Mengemas Budaya Betawi dalam Puisi

halimah munawir

Halimah Munawir Anwar (Ist)

Keanekaragaman budaya khas Nusantara menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan ketika berkunjung ke berbagai destinasi wisata yang tersebar di Indonesia. Termasuk Budaya Betawi tentunya yang kini sudah diakui dunia berkat tangan dingin Zainudin yang biasa disapa bang Oding, tokoh Betawi yang dipercaya sebagai ketua BAMUS Betawi dan anggota DPRD.

Budaya Betawi yang terus menggeliat dan memoles bukan saja mengangkat seni tari dan kuliner melainkan juga seni berpuisi. Dalam rangka merayakan Hari Puisi Indonesia 2017 berkumpul para tokoh, seniman dan budayawan Betawi di Balai Condet Jakarta Timur, Sabtu (12/8/2017).

Mereka semua membawakan puisi. Diantaranya Rahmat Sadeli, Eki Pitung, Ustaz Felix, dan masih banyak lagi. Tak mau ketinggalan, Ketua BAMUS Oding pun ikut membawakan puisi. Bukan itu saja, seniman dan budayawan dari kaum perempuan pun tampil membawakan puisi.

Begitu pun dengan Halimah Munawir Anwar yang dikenal serius memajukan pariwisata Indonesia turut membaca puisi karya sendiri. Dan menurut Halimah Munawir Anwar, pentas puisi pun dapat dijadikan sebuah suguhan menarik bagi para turis.

“Tentu dengan kemasan yang menarik,” kata Halimah kepada patainanews.com. Dikatakan pula oleh Ketua Dewan Pembina I2PSB (Ikatan Perempuan Pecinta Seni dan Budaya Betawi) ini bahwa bersama para seniman dan budayawan Betawi, 12PSB akan menggelar hajat budaya buat konsumsi para turis yang datang ke Indonesia, khususnya Jakarta.

Menariknya berdasarkan pengamatan patainanews.com dalam acara tersebut di suguhkan minuman Bir Pletok dan kerak telur. Makanan dan minuman khas Betawi. (Gabriel Bobby)

Berikut puisi yang dibawakan Halimah Munawir Anwar:

Misteri Penari

Terpoles wajah dengan pupur tebal,
Alis bagai bulan sabit dan gincu merah merona.
Tangan gemulai menebas nebas kain
di ikuti liukan tubuh dan genderang gamang kromong
Hampir tiep malem
Namun waktu yang bergulir
Berselimut awan item,
Siapa tau tentang itu?

Lenggokan yang sempurne
Tepuk tangan riuh membahane
Diantara gemerlap lampu lampu,
Rintik air menetes di sele mate
Hidup dihantar angin
Siapa tau tentang itu?

Wahai…. Kuncup bunga mekar tiada harum cinte
Cinte putih seputih salju
Mengapa tak ada kumbang datang merajuk
Dimanakah salah?
Gemulai tari yang menggode?
Atau takdir yang tersurat?

Tiada yang tau
Kadang datang harap
Malaikat membawa terbang jauh…
Jauhhhhhh dan jauh
Namun bibir tetap menoreh senyum
Ase,
Rase,
Luke,
Itu misterimu.

Duren Sawit ’17
Halimah Munawir



About author



You might also like

Investments

Pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus Tanjung Semakin Cepat

Wisatawan di Tanjung Lesung (Ist) Tim Percepatan 10 Top Destinasi Prioritas, yang oleh Menteri Pariwisata Arief Yahya sering dijuluki ’10 Bali Baru’ semakin kencang. Menariknya setiap Minggu, tim yang dipimpin

Slideshow

WKB Dipercaya Panasonic

Yudika, pemilik WKB (kanan) Keberadaan Warteg Kharisma Bahari (WKB) semakiin diminati masyarakat, khususnya di wilayah Jabodetabek. Yudika, sapaan akrab Sayudi, pemilik WKB mengaku senang mendapat kepercayaan dari Panasonic. “WKB digandeng

Indonesiaku

PT Pelindo III Perhatikan Sesama

Ketua tim dr Urip Murtejo bersama tim dokter operasi Bintang memberikan penjelasan mengenai operasi tumor gusi yang diderita oleh Shinwan Bintang Wiratama (Ist) BUMN PT Pelabuhan Indonesia III bersama tim

SightSeeing

Segera ke Lombok untuk Menikmati Pergantian Tahun

Menteri Pariwisata Arief Yahya (kiri) dan General Manager d’Praya Lombok Hotel LA Hadi Faishal (Ist) Manajemen d’ Praya Lombok Hotel akan memberikan kenyamanan bagi wisatawan, baik domestik maupun turis asing

Travel Operator

Batik Wistara, Melestarikan Nilai Luhur Masa Keemasan Majapahit

Berita Foto: Kerajaan Majapahit yang ada di Jawa Timur begitu dikenal di Nusantara pada masanya. Sosok Gajah Mada pun begitu melekat dengan Kerajaan Majapahit. Dan, cerita budaya yang menarik, seperti

Slideshow

Revolusi Mental melalui GERAKAN1000 Hadir di Kepulauan Seribu

GERAKAN1000 di Kepulauan Seribu (Ist) Gerakan Nasional Revolusi Mental (GNRM) sebagai suatu gerakan sosial bagi bangsa Indonesia bertekad mewujudkan tertanamnya nilai-nilai luhur keIndonesiaan sesuai tiga pilar Trisakti. Revolusi Mental adalah