Menanti Jogja Fashion Rendezvous Jadi Event Wajib untuk Wisatawan

18699997_945319962277082_4597865408963492219_n

Rika Hermalin, desainer asal Semarang, Jawa Tengah menampilkan Rancangan Aline dengan tema ‘Merona’ dalam Jogja Fashion Rendezvous 2017 (Ist)

Penyelenggaraan Jogja Fashion Rendezvous (JFR) 2017 usai sudah. Event yang digelar di Jogja City Mall (JCM) di Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta diharapkan bisa menjadi kegiatan positif yang menjadi daya tarik tersendiri bagi traveler yang tengah berkunjung ke Yogyakarta.

Adapun JFR 2017 berlangsung selama tiga hari mulai dari Jumat (26/5/2017) hingga Minggu (28/5/2017). Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Sleman Sudarningsih mengajak semua pihak bersama mengembangkan industri fashion yang ada di Yogyakarta sekaligus menjadikannya sebagai salah satu daya tarik bagi wisatawan untuk datang dan berkunjung kembali ke Yogyakarta.

sparkling

JFR 2017 (Ist)

Sudarningsih menyampaikan sambutan tertulis dalam pembukaan JFR 2017 di JCM, Jumat (26/5/2017). “Semoga melalui gelaran Jogja Fashion Rendezvouz dapat mengembangkan kualitas pelaku industri kreatif, khususnya fashion, dan dapat menyatukan semua elemen industri fashion yang ada, seperti fashion designer, akademisi, industri kecil, pengrajin, bisnis, asosiasi dan pemerintah dalam peningkatan kreativitasnya. Fashion merupakan bagian industri kreatif yang sangat mungkin menjadi salah satu daya tarik bagi wisatawan untuk berkunjung ke suatu daerah. Sebut saja Jember Fashion Carnival atau Banyuwangi Fashion Festival telah menjadi salah satu event fashion wajib dikunjungi wisatawan mancanegara. Semoga suatu saat nanti pelaksanaan Jogja Fashion Rendezvouz ini bisa sejajar dengan Jember Fashion Carnival atau Banyuwangi Fashion Festival. Pada peringatan hari jadi ke-101 Kabupaten Sleman tanggal 15 Mei yang lalu, Pemerintah Kabupaten Sleman telah memperkenalkan brand baru Kabupaten Sleman, yaitu Sleman, the living culture, part of Jogja. Culture disini bukan hanya diartikan sebagai tari-tarian semata. Namun hendaknya diartikan sebagai cara hidup, cara berinteraksi antarsesama, yang di dalamnya termasuk model fashion, bahan yang digunakan dan cara memakainya. Perkembangan budaya yang ada di Yogyakarta, khususnya di Sleman inilah yang coba diangkat melalui brand baru Sleman. Penghargaan setinggi-tingginya kepada Jogja City Mall dalam perannya untuk mengembangkan industri kreatif, fashion, melalui gelaran acara ini. Kami berharap acara ini nantinya dapat menjadi salah satu acara yang dinantikan semua orang dan dapat berperan dalam mendorong perkembangan fashion di Daerah Istimewa Yogyakarta, khususnya Sleman,” demikian sambutan tertulis Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Sleman Sudarningsih.

WhatsApp Image 2017-05-28 at 11.01.37 (1)

Rika Hermalin, desainer asal Semarang, Jawa Tengah (tengah) yang ikut tampil dalam Jogja Fashion Rendezvous 2017 (Ist)

Tercatat ada 41 desainer berpartisipasi dalam penyelenggaraan JFR 2017 yang mengusung tema ‘Sparkling’. Sejumlah desainer yang ikut JFR 2017 diketahui dari Jakarta, Semarang, dan Yogyakarta, Bekasi, dan Cilacap. Menariknya sejumlah desainer menampilkan kain tradisional warisan Nusantara yang memikat hati penonton dan pengunjung (JCM).

WhatsApp Image 2017-05-28 at 11.01.36

Model memperagakan Rancangan Aline karya Rika Hermalin yang mengusung tema ‘Merona’ (Ist)

Jogja Fashion Rendezvous merupakan upaya Yogyakarta menuju destinasi wisata fashion Indonesia. Berdasarkan pengamatan patainanews.com saat pembukaan di JCM, Jumat (26/5/2017), desainer yang tampil pada hari pertama tampak berupaya merebut perhatian penonton dan pengunjung JCM. Sebut saja Athan Siahaan yang hadir dengan mengandalkan tema rancangan ‘The Power of Ulos’, MLK Batik Nusantara yang tampil dengan tema rancangan ‘MLK Batik Nusantara’, dan Rika Hermalin yang menampilkan tema rancangan ‘Merona’.

WhatsApp Image 2017-05-28 at 11.01.35

Sejumlah model memperagakan Rancangan Aline karya Rika Hermalin yang mengusung tema ‘Merona’ (Ist)

Seperti diketahui, pariwisata Indonesia selama ini tak bisa dipisahkan dari budaya khas Nusantara dan kearifan lokal di Tanah Air yang menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan mancanegara (wisman) berkunjung ke negeri ini.

Adapun pemerintah tengah berupaya merealisasikan target Presiden Jokowi mendatangkan 20 juta wisman ke Indonesia hingga 2019 mendatang. Menariknya budaya negeri ini beragam, termasuk kain warisan tradisional, seperti batik. Bahkan, batik asal Indonesia sudah semakin diminati masyarakat dunia sejak 2009 silam batik diakui UNESCO.

Ya, Batik Indonesia secara resmi diakui UNESCO dengan dimasukkan ke dalam Daftar Representatif sebagai Budaya Tak benda Warisan Manusia (Representative List of the Intangible Cultural Heritage of Humanity) dalam Sidang ke-4 Komite AntarPemerintah (Fourth Session of the Intergovernmental Committee) tentang Warisan Budaya Tak benda di Abu Dhabi. (Gabriel Bobby)

 

About author



You might also like

Nature

Capa Resort Maumere Bantu Promosi Teluk Maumere

Capa Resort Maumere (Ist) Pemerintah Kabupaten Sikka, Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT) memberikan apresiasi keberadaan Capa Resort Maumere yang ikut membantu promosi Teluk Maumere sehingga wisatawan, termasuk turis asing kini

Tourism

Wisman Suka Wisata Bahari

Menteri Pariwisata Arief Yahya (kiri) dan Wakil Ketua PHRI NTB LA Hadi Faishal (Ist) Kendati sudah terkenal di dunia, wisata bahari di Lombok, Nusa Tenggara Barat tak melulu Gili Trawangan.

SightSeeing

Ikut PATA Gold Awards 2016

PATA Gold Awards 2016 (Ist) PATA Indonesia Chapter mengajak pemerintah daerah, member PATA Indonesia, pelaku bisnis pariwisata nasional untuk bergabung dengan PATA Gold Awards 2016. Senada dengan PATA Indonesia Chapter,

SightSeeing

Demi Indonesia, Pelindo III Bangun Marina di Pantai Boom Banyuwangi

Keris dari Indonesia yang sudah diakui UNESCO sebagai warisan dunia menjadi daya tarik bagi wisatawan asing berlibur ke Indonesia untuk menikmati wisata dan budaya khas Nusantara (www.ninaflynnphotography.com) Manajemen PT Pelindo III

Nature

Tara Kahve, Kopi Rempah Indonesia yang Disukai Malaysia

Tara Kahve (Ist) Negeri ini dikenal dengan kopi khas Nusantara yang begitu diminati masyarakat Indonesia. Menariknya tak hanya wisatawan Nusantara, namun wisatawan mancanegara juga menyukai kopi asal Indonesia. Tara Kahve,

World Heritage

Slank Gelar Konser Sambut GMT 2016 di Palu

Ilustrasi GMT 2016 di Indonesia (Ist) Grup band papan atas, Slank, akan tampil menghibur wisatawan saat fenomena alam langka, gerhana matahari total (GMT) 2016 di Palu, Sulawesi Tengah. Hal tersebut