mart.

“Penyelenggaraan Indonesia Travel Mart bisa dilakukan di Jakarta. Dalam Indonesia Travel Mart, dilakukan promosi dan menjual potensi yang tersebar di 34 provinsi di Indonesia dalam satu Travel Mart berkelas dunia yang berstandar internasional sehingga para buyer dari luar negeri datang langsung ke Indonesia Travel Mart. Dan, dii Indonesia Travel Mart, para buyer dari luar negeri bisa memilih paket destinasi wisata di Nusantara ini yang mereka mau yang ada di 34 provinsi di Indoneasia. Bahkan, para buyer asing juga bisa melihat langsung destinasi wisata yang ada di Indonesia, seperti Bali, Lombok, Raja Ampat, serta 10 destinasi wisata yang disebut 10 Bali baru, contohnya Tanjung Lesung,” paparnya.

Selepas AJTM, ada Astindo Jakarta Travel Fair (AJTF) 2016. Pameran pariwisata AJTF 2016 resmi ditutup. Event yang diselenggarakan selama tiga hari itu berhasil mencapai target.

Ketika dibuka pada 16 September lalu, Ketua DPN Astindo Elly Hutabarat menyampaikan bahwa, event ini menargetkan pembukuan sebesar Rp30 miliar.

Sementara Hasiyanna S Ashadi, Ketua ASITA DKI Jakarta dalam pembukaan AJTF 2016 menyebut Astindo Jakarta adalah sister ASITA Jakarta.

Pengamatan patainanews.com, rupanya ada anggota ASITA Jakarta yang juga menjadi anggota Astindo Jakarta. Tak bisa dipungkiri memang Astindo dan ASITA saling melengkapi dalam industri pariwisata nasional.

Dan, total transaksi telah mencapai Rp61 miliar, melebihi target awal. Yang menarik adalah, jumlah pengunjung AJTF 2016 ini hanya mencapi 35 ribu kunjugan, cukup jauh dari target awal, yaitu 80 ribu kunjungan.

Hal ini dijelaskan oleh Susan Tjahjadi, salah satu pengurus ASTINDO Jakarta. “Untuk jumlah transaksi kita telah melebihi target, khususnya untuk ticketing. Kalau target pengunjung sedikit melenceng mengingat cuaca di Jakarta yang tidak menentu,” tutur Susan, Minggu (16/9/2016).

Ia menambahkan, pencapaian target transaksi yang cukup besar ini juga disebabkan adanya penawaran paket tour Umroh yang sangat menarik.

“Kita sebetulnya telah menyelenggarakan event serupa sebanyak 6 kali. Namun untuk regional Jakarta baru dilaksanakan tahun ini. Dan antusias pengunjung ternyata sangat besar, terutama yang mengincar paket umroh,” ucapnya.

Melihat kesuksesan yang diraih AJTF 2016, pihak Astindo menyatakan akan menjadikan event ini sebagai agenda tahunan mereka.

“Tahun depan akan kami adakan lagi, tentunya dengan persiapan yang sangat matang dan pilihan tour yang lebih bervariasi,” ujarnya. (Gabriel Bobby)

 

About author



You might also like

Hotel

TripAdvisor Pilih Hotel Neo Samadikun Cirebon

Gifta Oktavia Rappe (Ist) Situs perjalanan TripAdvisor mengungkap temuan menarik mengenai alasan wisatawan menulis ulasan tentang Hotel Neo Samadikun Cirebon. Ya, hotel yang ada di Cirebon, Jawa Barat ini tengah

World Heritage

Soppeng Gencar Promosi Pariwisata

Buku LembahWalennae  Soppeng yang ada di Sulawesi Selatan kini tengah gencar mempromosikan pariwisata untuk menarik minat kunjungan wisatawan Nusantara maupun turis asing. Karenanya dalam Archaeological Partnership Expose (APEX) Soppeng 2016

Slideshow

Semangat Emas Olimpiade Rio 2016

Medali emas untuk Indonesia di Olimpiade 2016 (Ist) Bertepatan dengan peringatan HUT RI ke-71, kabar baik datang dari negeri orang, tepatnya dalam ajang Olimpiade Rio 2016 di Brasil. Ya, pasangan

World Heritage

Wartawan Korsel Menikmati Keindahan Bali

Rombongan wartawan Korsel berssama PWI (Ist) Rombongan wartawan dari Korea Selatan selama ada di Pulau Dewata, Bali benar-benar menikmati fasilitas yang ada di Hotel Aryaduta yang terletak di Jalan Kartika

Slideshow

Syuting Film di Destinasi Wisata

Film Pinky Promise (Ist) Film Pinky Promise bercerita tentang kehebatan perempuan dan kekuatan persahabatan dalam menghadapi kehidupan.  Film yang disutradarai Guntur Soeharjanto itu akan diputar di bioskop Indonesia mulai 13

Tourism

Indonesia, Surga Diving Dunia

Anugerah Pesona Indonesia 2017 (Ist) Negeri ini dikenal kaya akan wisata bahari yang tersebar di Nusantara mulai dari kawasan timur Indonesia hingga ke wilayah barat Tanah Air. Menariknya wisatawan mancanegara