Menikmati dan Merawat Wisata Bahari

wwf dgn pata

President/CEO PATA Indonesia Chapter Poernomo Siswoprasetijo (batik biru) menjadi narasumber dalam acara WWF Indonesia (Ist)

Wisata bahari di Nusantara rupanya beragam. Tak hanya sebatas diving, snorkeling, dan lainnya namun juga penting untuk memerhatikan kelestarian alam di berbagai destinasi wisata bahari yang tersebar di negeri ini, mulai dari kawasan timur Indonesia hingga barat sebab negeri ini termasuk dalam wilayah Segitiga Karang yang memiliki potensi wisata bahari yang potensial yang bisa menarik minat wisatawan, termasuk turis asing berkunjung ke Indonesia.

Wisata bahari di Indonesia semakin berkembang, dan wisata bahari juga menjadi andalan pemerintah merealisasikan target Presiden Jokowi untuk bisa mendatangkan 20 juta wisatawan mancanegara ke negeri ini hingga 2019 mendatang.

Kini muncul kegiatan dengan minat khusus pada bahari. Kendati demikian tanpa disadari dalam setiap kegiatan pariwisata, termasuk wisata bahari berpeluang menimbulkan dampak negatif, antara lain kenaikan volume sampah, polusi, kerusakan terumbu karang, stres pada spesies, dan konflik kepemilikan lahan.

Adapun pariwisata bahari yang bertanggung jawab (Responsible Marine Tourism) merupakan konsep yang mendorong setiap wisatawan dan pelaku industri pariwisata untuk menimbang, mencermati, berkomitmen, serta mengambil langkah nyata mengurangi jejak-jejak negatif aktivitas pariwisata bahari yang dilakukan dengan tujuan mendukung gerakan konservasi di Indonesia.

“Hal yang mendasari praktik pariwisata bahari yang bertanggung jawab ini adalah dengan menempatkan prinsip keseimbangan dalam pengelolaan sumber daya alam, pengelolaan bisnis, dan kesetaraan manfaat bagi masyarakat lokal,” papar CEO WWF Indonesia Efransjah pada peluncuran Living Blue Planet Report dan penandatanganan Nota Kesepahaman Signing Blue di Jakarta, Rabu (16/9/2015).

Sebagai upaya mendukung kegiatan pariwisata bahari yang bertanggung jawab (Responsible Marine Tourism), maka WWF Indonesia melakukan inisiatif Signing Blue. Inisiatif Signing Blue ini merupakan upaya WWF Indonesia melestarikan potensi kelautan Indonesia yang telah rusak agar tidak bertambah parah sekaligus mengajak masyarakat untuk turut berpartisipasi dalam menjaga kelestarian bahari Indonesia.

Kegiatan ini melibatkan para pelaku kepariwisataan  mulai dari wisatawan dan penyedia layanan pariwisata untuk menerapkan pariwisata bahari yang mendukung gerakan konservasi di Indonesia. (Gabriel Bobby)

About author



You might also like

Travel Operator

Kunjungan Turis Malaysia akan Meningkat ke Lombok

Presiden Jokowi didampingi Menteri Pariwsata Arief Yahya (mengenakan Batik) (Ist) Sikap tegas yang disampaikan Presiden Jokowi saat peresmian Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pariwisata, Jumat 20 Oktober 2017 itu disambut gembira.

All About Indonesia

PT Pelindo III Borong Penghargaan Pelayanan Prima Sektor Transportasi

PT Pelindo III mendapat penghargaan dari Kementerian Perhubungan yang diserahkan langsung Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi (Ist)  Kinerja pelayanan PT Pelabuhan Indonesia III mendapat apresiasi dari Kementertian Perhubungan (Kemenhub).  Apresiasi

Culture

Menteri Pariwisata Siap Promosikan Pelni yang Dukung Pariwisata

Direktur Utama PT PELNI Insan Purwarisya L Tobing (kiri) bersama Menteri Pariwisata Arief Yahya (Ist) Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya mendukung upaya PT Pelayaran Nasional Indonesia (PELNI) dalam menyelenggarakan wisata

Destinations

Bukittinggi yang Instagramable

Walikota Bukittinggi Ramlan Nurmatias Pemerintah Kota Bukittinggi, Sumatera Barat terlihat serius mempromosikan kota kelahiran Sang Proklamator Bung Hatta sebagai destinasi wisata yang menarik yang ada di Sumbar untuk dikunjungi wisatawan

Slideshow

El John Indonesia Berharap Dukungan Kementerian Pariwisata di Pentas Dunia

Michelle Alriani (Miss Earth Indonesia 2017) yang berangkat menuju Miss Earth 2017 (kedua dari kanan), Revindia Carina (1st Runner-up Putri Pariwisata Indonesia 2017) (paling kiri) yang berangkat menuju Miss Global

Travel Operator

Prediksi Tren Travel Tahun 2020

Jangan ragu traveling tahun 2020 (Ist) Memasuki tahun baru dan dekade baru, kebutuhan, perilaku, dan keinginan wisatawan yang berkaitan dengan travel terus berubah. Saat ini dunia dan para penjelajahnya terus