Menikmati Hidup dengan Traveling

marischa-prudence
Marischka Prudence (Ist)
Marischka Prudence diketahui mulai dikenal menjadi travel blogger sejak 2012 silam.
Pada masa itu, meski belum seperti saat ini tren melancong sudah mulai terlihat dimana pameran wisata selalu penuh dikunjungi mereka yang berburu tiket murah.
“Media sosial, terutama Instagram, itu berpengaruh,” kata Prue dalam konferensi pers Zurich Insurance Indonesia Travel Insurance di Astindo Fair 2017 di Jakarta, Jumat (24/3/2017).
Adapun informasi, foto dan video destinasi wisata kini bertebaran di media sosial sehingga mendorong wisatawan untuk mendatanginya. 
Menurut Prue, tren melancong semakin pesat selama tiga tahun terakhir. Salah satu indikatornya adalah pameran wisata yang tak pernah sepi, dijejali orang-orang yang berburu tiket murah.
“Traveling jadi kebutuhan untuk orang-orang di kota besar untuk melepas stres,” ucapnya. Ia juga berbagi kiat bepergian yang menyenangkan namun tetap aman.
1. Anggaran
 
Buat perencanaan yang detail agar bisa menentukan berapa anggaran yang diperlukan. Jika ingin menghemat anggaran di bagian tiket, coba kunjungi pameran wisata dan beli tiket dari jauh-jauh hari sebelumnya. 
Soal penginapan, ada harga ada kualitas. Selain itu, Prue menegaskan bahwa estimasi anggaran tidak hanya meliputi tiket pesawat dan penginapan. 
Perhitungkan berapa ongkos transportasi dan biaya makan di tempat liburan. Misalnya Anda ingin mengunjungi Tokyo dan Kyoto di Jepang, cari tahu moda transportasi yang terbaik.
2. Jangan salah kostum
 
Busana adalah hal penting yang bisa menentukan suasana liburan Anda. Tempat wisata yang menyenangkan bisa jadi bencana kalau kita salah kostum. Cari tahu kondisi tempat yang akan dikunjungi, sesuaikan busana yang dibawa.
“Kalau di Raja Ampat pakai hak tinggi, hancur perjalanan,” dia mencontohkan.
3. Asuransi
Prue berpendapat orang Indonesia belum menganggap asuransi perjalanan sebagai hal wajib kecuali memang menjadi syarat pembuatan visa. Ia membuat hitungan sederhana. Menurut Prue, rata-rata orang Indonesia di kota besar bepergian selama dua kali dalam setahun. 
“Kalau beli travel insurance, enggak mahal bila dihitung itu untuk setahun,” katanya.
Prue selalu memakai asuransi perjalanan ketika tengah melancong ke luar negeri sebagai upaya berjaga-jaga. Risikonya bukan hanya soal keselamatan jiwa tapi hal sepele namun merepotkan seperti pembatalan keberangkatan, kehilangan bagasi atau paspor.
Salah satu temannya pernah kehilangan bagasi selama tiga hari saat bepergian ke negara yang sedang bersalju. Alhasil ia harus mengeluarkan lebih banyak uang untuk membeli busana yang sesuai dengan cuaca.
“Karena enggak asuransi, biaya liburannya jadi lebih mahal,” ujar dia.
Yang pasti, Prue menyarankan untuk memilih asuransi yang cocok dengan kegiatan Anda saat bepergian. Kemudian cari tahu seberapa besar nilai yang ditanggung asuransi. 
“Kalau saya misalnya mau scuba diving, harus pertimbangkan asuransi yang cover aktivitas itu,” katanya.  (Gabriel Bobby)

About author



You might also like

Nature

Semana Santa, Ritual Pekan Suci Paskah yang Datangkan Wisatawan

Ilustrasi Semana Santa (Ist) Larantuka di Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur kembali didatangi ribuan peziarah dari berbagai daerah dan bahkan dari luar negeri. Mereka datang untuk bergabung mengikuti perayaan

Investments

Orias Petrus Moedak Nakhoda Baru Pelindo III

Logo PT Pelindo III (Ist) Menteri BUMN Rini Soemarno melalui  Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) telah memutuskan pergantian Direktur Utama PT Pelabuhan Indonesia III. Efektif mulai 16 Mei 2016, Orias Petrus Moedak

Nature

Menjual Destinasi Maumere

Capa Resort Maumere (Ist) Manajemen PT Petrada Widya Radahasa sebagai holding company dari Capa Resort Maumere, Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT) mengajak pengusaha tour dan travel agent untuk ikut memperkenalkan

World Heritage

Pentingnya Sinergi Pentahelix Majukan Pariwisata Indonesia

Peserta Munas GIPI (Ist) Gabungan Industri Pariwisata Indonesia (GIPI) menyelenggarakan Musyawarah Nasional (Munas) I GIPI 2016 dengan tema ‘Penguatan Organisasi GIPI dalam Kolaborasi Pentahelix untuk Mencapai Target Kunjungan 20 Juta

SightSeeing

Go Digital Bisa Mengalahkan Malaysia

Menteri Pariwisata Arief Yahya (Ist) Menteri Pariwisata Arief Yahya bakal membawa Kementerian Pariwisata melompat jauh menuju target menjaring 20 juta wisatawan di 2019. Caranya dengan Go Digital. Jurus ini dibahas

Slideshow

Jababeka Bangun Mongolian Culture Center di Tanjung Lesung

Hasil karya kaligrafi Mongolia yang penuh seni memikat pengunjung Manajemen PT Jababeka Tbk diketahui tengah membangun Mongolian Culture Center di Tanjung Lesung, Banten yang akan beroperasi pada November mendatang. Hal terxebut