Menteri Pariwisata akan Meresmikan TIC

WhatsApp Image 2017-06-16 at 09.52.14

Menteri Pariwisata Arief Yahya (kiri) (Ist)

Menteri Pariwisata Aroef Yahya memastikan akan meresmikan Tourist Information Center (TIC) di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta.

Hal tersebut disampaikan Arief Yahya kepada wartawan dalam buka puasa bersama dan silaturahmi Menteri Pariwisata dan forum wartawan pariwisata (Forwapar) di Jakarta, Selasa (26/6/2017). Ia menjelaskan bahwa telah dilakukan soft launching keberadaan Tourist Information Center (TIC) di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta, Senin (19/6/2017).

Sebelumnya Deputi Pengembangan Pemasaran Pariwisata Nusantara Kementerian Pariwisata Esthy Reko Astuti kepada patainanews.com di Jakarta, Senin (19/6/2017). Esthy menjelaskan keberadaan TIC akan banyak membantu traveler, termasuk wisatawan mancanegara (wisman) yang membutuhkan informasi mengenai pariwisata Indonesia ketika wisman berkunjung ke negeri ini.

“TIC adalah layanan digital yang memanfaatkan teknologi dalam memberikan informasi kepada wisatawan mancanegara ketika mereka datang ke Indonesia. TIC membuat pariwisata Indonesia dikelola secara cerdas sehingga bisa memudahkan wisatawan mancanegara mendapat informasi mengenai pariwisata Indonesia,” tutur Deputi Pengembangan Pemasaran Pariwisata Nusantara Kementerian Pariwisata Esthy Reko Astuti kepada patainanews.com di sela-sela buka puasa bersama Putri Pariwisata Indonesia 2016 Lois Merry Tangel dengan anak-anak panti asuhan di Jakarta, Senin (19/6/2017).

Esthy menjelaskan bahwa telah dilakukan soft launching TIC di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hata, Senin (19/6/2017). “Nanti akan dilakukan grand launching TIC oleh Menteri Pariwisata Arief Yahya,” katanya. Ia mencontohkan, wisatawan asal Tiongkok yang memanfaatkan TIC di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta akan dipandu dalam bahasa Mandarin dalam mencari informasi mengenai pariwisata Nusantara. 

Jadi, lanjutnya, TIC tidak hanya dengan bahasa Inggris namun dilengkapi bahasa lain dari berbagai negara sehingga memudahkan beragam wisman yang berkunjung ke Indonesia. Adapun TIC merupakan hasil kerja sama antara PT Angkasa Pura II, Kementerian Pariwisata dan Kementerian Perhubungan untuk menghadirkan layanan digital.

Tourist Information Center terdiri dari beragam konten berupa destinasi pariwisata di Indonesia, terutama yang terkait dengan branding Wonderful Indonesia dan Pesona Indonesia. (Gabriel Bobby)




About author



You might also like

Slideshow

Masyarakat Lombok Dukung World Halal Travel Awards 2015

LA Hadi Faishal (Ist) Masyarakat pariwisata Lombok di Nusa Tenggara Barat (NTB) menaruh perhatian khusus dan mendukung sepenuhnya Lombok menjadi Best World Halal Travel Awards 2015. “Ini merupakan salah satu

Heritage

Koleksi Batik Bertabur Kupu-Kupu

Batik Lindy Ann (Ist) Batik Lindy Ann memastikan hadir di Citos, Jakarta dengan koleksi batik pesisir dan batik mega mendung bertabur kupu-kupu. Adapun koleksi batik pesisir dan batik mega mendung

Investments

Terminal Petikemas Surabaya Bantu Nelayan Pesisir

Bantuan reefer container (Ist) PT Terminal Petikemas Surabaya (TPS) berupaya membantu meningkatkan taraf hidup nelayan tradisional dan masyarakat pesisir di Pantai Prigi melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) dengan menghibahkan dua unit reefer container dengan ukuran masing-masing 20 Feet untuk nelayan di Pantai prigi, desa Tasikmadu gedung single cold storage milik Pemkab Trenggalek  Jawa Timur. “Ini adalah salah satu upaya kami agar  hasil produksi nelayan di Pantai Prigi dapat tetap fresh dan memiliki harga jual yang kompetitif di pasaran, dimana ujungnya semoga dapat meningkatkan kesejahteraan di wilayah ini,” kata President Director TPS Dothy disela-sela serah terima hibah dua unit reefer container ke Pemkab Trenggalek. Apalagi, secara demografi ribuan warga Kecamatan Watulimo Kabupaten Trenggalek mayoritas bermata pencaharian sebagai nelayan tradisional dan selama ini pengawetan ikan yang digunakan masyarakat Pesisir Prigi adalah pendinginan dengan es dan pemindangan yang seringkali tidak mampu mengcover semua produksi perikanan karena jika musim baik dalam sehari para nelayan dapat menangkap ikan 100 hingga 200 ton ikan yang terdiri dari ikan layur, ikan tuna, dan ikan tongkol.  Dengan latar belakang itulah, TPS bersama Universitas Negeri Malang tertarik untuk membantu sesama, agar para nelayan dapat menyimpan ikan hasil tangkapan dan kapanpun nelayan mau menjual atau memprosesnya dulu tanpa harus khawatir ikannya menjadi tidak fresh dimana harga jualnya rendah. “Semoga dengan hadirnya dua unit reefer container dapat membantu para nelayan, dan kami berharap agar para nelayan dapat ikut menjaga, merawat, dan mempergunakan sebagaimana mestinya, juga memperhatikan cara penggunaan agar kontainernya awet dan bisa dipergunakan dalam jangka waktu yang lama. Kita sama-sama di matra laut harus berjaya di dunia maritim.” tutup Dothy dalam siaran pers yang diterima patainanews.com, Kamis (22/12/2016). Pada kesempatan itu turut hadir Bupati Kabupaten Trenggalek Emil Elestianto Dardak beserta jajaran SKPD di lingkungan Kabupaten trenggalek, Rektor Universitas Negeri Malang, Prof Dr Achmad Rofi’udin, Komisaris TPS, Eko Harijadi, dan para nelayan di pantai prigi. Bupati Trenggalek Emil dalam sambutannya menuturkan, “inilah salah satu wujud sinergi yang sangat baik dari dunia akademisi, usaha, dan pemerintah. Kalau bisa sinergi seperti ini, niscaya para nelayan nantinya bisa memiliki kehidupan yang lebih layak. Karena jika hasil melimpah, nelayan tidak perlu menjualnya dengan harga yang sangat murah pada saat itu. Tinggal disimpan dulu di cold storage sambil menunggu harga ikan stabil dan kualitas ikan juga tetap terjaga. Semoga tidak hanya sampai disini, kedepan kita bisa bersinergi lagi demi memajukan kehidupan masyarakat yang masih membutuhkan pada umumnya”.

Culture

Indonesia Bidik Turis Mongolia

Peresmian Mongolian Tourism Information Center (Ist) Manajemen PT Banten West Java (BWJ) optimistis wisatawan asal Mongolia akan tertarik berkunjung ke Indonesia, termasuk menikmati keindahan Tanjung Lesung yang ada di Banten.

Slideshow

Terminal 3 Ultimate Jadi Tourism HUB Airport

Direktur Utama PT Angkasa Pura II Budi Karya Sumadi yang kini dipercaya Presiden Jokowi menjadi Menteri Perhubungan (kiri) bersama Menteri Pariwisata Arief Yahya (Ist) Menteri Pariwisata Arief Yahya belum lama

World Heritage

Ke Tanjung Lesung, Jangan Lupa Beli Batik

Berita Foto Batik khas Tanjung Lesung (Ist)