Mempromosikan Destinasi Wisata Jakarta Lewat Lenong Denes

lenong

Pementasan Lenong Lenong Denes ‘Putri Kembang Ronce’ (Ist)

Pariwisata Indonesia selama ini tak bisa dipisahkan dari budaya khas Nusantara dan kearifan lokal lantaran wisatawan mancanegara yang berkunjung ke Indonesia tak hanya sekadar menikmati beragam destinasi wisata yang tersebar di Tanah Air, namun banyak juga yang tertarik dengan budaya negeri ini.

Budaya khas Betawi, seperti pantun yang unik tak pernah ditinggalkan. Tak ketinggalan destinasi wisata di Jakarta, seperti Kepulauan Seribu yang termasuk dalam 10 Bali baru, yakni 10 destinasi wisata prioritas yang dikembangkan dan dipromosikan pemerintah hingga ke mancanegara.

Belum lagi Jakarta juga punya destinasi wisata pesisir di kawasan Jakarta Utara. Kuliner Betawi juga tak kalak enak, seperi Kerak Telor. Bahkan, Jakarta juga memiliki Batik khas Betawi. Pantauan patainanews.com, semuanya terlihat begitu semarak dalam perayaan HUT Bamus Betawi ke-35 dan HUT Kota Jakarta ke-490 di Graha Bakti Budaya Taman Ismail Marzuki, Jakarta, Rabu (25/10/2017).

halimah duduk

Halimah Munawir Anwar (duduk) (Ist)

Pemerintah provinsi DKI Jakarta menyatakan komitmen akan terus mengembangkan dan melestarikan budaya Betawi di Jakarta. Hal tersebut disampaikan Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno. Sandi, sapaan akrab Sandiaga pada kesempatan itu melantukan sejumlah pantun.

Sementara Halimah Muuawir Anwar yang dikenal begitu concern memberikan perhatian terhadap budaya Betawi mengatakan, dirinya bersama Bang Tutur mempersembahkan Lenong Denes ‘Putri Kembang Ronce’. Halimah optimistis kedepan acara ini akan didukung Kementerian Pariwisata. 

Sedangkan Ninik Irawan, Koordinator Bidang Domestik dan Minat Khusus ASITA Jakarta yang terlibat dalam Lenong Denes ‘Putri Kembang Ronce’ memainkan lakon sebagai Menteri Pariwisata menuturkan bahwa pariwisata Jakarta harus semakin gencar dipromosikan ke dunia sehingga akan semakin banyak wisatawan asing yang tertarik datang ke negeri ini, khususnya ke Jakarta.

“Jakarta punya Kepulauan Seribu yang bagus untuk destinasi wisata bahari yang disukai turis asing. “Mempromosikan destinasi wisata di Jakarta, seperti Kepulauan Seribu harus dilakukan bersama. Kita bisa bergandengan tangan antara ASITA, PATA Indonesia Chapter, dan ASTINDO,” paparnya.

ninik lenong

Ninik Irawan (tengah) (Ist)

Adapun kegiatan di Graha Bakti Budaya TIM itu didukung sejumlah pihak, antara lain Rumah Kebaya, Batik Danar Hadi, dan Poppy Dharsono Cosmetics. (Gabriel Bobby)  

 

 

About author



You might also like

Heritage

KORG Mengajak Anak Indonesia Mencintai Budaya Bangsa

Ilustrasi Kendang Kempul Jawa Timur (Ist) KORG adalah merek keyboard yang ikut peduli dengan budaya Indonesia dan turut melestarikan budaya negeri ini yang dipadukan dengan lagu-lagu anak-anak ciptaan Pak Kasur

Travel Operator

Selamat Hari Batik Nasional

Avy Loftus (ketiga dari kiri) mampu membuat batik disukai di Kanada (Ist) Peringatan Hari Batik Nasional dilakukan setiap tahun sejak 2 Oktober 2009 silam. Manajemen, staf, dan redaksi patainanews com

Tour Package

‘Branding Bali Lebih Kuat Ketimbang Indonesia’

Mrs Indonesia World Imelda Budiman (Ist) Tak bisa dipungkiri, nama Bali sudah sejak lama dikenal dunia sehingga di luar negeri ini, termasuk di Amerika Serikat sering timbul orang asing menilai

Investments

Kinerja Keuangan 2016, PT Pelindo III Bukukan Laba Rp1,51 Triliun

TPS bird view PT Pelindo III (Ist) Badan Usaha Milik Negara (BUMN) PT Pelabuhan Indonesia III atau Pelindo III menunjukkan peningkatan kinerja perusahaan dari berbagai sisi pada akhir tahun 2016. 

Culture

Sering Traveling Jadi Punya Bisnis Ransel Anak yang Masuk Malaysia

Ayu Hermanu (kiri) (Ist) Bermula dari suka traveling bersama keluarga keliling berbagai destinasi wisata di Indonesia menimbulkan ide bisnis. Sosok satu ini jeli melihat peluang bisnis yang ada sehingga dirinya

Slideshow

Masyarakat NTB Apresiasi Presiden Jokowi Resmikan KEK Mandalika

LA Hadi Faishal (Ist) Masyarakat Nusa Tenggara Barat (NTB) menanti pembangunan KEK Mandalika yang sempat terbengkalai selama 29 tahun. Masa penantian yang cukup panjang itu cukup sudah dan terbayar lunas