Mengintip Museum Bersama Jalan Jalan Indonesia

JJI jalan2.jpg.crdownload

JJI di Museum Fatahiillah (Ist)

Destinasi wisata di Indonesia begitu beragam sebab negeri ini dikenal begitu kaya dengan berbagai potensi wisata. Belum lagi didukung budaya khas Nusantara dan kearifan lokal yang tak pernah bisa dipisahkan dari pariwisata Indonesia.

Museum rupanya tak kalah menarik untuk menjadi pilihan ketika berlibur. Karenanya museum di kawasan Kota Tua Jakarta dipilih komunitas Jalan Jalan Indonesia (JJI) untuk mengenal lebih dekat Indonesia dan belajar sejarah negeri ini. Berkunjung ke Museum Wayang, Museum Fatahillah dan Museum Bahari pun ditetapkan pada Kamis (29/6/2017).

Panas terik mentari di Kota Tua tak membuat anggota JJI menyerah begitu saja. Mereka malah terlihat begitu semangat dan menikmati wisata yang tergolong murah itu. Irma Sustika, pendiri JJI mengaku senang bisa bersama anggota komunitas JJI belajar dan mengenal lebih dekat sejarah Indonesia dengan mengunjungi museum.

Irma, begitu ia biasa dipanggil selama ini juga dikenal sebagai CEO and Founder Womanpreneur Community (WPC). “Saya memilih museum-museum yang ada di kawasan Kota Tua karena JJI ingin belajar mengenai sejarah Indonesia juga mengenal lebih dekat heritage yang ada di Jakarta,” tuturnya.

Menariknya sejumlah anggota WPC juga bergabug dalam JJI. Berdasarkan pengamatan di lapangan beberapa diantaranya, yakni Inawati, ibunda Akeylanaraya Alyandina, desainer cilik yag namanya lagi naik daun lantaran hasil karyanya semakin diminati di Tanah Air dan Agustus mendatang diundang ke Rusia untuk ikut mempromsikan Indonesia di Rusia, dan Ayu Hermanu yang terpilih untuk ikut SheTrades Workshop: Digital Marketing and E-Commerce yang merupakan kerja sama ITC UN (International Trade Center United Nation) dengan Facebook Indonesia dan #SheMeansBusiness, serta didukung Australian Aid.

Lisa Arnida Lisapaly yang suka traveling dan motret untuk koleksi pribadi juga ikut dalam rombongan JJI. Dari kawasan Kota Tua, rombongan JJI yang masih tetap semangat menuju Rumah Si Pitung di Marunda untuk belajar budaya Betawi.

Irma menuturkan, JJI merencanakan kegiatan rutin untuk belajar sejarah negeri ini, seperti pada Agustus mendatang memanfaatkan momen HUT RI ke-72 akan ke Karawang, Jawa Barat untuk traveling sekaligus belajar sejarah di Candi Jiwa, dan rumah ‘penculikan’ Proklamator Bung Karno dan Bung Hatta di Rengasdengklok, Karawang.

Pastinya komunitas JJI juga melakukan foto bersama di sejumlah destinasi sambil mereka belajar di tiga museum dan di Rumah Si Pitung.  Ketika berada di tiga museum itu, tampak anggota JJI asyik mengamati koleksi yang ada. Seperti diketahui, Presiden Jokowi memasang target 20 juta wisatawan mancanegara berkunjung ke Indonesia hingga 2019 mendatang.

Karenanya pemerintah berupaya merealisasikan target Presiden Jokowi melalui Kementerian Pariwisata. Menteri Pariwisata Arief Yahya dengan lantang mengeluarkan pentahelix, yakni ABCGM (Academician, Business, Community, Government, Media).

Boleh jadi JJI dan WPC termasuk dalam pentahelix karena JJI dan WPC termasuk komunitas yang turur serta mendukung promosi pariwisata Indonesia hingga ke mancanegara. Sebagai upaya memperkuat pentahelix, Arief Yahya pun menyerukan spirit Indonesia Incorporated sehingga tecipta sinergi dalam mempromosikan pariwisata Indonesia dalam meningkatkan kunjungan wisatawan mancanegara ke negeri ini.

Ia juga berharap wisatawan Nusantara ketika datang ke suatu destinasi wisata di Tanah Air untuk memanfaatkan media sosial, seperti facebook, instagram, dan lainnya untuk menyebarkan keindahan Indonesia sebagai upaya ikut mempromosikan bumi Nusantara sehingga turis asing mengetahui dan tertarik untuk berlibur di negeri ini.

Dan, itu juga dilakukan komunitas JJI yang membagikan foto-foto mereka ketika berkunjung ke museum di facebook masing-masing. (Gabriel Bobby)



About author



You might also like

Heritage

Warga Lombok Dukung Wisata Halal

Emma Almusalli (Ist) Lombok yang ada di Nusa Tenggara Barat semakin percaya diri menjadi destinasi wisata halal di Indonesia. Sejak Pulau Seribu Masjid ini pada tahun lalu mencetak prestasi dunia yang membanggakan

SightSeeing

Semakin Dekat, 3 Hari Lagi PATA Travel Mart 2016

PATA Travel Mart 2016 (Ist) Sudah semakin dekat penyelenggaraan PATA Travel Mart 2016 di venue Indonesia Convention Exhibition (ICE) di BSD City, Banten. Tak terasa event pariwisata internasional ini yang akan

Destinations

Promosi Pariwisata dengan Memberikan Perhatian Lingkungan Hidup

Finalis Miss Earth Indonesia 2017 (Ist) Pariwisata dan lingkungan hidup sepertinya tak bisa dipisahkan. Dan, pada masa kini turis juga mulai memberikan perhatian mengenai kelestarian lingkungan hidup. Perhatian terhadap lingkungan

Cuisine

Natal 2017, Wisatawan Mancanegara Kunjungi Gereja Katolik Katedral Jakarta

Gereja Katolik Santa Perawan Maria Diangkat Ke Surga Katedral Jakarta Perayaan Natal 25 Desember 2017 di Jakarta tampak meriah dan membuat bahagia banyak orang. Bahkan, ada sejumlah wisatawan mancanegara (wisman) yang

SightSeeing

Pavilion Indonesia di PATA Travel Mart 2016 Menarik Perhatian

Menteri Pariwisata Arief Yahya (kedua dari kanan) memimpin media briefing PATA Travel Mart 2016 yang dihadiri wartawan media massa nasional dan media massa internasional dari berbagai negara (Ist) Menteri Pariwisata

Indonesiaku

Akhir Tahun, WKB Punya 140 Warteg

Kuliner khas WKB (Ist) Keberadaan Warteg Kharisma Bahari (WKB) semakin diminati masyarakat.  Ya, kuliner khas Tegal, Jawa Tengah ini semakin diminati masyarakat Indonesia. Buktinya disukai etnis lain, seperti dari Sumatera Utara