Menanti ASIAN GAMES 2018, Event Berkelas Internasional

WhatsApp Image 2017-09-26 at 21.21.42
Menteri Pariwisata Arief Yahya (Ist)
Pemerintah telah memasang target selama tahun 2018 bisa menggelar 100 event di Indonesia berkelas internasional. Penyelenggaraan 100 event itu bukan tanpa alasab sebab negeri ini dinilai masih memiliki kekurangan dalam menyajikan agenda tingkat dunia dan harus serius untuk menyiapkan acara internasional pada 2018 mendatang.
Karenanya Menteri Pariwisata Arief Yahya meminta jajarannya dan para pelaku industri pariwisata untuk segera bersiap menyambut dua agenda internasional yang diharapkan bisa mendatangkan puluhan ribu wisatawan mancanegara (wisman).
Hal tersebut ia sampaikan dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pariwisata III pada 26-27 September lalu di Jakarta. “Bersiap untuk ASIAN GAMES 2018 di Jakarta dan Palembang pada Agustus dan pertemuan Bank Dunia-IMF di Bali pada Oktober 2018 yang akan membawa dampak langsung terhadap pencapaian target 17 juta wisman tahun depan,” kata Arief Yahya saat pembukaan Rakornas, Selasa (26/9/2017).
Adapun kedua agenda tersebut dianggap sangat potensial untuk mencapai terget wisman yang sudah ditetapkan, sebanyak 17 juta tahun 2018. “Namun tercapai atau tidaknya, menurutnya sangat bergantung pada kesiapan kita, penyelenggara acara hingga pelaku wisata,” ujarnya.
Ia berharap bisa menyuguhkan atraksi yang memukau untuk wisatawan di dua acara tersebut. Salah satu yang Arief Yahya contohkan adalah seperti pembukaan Olimpiade Beijing 2008, dengan tarian kolosan yang menggabungkan teknologi dan kearifan lokal China.
“Untuk pembukaan ASIAN GAMES misalnya, apakah kita bisa membuat seperti Olympic Ceremony-nya Beijing 2008, begitu kolosal, formasinya sangat bagus. Misalkan di Indoneaia bisa diformulasikan dengan Tari Saman, Rampak Gendang atau lainnya, dengan kolaborasi teknologi tinggi,” katanya.
Selain itu juga ia mencontohkan olimpiade-olimpiade lain yang berkelas internasional, seperti di London yang dikemas dengan tema revolusi industri. “Poin inti saya, jadikanlah benchmark (contoh) itu untuk persiapan kita opening ceremony-nya ASIAN GAMES2018,” ucapnya. (Gabriel Bobby)


About author



You might also like

Festival

Lois Merry Tangel yang Penasaran dengan Papua

Lois Merry Tangel (kedua dari kiri) (Ist) Lois Merry Tangel, Putri Pariwisata Indonesia 2016 mengaku tengah merencanakan bisa untuk travwling ke Papua. Perempuan berparas cantik ini tertarik dengan budaya asli

Slideshow

ICE Pantas Jadi Venue PATA Travel Mart 2016

Nawang Wulan (Ist) Indonesia Convention Exhibition (ICE) disebut sebagai gedung pameran dan pertemuan terbesar di Indonesia, dan menjadi salah satu yang terbesar di Asia. Adapun gedung prestisius berskala internasional ini

Culture

Sumsel Manfaatkan Asia Triathlon 2017 Promosi Wisata Jaring Wisatawan

Kepala Dinas Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Sumsel Irene Camelyn Sinaga (kanan) berpose bersama Menteri Pariwisata Arief Yahya (Ist) Pemerintah provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) optimistis kunjungan wisatawan Nusantara dan turis asing

Hotel

Pelestarian Satu Juta Pohon Asli Banten di KEK Tanjung Lesung

Proses pembuatan Batik khas Tanjung Lesung (Ist) Setelah sukses mengadakan penanaman terumbu karang bekerja sama dengan Marinir TNI AL pada tahun lalu, kini PT Banten West Java TD sebagai anak

Airlines

Sambut Obama, Kemenpar Siap Promosi Pariwisata di Times Square

Barack Obama (Ist) Setelah Raja Arab Saudi, Salman bin Abdulaziz al-Saud berkunjung ke Indonesia kini giliran mantan presiden Amerika Serikat Barack Obama yang dijadwalkan datang ke Indonesia. Dari paparan Menteri Pariwisata Arief Yahya, 

Heritage

Mimpi Bupati Cellica Nurrachadiana Karawang Punya Kampung Batik

Bupati Karawang Cellica Nurrachadiana (kiri) dan desainer ternama Indonesia, Handy Hartono Bupati Karawang Cellica Nurrachadiana punya mimpi besar dalam mengembangkan dan mempromosikan potensi pariwisata, budaya dan kearifan lokal yang ada di Karawang,