Memotret Indonesia lewat Museum

19248081_10213175004160395_8774401816830500332_n

JJI di Museum Wayang (Ist)

Mentari pagi menyambut kedatangan komunitas Jalan Jalan Indonesia (JJI) di kawasan Kota Tua Jakarta. Bangunan Museum Fatahillah tampak kokoh di tengah begitu ramainya wisatawan Nusantara (wisnus) dan wisatawan mancanegara (wisman) yang berkunjung ke Kota Tua.

Wisata ke museum yang tergolong murah itu sekaligus belajar mengenai Indonesia yang dilakukan JJI, Kamis (29/6/2017) patut diapresiasi. Pengamatan patainanews.com, ada sekitar 10 orang dewasa dan tiga anak kecil dari JJI terlihat antusias mengikuti acara kunjungan ke Museum Wayang, Museum Fatahillah, dan Museum Bahari.

Antrean masuk terlihat panjang. Kendati demikian komunitas JJI tak menyerah begitu saja dan ikut antre bersama wisnus dan wisman untuk beli tiket masuk ke Museum Wayang, Museum Fatahillah, dan Museum Bahari. Di dalam tiga museum itu, komunitas JJI berbaur dengan traveler lainnya untuk mengamati secara detail tiga museum tersebut.

Tampak komunitas JJI menikmati liburan ke Museum Wayang dan Museum Fatahillah, dan Museum Bahari. Museum rupanya dipilih JJI untuk bisa mengenal lebih dekat sejarah Indonesia. Irma Sustika, pendiri JJI mengaku senang bisa bersama anggota komunitas JJI belajar dan mengenal lebih dekat sejarah Indonesia dengan mengunjungi museum.

JJI jalan2.jpg.crdownload

JJI di Museum Fatahillah (Ist)

Irma, begitu ia biasa dipanggil selama ini juga dikenal sebagai CEO and Founder Womanpreneur Community (WPC). Di Museum Wayang, pengunjung bisa melihat beragam koleksi wayang Nusantara yang merupakan bagian dari budaya negeri ini yang selama ini juga diminati turis asing ketika mereka berkunjung ke Indonesia.

Sementara di Museum Fatahillah, traveler bisa belajar mengenai sejarah Jakarta. Dan, di Museum Bahari wisatawan bisa melihat dari dekat dan belajar soal rekam sejarah maritim Indonesia yang sudah sejak lama populer di dunia. “Saya memilih museum-museum yang ada di kawasan Kota Tua karena JJI ingin belajar mengenai sejarah Indonesia juga mengenal lebih dekat heritage yang ada di Jakarta,” tuturnya.

Menariknya sejumlah anggota WPC juga ikut. Berdasarkan pengamatan di lapangan beberapa diantaranya, yakni Inawati, ibunda Akeylanaraya Alyandina, desainer cilik yag namanya lagi naik daun lantaran hasil karyanya semakin diminati di Tanah Air dan Agustus mendatang diundang ke Rusia untuk ikut mempromsikan Indonesia di Rusia, dan Ayu Hermanu yang terpilih untuk ikut SheTrades Workshop: Digital Marketing and E-Commerce yang merupakan kerja sama ITC UN (International Trade Center United Nation) dengan Facebook Indonesia dan #SheMeansBusiness, serta didukung Australian Aid.

19554950_10213175734138644_897617549210501312_n

JJI di Museum Bahari (Ist)

Lisa Arnida Lisapaly yang suka traveling dan motret untuk koleksi pribadi juga ikut dalam rombongan JJI. Dari kawasan Kota Tua, rombongan JJI yang masih tetap semangat menuju Rumah Si Pitung di Marunda untuk belajar budaya Betawi. Irma menuturkan, JJI merencanakan kegiatan rutin untuk belajar sejarah pada Agustus mendatang akan ke Karawang, Jawa Barat untuk traveling sekaligus belajar sejarah di Candi Jiwa, dan rumah ‘penculikan’ Proklamator Bung Karno dan Bung Hatta di Rengasdengklok, Karawang.

Pastinya komunitas JJI juga melakukan foto bersama di sejumlah destinasi sambil mereka belajar di tiga museum dan di Rumah Si Pitung. (Gabriel Bobby)  





About author



You might also like

World Heritage

Turis di Bali Tertarik Terapi Bambu Spa

Terapi Bambu di Bambu Spa (Ist) Turis yang berkunjung ke Pulau Dewata, Bali rupanya tidak hanya sekadar mengunjungi destinasi wisata, namun mereka juga tertarik merasakan layanan SPA (Solus Per Aqua/

Slideshow

Gerakan #2019 Jokowi Tetap Presiden

Prof Dr Paiman Raharjo bersama Sedulur Jokowi (Ist) Sedulur Jokowi yang merupakan salah satu relawan pendukung Presiden Joko Widodo akhir akhir ini sangat getol mengkampayekan gerakan 2019 Jokowi Tetap Presiden.

Travel Operator

Salaku, Salak Enak dari Bekasi

Salaku Salak adalah buah yang bermanfaat untuk kesehatan. Dan, masyarakat Indonesia bisa menikmati Salak dalam kemasan Salaku. Shelly, owner Salaku ketika ditemui patainanews.com menjelaskan, Salaku sudah ada sejak 2016 lalu

Tourism

Long Weekend Jalan-Jalan ke Sulsel

Kalong di langit Soppeng (Ist) Pesona pariwisata di Sulawesi Selatan (Sulsel) tak hanya ada di Makassar dan Tana Toraja saja sebab Sulsel masih banyak menyimpan beragam potensi wisata dan budaya

Slideshow

BWJ Sambut Positif Upaya Pemerintah Bangun 20 Ribu Homestay Desa Wisata

Wisatawan Nusantara di Tanjung Lesaung, Banten (Ist) Pemerintah diketahui menargetkan tahun ini bisa membangun 20 ribu Homestay Desa Wisata, termasuk di 10 Bali baru, yakni 10 destinasi wisata prioritas yang

Hotel

Komitmen El John Majukan Pariwisata Indonesia

Menteri Pariwisata Arief Yahya dan Founder and Chairman ELJOHN Pageants Johnnie Sugiarto berfoto bersama dengan Putra Putri Pariwisata Nusantara 2017 (Ist) Komitmen Yayasan El John Indonesia patut diacungi jempol sebab yayasan