Menjual Destinasi ‘Bunyi’ Indonesia ke Mancanegara

korg nih

‘KORG Bagimu Negeriku Melestarikan Tradisi dengan Cara yang Tidak Tradisional’ (Ist)

Indonesia selama ini dikenal kaya akan beragam potensi wisata dan itu memang sudah terbukti. Negeri ini tak hanya dikenal dengan pariwisata, namun juga berbagai budaya yang menarik melengkapi khazanah daya tarik bagi wisatawan mancanegara (wisman) untuk berkunjung ke Indonesia.

Ya, tak hanya wisata bahari, wisata kuliner, wastra tradisional, seperti batik dan songket yang memikat hati lantaran negeri ini rupanya memiliki keanekaragaman hayati dan kearifan lokal yang menjadi daya tarik tersendiri untuk wisman selama mereka ada di Indonesia.

Seperti diketahui, destinasi wisata di Nusantara tersebar dari kawasan timur Indonesia, seperti Raja Ampat hingga wilayah barat negeri ini, seperti Palembang.

Musik tradisional Indoneia tak kalah menarik sebab diminati turis asing ketika mereka berlibur ke Indonesia. Bahkan, ada orang bule yang datang ke Indonesia hanya untuk mencari alat musik tradisional khas negeri ini lantaran alat musik Indonesia memang menarik bagi mereka.

“Pernah ada beberapa orang bule datang ke Indonesia, khususnya ke Yogyakarta ke tempat saya untuk membeli alat musik khas Indonesia, seperti Sape Kalimantan,” tutur Putut Prabu dari Tabubu Ethnic Music ketika ditemui patainanews.com di sela ‘KORG Bagimu Negeriku Melestarikan Tradisi dengan Cara yang Tidak Tradisional’ di Galeri Indonesia Kaya, Jakarta (20/4/2016).

Adapun ‘KORG Bagimu Negeriku’ ikut melestarikan alat musik tradisional Indonesia dengan cara yang tidak tradisional. Sementara Wiwie GV berharap kedepannya akan ada destinasi ‘bunyi’ khas Indonesia yang ditetapkan pemerintah yang bisa dipromosikan ke mancanegara karena selama ini turis asing juga tertarik dengan alat musik Nusantara.

Pada kesempatan itu hadir juga Dwiki Dharmawan dan Krakatau Ethno. (Gabriel Bobby) 

 

About author



You might also like

Culture

Menteri Pariwisata Dorong Atambua Terus Kembangkan Cross Border Tourism

Menteri Pariwisata Arief Yahya di Kota Atambua (Ist) Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya melakukan kunjungan kerja ke Nusa Tenggara Timur, tepatnya di Kota Atambua, Kabupaten Belu. Dalam kunjungan selama dua

Tourism

Indonesian Contemporary Art & Design

ICAD 2015 di grandkemang Hotel (Ist) Perhelatan kolaborasi desain dan seni kontemporer terbesar, Indonesian Contemporary Art & Design (ICAD), kembali hadir mulai 28 Oktober hingga 30 November 2015. Sejak awal,

Festival

Menteri Pariwisata Apresiasi Industri Pariwisata Lombok

Menteri Pariwisata Arief Yahya (Ist) Menteri Pariwisata Arief Yahya memberi apresiasi buat para pelaku industri pariwisata di Lombok yang tergabung dalam berbagai asosiasi. Ya, mereka kompak dan tanggap terhadap bencana.

All About Indonesia

Pelindo III Bantu Penumpang Batal Berangkat

Penumpang KM Selvi Pratiwi (Ist) Dibatalkannya keberangkatan penumpang KM Selvi Pratiwi menuju Masalembo, salah satu pulau di wilayah Madura mendorong PT Pelindo III turut membantu angkutan pelayaran kapal tersebut dengan

Slideshow

Kesempatan Berharga untuk Trade Visitors Kunjungi PATA Travel Mart 2016 di ICE

Trade visitors bisa mengunjungi PATA Travel Mart 2016 di ICE di BSD City, Banten (Ist) PATA membuka kesempatan bagi para trade visitor yang ingin melihat langsung PATA Travel Mart 2016

Travel Operator

Riau Serius Garap Pariwisata

Festival Bakar Tongkang di Riau (Ist) Riau selama ini dikenal sebagai salah satu daerah penyumbang minyak dan gas (migas) terbesar di Indonesia setelah Kalimantan. Belakangan, migas tidak lagi menjadi primadona