Menikmati Secangkir Kopi Khas Nusantara, Mengangkat Derajat Petani Kopi Indonesia

kopi Indonesia

Rayakan Hari Kopi Internasional 2016 di Indonesia (Ist)

1 Oktober 2016 bertepatan dengan peringatan Hari Kopi Internasional 2016, dan menikmati secangkir kopi khas Nusantara akan mengangkat derajat petani kopi Indonesia.

Ya, tak bisa dipungkiri kopi menjadi salah satu kuliner khas Indonesia yang begitu diminati banyak orang, termasuk masyarakat dunia. Diah Ayu Olif, seorang pengamat kopi menuturkan, kopi Indonesia dikenal banyak manfaatnya.

“Ketika berhadapan dengan para petani kopi, perempuan desa, tanah, kebun, binatang, masuk-keluar hutan, termasuk jalan ke lokasi perkebunan yang jauh dan sulit, belum lagi sering menemui beberapa kejadian magis di setiap perjalanan tidak pernah membuat saya terpikir menghentikan langkah memperjuangkan kopi Indonesia. Hal tersebut tidak membuat langkah saya surut untuk turut serta dalam memperjuangkan dan mengangkat petani kopi dan kopi Indonesia supaya lebih dihargai oleh kita sebagai masyarakat Indonesia dan dunia, termasuk memberikan edukasi kepada masyarakat bahwa kopi asli Indonesia itu ketika dikonsumsi tidak akan menimbulkan bahaya buat kesehatan dan tubuh, bahkan banyak sekali manfaatnya,” urainya ketika dihubungi patainanews.com, Sabtu (1/10/2016).

Perempuan berparas cantik ini mengaku puas melakukan semua itu demi kopi Indonesia semakin dikenal di dunia. “Diluar itu semua saya merasa jauh lebih bahagia setelah merasakan semua pengalaman ini. Padahal di dalam kegiatan ini saya tidak dibayar dengan nilai uang, yang jumlahnya besar dan bisa saya dapatkan dengan mudahnya didalam bisnis saya yang lain tapi di sini saya bisa banyak belajar, bisa lebih belajar menghargai orang, menghargai alam, lingkungan dan menghargai peranan petani kopi di balik minuman kopi yang kita minum setiap harinya,” tuturnya.

Diah yang seorang coffee lover ini menjelaskan, mengingat tidak ada satu pun orang yang mempunyai cita-cita menjadi seorang petani kopi. “Jawabannya bisa ditebak, karena profesi petani kopi itu tidak keren, dibayar murah, kotor, capek dan nggak nyaman. Tapi dibalik semua itu petani kopi yang menguras keringat untuk menghasilkan kopi yang kita seduh setiap hari. Hutan, bukit curam dan licin yang ditempuh hanya utk mengambil buah kopi, sambil membawa parang, keranjang dan sepatu boot. Pengalaman saya yang melihat perjuangan mereka langsung mengundang decak kagum saya, melihat mereka begitu mengagumkan bekerja dengan gigihnya tanpa hampir satu orang pun di media sosial tahu, mereka tidak pernah melakukan posting foto atau pun selfie seperti kita hanya supaya terlihat kerja kerasnya mereka dan minta untuk dihargai,” paparnya.

Karenanya, lanjutnya, dirinya bersama tim misi jelajah Petani Kopi Indonesia Dompet Dhuafa berada di sini untuk menyampaikan apa yang mereka tengah perjuangkan di tengah bukit tersebut, demi rasa cinta mereka terhadap keluarga dan warisan tanah leluhur mereka.

“Selamat Hari Kopi Sedunia yang bertepatan juga dengan Hari Kesaktian Pancasila.¬†Petani kopi adalah pahlawan yang tidak terlihat oleh kita tapi bisa dirasakan kehadirannya di dalam setiap biji kopi yang kita minum,” ujarnya.

Diah dengan penuh semangat menuturkan, jayalah selalu petani kopi dan kopi Indonesia dan selalu ada cinta dibalik kopi Indonesia. (Gabriel Bobby)

About author



You might also like

Heritage

Tomohon Incar Turis Tiongkok

Launching Tomohon International Flower Festival (TIFF) 2017 (Ist) Sulawesi Utara kini diminati wisatawan Tiongkok. Karenanya Tomohon yang juga ada di Sulawesi Utara akan ikut serta mendukung upaya Sulawesi Utara menjaring turis

Cuisine

Wonderful Indonesia Menyapa Marseille

Taksi di Marseille mempromsikan destinasi wisata Indonesia (Ist) Womderful Indonesia¬†menyapa ‘Les Marseillais’, sebutan bagi penduduk kota Marseille, Perancis bagian Selatan, serta para wisatawan asing di kota Marseille. Gambar destinasi wisata

Hotel

Wisata Halal Genjot Kunjungan Wisman ke Lombok

Wisatawan asing menyatu dengan masyarakat setempat di Gili Trawangan, Lombok (Ist) Sejak Lombok di Nusa Tenggara Barat pada tahun lalu mencetak prestasi dunia yang membanggakan Indonesia di Abu Dhabi, Uni

World Heritage

Festival Border Aruk Mendulang Wisman Malaysia

Suasana Festival Border Aruk (Ist) Ibarat mesin diesel. Semakin lama kian mantap. Itulah hasil nyata kerja Menteri Pariwisata Arief Yahya menggeber Festival Wonderful Indonesia (FWI) di perbatasan, Aruk, Sambas, Kalimantan

Nature

MICT Sepakati Bisnis US$400 Juta

Menteri Pariwisata Arief Yahya menjadi salah satu panelis ‘Redifining The Role of Goverment in Developing New Tourist Destination’ dalam rangkaian kegiatan Manado International Conference on Tourism Investment di Sintesa Peninsula

Nature

Keraton Kasepuhan Dukung Mata Sunyaragi 2017

Gua Sunyaragi (Ist) Sultan Sepuh XIV Keraton Kasepuhan Cirebon PRA Arief Natadiningrat mendukung penyelenggaraan Mata Sunyaragi 2017 yang akan digelar di Gua Sunyarangi, Cirebon, Jawa Barat. “Keraton Kasepuhan Cirebon mendukung