Menikmati Layanan Hotel Chanti Semarang yang Ramah

Deluxe King

Deluxe Room Hotel Chanti Semarang (Ist)

Semarang selama ini disebut sebagai destinasi wisata yang menarik sehingga banyak wisatawan Nusatara dan turis asing tertarik berkunjung ke destinasi wisata yang ada di Jawa Tengah ini.

Sebut saja Gereja Blenduk, dan Kampung Batik di kawasan Kota Lama, Lawang Sewu, dan Kelenteng Sam Poo Kong ada di Semarang. Budaya Jawa juga masih terasa kental di Semarang. Ya, pariwisata dan budaya selama ini saling melengkapi guna mendukung target Presiden Jokowi mendatangkan 20 juta wisatawan mancanegara ke Indonesia hingga 2019 mendatang.

Bahkan, Semarang juga sudah ditetapkan menjadi bagian Joglosemar (Jogja, Solo, dan Semarang) yang merupakan 10 destinasi wisata prioritas yang dikembangkan dan dipromosikan pemerintah atau yang lebih dikenal dengan nama 10 Bali baru.

Bagi wisatawan yang berkunjung ke Semarang saat ini tengah digelar Semarang Great Sale 2017. Selama berlibur di Semarang, turis bisa memilih menginap di Hotel Chanti Semarang, hotel bintang 4 pertama dibawah bendera Tentrem Hotel Management Indonesia (THMI).

Ketika berada di Semarang pada Sabtu (29/4/207) hingga Minggu (30/4/2017), patainanews.com merasakan layanan ramah yang diberikan Hotel Chanti Semarang. Kamar yang ditempati terasa nyaman. Begitu juga ketika menikmati sarapan pagi, terkesan ramah layanan yang diberikan Hotel Chanti Semarang.

Tampak juga wisatawan begitu banyak yang memutuskan untuk memilih menginap di Hote Chanti Semarag ketika traveler menikmati libur long weekend itu. Hotel Chanti Semarang diketahui juga ikut Senarang Great Sale 2017. Adapun Hotel Chanti Semarang memiliki 106 kamar dengan tiga tipe kamar yang berbeda. 

“Ada Deluxe Room, Premier Room dan Junior Suite. Fasilitas yang ada di Hotel Chanti Semarang, seperti Lobby Lounge and Bar, Layana Café and Restaurant, Swimming Pool, Samiya Spa terletak di area Lantai Lobby, Lantai Mezanine dan Diva Karaoke (18 room) di Lantai 3.

Hotel Chanti Semarang memiliki 4 ruang pertemuan, yang masing-masing berkapasitas mulai dari 20 orang hingga 200 orang di lantai 5. (Gabriel Bobby)

About author



You might also like

Culture

Kiprah Rancangan Aline dalam Jogja Fashion Rendezvous 2017

Rika Hermalin, desainer asal Semarang menyuguhkan Rancangan Aline dengan tema ‘Merona’ dalam Jogja Fashion Rendezvous 2017 (Ist) Jogja Fashion Rendezvous disebut sebagai upaya Yogyakarta menuju destinasi wisata fashion Indonesia. Karenanya

Destinations

Batik Khas Tanjung Lesung

Proses pembuatan batik khas Tanjung Lesung (Ist) Kabupaten Pandeglang, Banten yang memiliki ikon badak cula satu selama ini dikenal dengan sejumlah tempat wisata alam, seni tradisional dan kebudayaan lokal sehingga

Cuisine

Sulawesi Tenggara Gencarkan Promosi Pariwisata di Paris

Pariwisata Perancis promosi di Paris (Ist) Sebanyak 20 tur operator Perancis akan hadir dalam acara promosi pariwisata bertajuk Célèbes Sud Est : Plongez dans l’inexploré’ pada 11 Juli mendatang bertempat

Airlines

WPC Dorong Pertumbuhan Pariwisata Indonesia

Irma Sustika (Ist) Womanpreneur Community (WPC) diketahui ikut mendorong pertumbuhan pariwisata di Indonesia melalui budaya khas Nusantara dan kearifan lokal yang dimiliki negeri ini. Hal tersebut dikatakan Irma Sustika, CEO

Culture

Berbagi Cerita tentang Lasem

Wartawan kompas.com Wahyu Adityo Prodjo (Ist) Lasem yang ada di Jawa Tengah selama ini dikenal dengan batik. Menariknya potensi pariwisata dan budaya di Lasem sudah lama dikenal wisatawan dan mengenai Lasem

All About Indonesia

PWI Lakukan Diplomasi Pers ke China Bahas Sejumlah Isu Penting Dua Negara dan Keamanan Kawasan

Delegasi PWI ke Tiongkok (Ist) Delegasi Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) berangkat ke Republik Rakyat China untuk melakukan serangkaian pembicaraan, baik dengan partner Persatuan Wartawan Tiongkok (All China Journalist Association/ACJA), media