Menteri Pariwisata Berikan Pembekalan Finalis Putri Indonesia 2018

WhatsApp Image 2018-03-05 at 21.15.44

Menpar Arief Yahya memberikan pembekalan kepada finalis Putri Indonesia 2018 (Ist)

Menteri Pariwisata Arief Yahya memberikan pembekalan kepada para finalis Putri Indonesia 2018 di Hotel Grand Sahid Jaya, Senin, 5 Maret 2018.

Menpar Arief memberikan pembekalan kepada 39 finalis Putri Indonesia dari seluruh provinsi di Indonesia. Adapun Menpar Arief didampingi Staf Ahli Menpar Bidang Multikultural Esthy Reko Astuti dan Kepala Biro Komunikasi Publik Sekretariat Kemenpar Guntur Sakti.

Dalam pembekalannya, Menteri Pariwisata Arief Yahya mengatakan bahwa sektor unggulan Indonesia adalah Pariwisata. Kata Menpar Arief, untuk mengalahkan negara-negara lain di bidang yang sudah kuat sulit Indonesia untuk terus melawannya.

Karenanya Menpar Arief berharap kepada Putri Indonesia agar bisa ikut memenangkan persaingan Indonesia di mata dunia. “Mengalahkan China di manufacturing sudah sulit, untuk mengalahkan Thailand di pertanian juga sulit, namun kita bisa mengalahkan mereka semua dengan pariwisata,” kata Menpar Arief Yahya kepada seluruh calon Putri Indonesia 2018. 

Menteri asli Banyuwangi itu juga memberikan pembekalan kepada seluruh calon putri Indonesia untuk bisa bersaing dengan cara yang harus cermat dengan negara lain. “Kenali musuhmu, kenali dirimu maka kamu akan memenangkan peperangan. Strategi ini yang bisa membuat bangsa kita menjadi pemenang,” kata Menpar Arief dalam siaran pers yang diterima patainanews.com.

Menpar Arief juga mengatakan bahwa Presiden Jokowi sudah menetapkan pariwisata menjadi core bisnis Indonesia. “Nah untuk bisa merealisasikan itu, kita harus maju serentak, maka kita akan menang,” katanya. Menpar Arief juga memberikan pembekalan bahwa saat ini dalam mempromosikan Indonesia harus ikut dengan perkembangan zaman.

“Yaitu dengan cara Go Digital, maka kita akan bisa bersaing. Digital itu sekarang sudah sebuah kenyataan,” ucapnya. Menpar Arief juga menekankan kepada para calon Putri Indonesia itu agar paham dengan kondisi anak muda saat ini dimana saat ini anak-anak muda yang biasa disebut dengan anak zaman now sangat butuh pengakuan sebagai eksistensi bagi dirinya di media sosial. 

“Yang biasa disebut dengan Esteem Economy, hal ini juga perlu kalian ketahui bahwa sudah dilakukan oleh Generasi Pesona Indonesia di dunia pariwisata. Destinasi Digital yang dibuat oleh temen-temen Genpi, yaitu pasar-pasar semuanya meledak, dan heboh, bahkan menguntungkan,” kata Menpar Arief bercerita.

Ia juga meminta kepada para calon Putri Indonesia 2018 untuk mengenal 10 Bali Baru atau biasa juga disebut dengan 10 Destinasi Prioritas. “Dan calon putri Pariwisata semua harua tahu, bahwa pariwisata itu semakin dilestarikan maka semakin mensejahterakan,” urainya.

Sementara Ketua Dewan Pembina Yayasan Putri Indonesia Putri Kus Wisnu Wardani mengucapkan terima kasih atas kehadiran Menpar Arief Yahya di acara pembekalan Putri Indonesia. Apa yang diungkapkan Menteri Aroef dengan aktifnya tanya jawab para calon Putri Indonesia bisa membuka wawasan tentang Pariwisata.

“Apa yang disampaikan bapak Menteri Pariwisata sangat berbobot,” kata Putri. Ketua Dewan Pembina Yayasan Putri Indonesia itu mengatakan, beberapa pembekalan pun diberikan kepada para finalis. “Untuk berperan aktif menjadi jembatan, sebagai Putri Indonesia, bagaimana mengembangkan daerahnya nantinya, terutama kaitannya dengan pariwisata Indonesia,” kata Putri Kus Wisnu Wardani.

Putri menambahkan, nantinya mereka diharapkan bisa menjadi jembatan program pemerintah pusat dengan di daerah. Selain itu, pembekalan ini juga ditujukan bukan hanya mencari perempuan yang cerdas, berpenampilan menarik, dan berperilaku baik saja.

Namun juga perempuan yang memiliki kepekaan seputar masalah ekonomi dan industri nasional. “Seperti industri pariwisata dan kreatif. Saat mereka balik ke daerah bisa dorong pariwisata daerahnya. Mereka bisa bekerja sama dengan pemerintah daerah masing-masing,” tukas Putri.

Putri menjelaskan, sebelum berkompetisi, para kontestan juga menjalani karantina selama lebih kurang satu bulan. Pada masa karantina, para kontestan akan mengikuti rangkaian kegiatan mulai dari pembekalan etika berbusana, bertata rias hingga public speaking.

Malam puncak grand final pemilihan Puteri Indonesia 2018 akan diselenggarakan Jumat, 9 Maret 2018 di Plenary Hall, Jakarta Convention Center. Selain mahkota Putri Indonesia, Putri juga menjelaskan bahwa akan ada beberapa gelar yang akan diberikan. (Gabriel Bobby)

About author



You might also like

Heritage

Sepur Kluthuk Jaladara, Pesona Wisata Solo

Wisatawan berpose di depan Sepur Kluthuk Jaladara (Ist) Destinasi wisata Joglosemar (Jogja, Solo, Semarang) dikenal begitu kaya pesona wisata, budaya, dan kearifan lokal. Menariknya Joglosemar termasuk dalam 10 Bali baru

Airlines

Cerita PATA Travel Mart 2016 Tentang Pariwisata Indonesia

PATA Travel Mart 2016 (Ist) Perahu Phinisi ‘berlayar’ pada Pacific Asia Travel Association (PATA) Travel Mart 2016 di Indonesia Convention Exhibition (ICE), di BSD City, Banten. Perahu itu adalah stan

Tourism

Status Gunung Agung Tetap, Bandara Ngurah Rai Normal

Menteri Pariwisata Arief Yahya bersama wisaawan mancanegara di Bali (Ist) Pulau Dewata, Bali masih tetap aman meski ada aktivitas Gunung Agung yang sempat mengeluarkan abu hitam, Selasa, 21 November 2017.

Tour Package

Restoran Wonderful Indonesia Dibuka di Luoyang

Deputi Pengembangan Pemasaran Mancanegara Kemenpar I Gde Pitana meresmikan Restoran Wonderful Indonesia di Luoyang, Tiongkok (Ist) Restoran Wonderful Indonesia hadir di Luoyang, Provinsi Henan, China. Deputi Pengembangan Pemasaran Mancanegara Kemenpar

Nature

Keraton Kasepuhan Cirebon Sambut Bandara Kertajati

Pendaratan perdana pesawat Kepresidenan Republik Indonesia BBJ-2 yang membawa Presiden Jokowi di Bandar Udara Internasional Kertajati, Majalengka, Jawa Barat (Ist) Sultan Sepuh XIV PRA Arief Natadiningrat Keraton Kasepuhan Cirebon menyambut

World Heritage

Joey Alexander, Pianis Muda Promosikan Indonesia di Pentas Dunia

Joey Alexander (Ist) Lahir di Bali, 25 Juni 2003 silam, pianis Joey Alexander kali pertama berkenalan dengan jazz melalui ayahnya, dimana ia mendengarkan berbagai lagu klasik dari seluruh koleksi ayahnya.