Mendatangkan Wisman, RI Harus Belajar dari Thailand

menpar dan hadi

Menteri Pariwisata Arief Yahya (kiri) (Ist)

Mengurus pariwisata Indonesia, termasuk mendatangkan banyak wisatawan mancanegara (wisman) ternyata negeri ini harus belajar dari Thailand. Bukan dari negeri jiran Malaysia atau Singapura.

Tahun 2015 ini, kunjungan turis ke Negeri Gajah Putih tersebut diperkirakan mencapai angka 30 juta. “Thailand mendatangkan banyak turis Tiongkok. Mengapa? Karena ada banyak penerbangan langsung dari Tiongkok atau Hong Kong ke sana,” kata Menteri Pariwisata Arief Yahya dalam Jumpa Pers Akhir Tahun 2015 Kementerian Pariwisata di Jakarta, Rabu (30/12/2015).

Adapun Turis Tiongkok memang menjadi pasar pariwisata yang besar. AY, sapaan akrab Menteri Pariwisata bercerita kalau dirinya belum lama ke Thailand dan melihat banyaknya penerbangan langsung dari Hong Kong misalnya.

“Ada 25 penerbangan langsung dari Hong Kong ke Thailand. Indonesia hanya punya sembilan, ke Bali lima dan ke Jakarta empat. Tidak ada setengahnya, ya kalahlah,” paparnya. Selanjutnya, Thailand punya lima kantor Thailand Authority of Thailand (TAT) di luar negeri yang memudahkan untuk promosi wisata negara itu.

Sementara Indonesia belum bisa seperti Thailand saat ini. Kemudian Thailand sudah menggandeng beberapa artis internasional dan atlet-atlet ternama sebagai endorsement wisata. Seperti untuk mendatangkan turis asal Tiongkok, Thailand mengundang superstar Hong Kong, Michelle Yim Wai Ling.

“Rafael Nadal dan Novak Djokovic juga sudah diundang untuk bermain tenis di sana,” kata AY. Adapun Thailand juga tengah mempercantik bandara U-Tapao karena Bandara Suvarnabhumi dan Bandara Don Muang sudah overload.

Hal itu, untuk menjaga pelayanan yang nyaman dan maksimal terhadap turis. “Thailand malah sedang mempersiapkan diri menjadi destinasi nomor satu Sport Tourism di ASEAN pada 2016 mendatang. Kita harus belajar dari apa yang Thailand lakukan,” pungkas Menteri Pariwisata. (Gabriel Bobby)

About author



You might also like

Heritage

Berjuang Membawa NTT Menjadi Destinasi Utama Pariwisata

  Melchias Markus Mekeng (Ist) Indonesia memang tak bisa dipungkiri sudah dikenal sejak lama sebagai destinasi utama wisata dunia. Pesona wisata yang ada di negeri ini tak terbatas pada satu

Festival

Sumsel Manfaatkan Asia Triathlon 2017 Promosi Wisata Jaring Wisatawan

Kepala Dinas Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Sumsel Irene Camelyn Sinaga (kanan) berpose bersama Menteri Pariwisata Arief Yahya (Ist) Pemerintah provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) optimistis kunjungan wisatawan Nusantara dan turis asing

Festival

Mengintip ICE, Venue untuk PATA Travel Mart

Peserta berpose bersama di Nusantara Hall ICE BSD (Ist) Peserta Rakor MICE 2016 yang digelar Kementerian Pariwisata mendapat kesempatan untuk melihat venue MICE, seperti ICE (Indonesia Convention Exhibition) di Bumi

Tour Package

ITdBI 2016 Sukses Perkenalkan Pariwisata Banyuwangi

Tari Gandrung, tari khas Banyuwangi (Ist) Puncak penyelenggaraan International Tour de Banyuwangi Ijen (ITdBI) 2016 dinilai sukses dan lancar. Event kelas dunia di Banyuwangi, Jawa Timur sukses menghidupkan industri pariwisata

Airlines

‘Lombok Lebih Biru Dibanding Bali’

Bukit Malimbu Lombok (Dea) Lombok di Nusa Tenggara Barat dinilai lebih biru ketimbang Bali sebab Pulau Dewata kental dengan budaya yang mampu memikat hati turis asing maupun wisatawan Nusantara. Demikian

Festival

Ekspedisi Wisata Air Terjun di Sumsel

Air Terjun Temam Sumatera Selatan (Sumsel) tak hanya punya Sungai Musi. Bumi Sriwijaya juga dikenal memiliki wisata alam yang indah, yakni air terjun. Disela-sela meliput International Musi Triboatton 2016, patainanews.com