Menanti Turis Tiongkok ke Indonesia Usai PATA Travel Mart 2016

ptm

Menteri Pariwisata Arief Yahya (ketiga dari kiri) dan SD Darmono, Chairman PATA Indonesia Chapter (paling kanan) (Ist)

Indonesia kembali dipercaya menjadi tuan rumah PATA Travel Mart 2016 yang diselenggarakan di venue Indonesia Convention Exhibition (ICE) di BSD City Banten yang berlangsung pada 7 hingga 9 September 2016. 

“Ada banyak keuntungan menjadi tuan rumah PATA Travel Mart 2016. Ini disiarkan 100 media massa, 70 persen media internasional. Kalau Indonesia harus memasang iklan, minumum Rp20 miliar. Jadi ini sangat menguntungkan,” kata SD Darmono, Chairman PATA Indonesia Chapter kepada wartawan, Rabu (7/9/2016). 

Darmono mengatakan, tidak mudah menjadi tuan rumah PATA Travel Mart 2016. Banyak negara lain yang juga ingin menjadi penyelenggara pasar wisata terbesar di kawasan Asia Pasifik yang rutin diselenggarakan setiap tahun.

Selepas PATA Travel Mart 2016 pelan tapi pasti wisatawan asal Tiongkok akan menjadi turis asing terbanyak datang yang berkunjung ke Indonesia pada 2017 mendatang. Hal tersebut diungkapkan Menteri Pariwisata Arief Yahya di PATA Travel Mart 2016. 

Menurut Arief Yahya, di tahun 2014 Tiongkok masih kalah dengan Singapura, Malaysia, Australia, dan Jepang. Sedangkan untuk 2015 Singapura, Malaysia, Tiongkok, Australia dan Jepang. “Tiongkok buat Indonesia merupakan pasar potensial bagi pariwisata Nusantara. Dari hasil data 2014 menuju 2015 menunjukkan grafik peningkatan terbaik,” jelas Arief Yahya di PATA Travel Mart 2016 di ICE, Kamis (8/9/2016).

Arief Yahya menuturkan Tiongkok terus naik satu peringkat di tahun 2016. “Ketika melihat seperti ini, maka untuk tahun depan Tiongkok akan menjadi raja buat wisman yang datang ke Indonesia. Artinya menjadi terbanyak ke Indonesia,” tambahnya. (Gabriel Bobby)

 

About author



You might also like

Heritage

Traveler tak Usah Ragu ke Bali

Wisatawan di Bali (Ist) Kondusif. Instagramable. Semakin menarik berwisata ke Pulau Dewata Bali, destinasi wisata terbaik dunia versi TripAdvisor 2017, yang direview oleh para travelers yang aktif comments di platform

Tourism

Wonderful Indonesia Rebut 2 Awards di Johannesburg

2 penghargaan untuk Wonderful Indonesia (Ist) Wonderful Indonesia rupanya tak hanya moncer di kawasan Asia Pasik dan Asia Tenggara saja. Di Afrika, kepak sayap national brand pariwsata Indonesia ini juga

Culture

Gandeng Perancis Menguntungkan Pariwisata Indonesia

Wisatawan asing, termasuk dari Perancis suka berkunjung ke sejumlah destinasi wisata di Indonesia (Ist)  Joint Working Group (JWG) Indonesia-Perancis merupakan salah satu hasil konkret dari nota kesepahaman (MoU) pariwisata antara

SightSeeing

UNWTO Puji Arief Yahya

Menteri Pariwisata Arief Yahya Sekretaris Jenderal United Nation World Tourism Organization (UNWTO) Taleb Rifai memuji kepintaran Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya membawa pariwisata Indonesia melompat lebih jauh. Profesor Architecture lulusan University

Cuisine

Menikmati Experience Baru Traveling Keliling Jakarta dengan Helicity

Helicity Tak bisa dipungkiri transportasi menjadi andalan wisatawan menuju destinasi wisata yang tersebar di Nusantara. PT Whitesky Aviation rupanya jeli menangkap peluang yang ada dalam sektor pariwisata Indonesia dengan memperkenalkan

Festival

Pesona ala Raja Ampat di Bukit Tuamese NTT

Bukit Tuamese (Ist) Bagi sebagian orang, mencapai Papua Barat untuk menyaksikan langsung kecantikan Raja Ampat barangkali masih sebatas impian. Kabar baiknya, mereka bisa ke Nusa Tenggara Timur (NTT) yang juga