Menanti Presiden Jokowi Berkunjung ke Kampung Lawas Maspati

bule dan warga maspati

Turis asing menikmati Kampung Lawas Maspati (Ist)

Kampung Lawas Maspati yang terletak di Surabaya, Jawa Timur dikenal sebagai destinasi wisata populer di Kota Pahlawan itu berupaya menularkan dampak positif keberhasilan membangun potensi suatu kampung di Surabaya terhadap kampung lainnya yang ada di Kota Pahlawan ini.

Adapun Kampung Lawas Maspati kini dikenal sebagai kampung wisata yang ada di Surabaya. Memanfaatkan momentum Hari Pahlawan yang diperingati setiap 10 November bisa menjadi waktu yang tepat untuk kebangkitan orang kampung guna mendorong pertumbuhan perekonomian masyarakat demi terciptanya kesejahteraan warga di kampung.

Menariknya tema yang dipilih adalah Kebangkitan Wong Kampung yang rencana diselenggarakan pada akhir November mendatang. Demikian penjelasan Sabar, tokoh Kampung Lawas Maspati ketika ditemui patainanews.com, Minggu (6/11/2016).

Sabar berharap Presiden Jokowi berkenan meluangkan waktu untuk berkunjung ke Kampung Lawas Maspati guna membangkitkan semangat masyarakat Kampung Lawas Maspati dan bisa berdampak positif terhadap kampung-kampung lainnya di Surabaya, bahkan hingga ke seluruh Indonesia.

batik maspati

Batik Kampung Lawas Maspati akan diperkenalkan untuk wisatawan (Ist)

“Warga Kampung Lawas Maspati sangat berharap Presiden Jokowi punya waktu mengunjungi kami sehingga momentum Kebangkitan Wong Kampung semakin membuat masyarakat bertambah semangat,” urainya.

Ia menjelaskan sudah mengirim surat mengundang Presiden Jokowi untuk berkunjung ke Kampung Lawas Maspati. “Kehadiran Presiden Jokowi nanti ditengah masyarakat kampung, termasuk Kampung Lawas Maspati,” tuturnya.

Melestarikan Budaya

Surabaya di Jawa Timur dikenal sebagai kota besar yang penuh warna. Dan, Surabaya pun telah menjelma menjadi kota modern. Namun, jangan lupa Ibukota Jawa Timur ini dibangun dan dimulai dari kampung-kampung yang hingga kini terus berkembang menjadi kota besar yang menjadi perhatian banyak orang, termasuk turis asing.

Menariknya Kampung Lawas Maspati ada di tengah kota yang mulai menjadi destinasi wisata favorit untuk wisatawan Nusantara dan turis asing selama mereka ada di Surabaya.

Pada akhir pekan lalu, patainanews.com mendapat kesempatan berkunjung ke Kampung Lawas Maspati. Tampak sejumlah wisatawan mancanegara tengah melihat Kampung Lawas Maspati yang merupakan mitra binaan PT Pelindo III itu.

bule di maspati 2

Wisatawan mancanegara di Kampung Lawas Maspati (Ist)

Mereka pun disapa warga Kampung Lawas Maspati yang dikenal begitu ramah. Tak ketinggalan tentunya wisatawan domestik juga terlihat di Kampung Lawas Maspati. 

Adapun Kampung Lawas Maspati juga mendapat perhatian dari Pemerintah Kota Surabaya. Ya, Pemkot Surabaya membantu marketing dan menetapkan Kampung Lawas Maspati sebagai city tour bagi wisatawan, termasuk wisatawan asing.

Menurut Sabar, dirinya bersama warga Kampung Lawas Maspati sudah berjuang supaya Kampung Lawas Maspati menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan yang tengah berkunjung ke Surabaya.

Sabar yang merupakan tokoh di Kampung Lawas Maspati melanjutkan, warga dan pemerintah sudah memahami bahwa dengan dikelolanya Kampung Lawas Maspati sebagai destinasi wisata, maka kelestarian berbagai bangunan cagar budaya yang ada di kampung ini dapat dikelola dengan baik.

“Melestarikan budaya menjadi perhatian Kampung Lawas Maspati,” ucapnya. Tak hanya itu, lanjutnya, wisata sejarah rupanya menjadi andalan Kampung Lawas Maspati. Terletak di jantung metropolitan Surabaya, kota terbesar kedua di Indonesia ini membuat bangunan saksi sejarah di Kampung Lawas Maspati akan menggoda traveler semakin tertarik datang ke Kota Pahlawan ini.

“Setelah menjadi kampung wisata, warga dapat turut aktif mengelola kegiatan wisata kampung sehingga mendapatkan tambahan pemasukkan,” ujarnya. (Gabriel Bobby)

About author



You might also like

Slideshow

Susi Air Siap Layani Rute ke Tanjung Lesung

Susi Air di Tanjung Lesung (Ist) Pesawat Cesna Caravan PK BVU maskapai penerbangan Susi Air dengan sembilan penumpang berhasil mendarat mulus di Bandara Salakanagara, Tanjung Lesung, Banten, Rabu (23/11/2016). Direktur Operasional

Slideshow

Tanjung Lesung Berbagi dengan Sesama

Karyawan Tanjung Lesung Sarah Saki secara simbolis menyerahkan donasi kepada anak-anak panti asuhan Putra Nusa (Ist) Karyawan PT Banten West Java (BWJ) yang mengelola destinasi wisata Tanjung Lesung di Banten

Heritage

El John Indonesia Berharap Dukungan Kementerian Pariwisata di Pentas Dunia

Michelle Alriani (Miss Earth Indonesia 2017) yang berangkat menuju Miss Earth 2017 (kedua dari kanan), Revindia Carina (1st Runner-up Putri Pariwisata Indonesia 2017) (paling kiri) yang berangkat menuju Miss Global

World Heritage

Menikmati Fenomena Alam Milky Way di Tanjung Lesung

Foto: LAPAN Manajemen PT Banten West Java (BWJ), pengelola Tanjung Lesung mengaku bersyukur destinasi wisata Tanjung Lesung bisa menjadi venue saksi fenomena alam yang luar biasa, Milky Way pada Sabtu,

Travel Operator

Jual Tiket ke Negeri Orang Pakai Rupiah

Pengusaha travel agent yang tergabung dalam ASTINDO dan ASITA mendukung pemberlakuan Peraturan BI No 17/3/2015 mengenai kewajiban penggunaan Rupiah di wilayah NKRI, termasuk penggunaan mata uang negeri ini dalam transaksi

Hotel

Pariwisata Nusantara akan Maju

Hari Pers Nasional 2016 di Lombok, NTB (Ist) Sebagai kepala daerah yang dikenal memiliki potensi pariwisata yang mampu mendatangkan wisatawan mancanegara, Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) TGB M Zainul Majdi