Menteri Pariwisata Manfaatkan Teknologi Pantau Wisatawan

pak AY

Menteri Pariwisata Arief Yahya (Ist)

Seiring perkembangan zaman, teknologi pun semakin canggih. Karenanya pemerintah memanfaatkan teknologi, seperti mengetahui posisi wisatawan melalui nomor ponsel untuk mengikuti pergerakan wisatawan Nusantara dan wisatawan asing selama mereka berkunjung ke berbagai destinasi yang ada di negeri ini.

“Kami menggunakan teknologi yang bisa mengetahu posisi wisatawan melalui nomor ponsel mereka,” kata Menteri Pariwisata Arief Yahya dalam pemaparan kerja sama penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) tentang Pemanfaatan Data Keimigrasian dalam rangka Akselerasi Pembangunan Kepariwisataan dan Perjanjian Kerja Sama tentang Dukungan Data Keimigrasian dalam rangka Akselerasi Pembangunan Kepariwisataan di Jakarta, Selasa (19/7/2016).

Ia menuturkan bahwa kini sudah masuk era digital sehingga pariwisata Indonesia juga memanfaatkan digitalisasi yang ada.

Sebelumnya AY, sapaan akrab Menteri Pariwisata pun menggandeng Google untuk melakukan kerja sama guna mempromosikan pariwisata Indonesia di mancanegara.

Rencana itu dibahas dalam pertemuan Menteri Pariwisata Arief Yahya dengan Co-Founder Google Sergey Brin di Jakarta (28/12/2015).

Kerja sama dilakukan dalam bentuk publikasi dan promosi ‘Wonderful Indonesia’ di media online internasional tersebut. Bagi AY, sapaan akrab Menteri Pariwisata, promosi dalam media digital memang menjadi kebutuhan masa kini seiring kemajuan zaman dan kecanggihan teknologi. 

Belum lagi AY juga mendorong promosi melalui berbagai media sosial, seperi facebook dan twitter. AY juga dalam berbagai kesempatan menjelaskan kepada pers bahwa pentingnya melakukan promosi pariwisata nasional di berbagai jenis media massa nasional, termasuk media online.

Tak hany itu, AY menuturkan bahwa Kementerian Pariwisata mendukung Pokemon GO. Seperti diketahui, demam pokemon GO yang tengah melanda di masyarakat ternyata dianggap positif jika dilihat dari sektor pariwisata.

Menteri Pariwisata Arief Yahya bahkan mendukung jika permainan ini dimanfaatkan untuk mendorong gairah pariwisata Indonesia.

“Pemerintah umumnya normatif. Biasanya yang keterlaluan memang dilarang. Kalau saya biasa saja. Kalau main-main, ya main. Saya setuju dengan adanya pokemon. Dari segi Kemenpar ini menguntungkan,” urainya kepada pers di sela-sela Halal Bi Halal Kementerian Pariwisata di Jakarta, Senin (18/7/2016).

Ia menjelaskan bahwa pokemon menguntungkan jika bisa menunjukkan destinasi pariwisata Indonesia. “Apalagi jika diberikan reward dan publikasi,” urainya. (Gabriel Bobby)

 

About author



You might also like

Airlines

Pigijo Siap Bantu Pemerintah Datangkan Wisatawan Mancanegara ke Indonesia

Claudia Ingkiriwang, co founder blog.pigijo.com (tengah) Komunitas Pigijo yang memberikan informasi pariwisata Indonesia secara keseluruhan dalam blog.pigijo.com, blog traveling menyatakan siap untuk ikut serta membantu pemerintah dalam upaya mendatangkan wisatawan

Airlines

Promosi itu Penting dalam Pariwisata

Ilustrasi turis asing di Pantai Kuta, Bali (Ist) Pantai Kuta di Kabupaten Badung, Bali adalah salah satu pantai yang tersohor di dunia lantaran setiap musim liburan, wisatawan domestik maupun mancanegara

Travel Operator

‘Kita Beragam Sekaligus Bersatu dalam Busana Nusantara’

Menteri Pariwisata Arief Yahya berpose bersama di Kementerian Pariwisata (Ist) Ada yang spesial dari peringatan HUT RI ke-72 di halaman Gedung Sapta Pesona, Kementerian Pariwisata. Menteri Pariwisata Arief Yahya dan

Tourism

Pelaku Bisnis Pariwisata Lombok Apresiasi Pemprov NTB

General Manager d’Praya Lombok Hotel LA Hadi Faishal (kiri) dengan wisatawan remaja dari Republik Czech (kanan) Keberhasilan pariwisata di Lombok, Nusa Tenggara Barat tak bisa dilepaskan dari peran pemerintah provinsi (Pemprov)

Tourism

Gorontalo Utara Gandeng PATA Indonesia Chapter Majukan Pariwisata

Bupati Gorontalo Utara Indra Yasin (Ist) Sebagai upaya meningkatkan daya saing sumber daya manusia dan pariwisata, maka Pemerintah Kabupaten Gorontalo Utara memutuskan untuk bekerja sama dengan Grup Jababeka. Kerja sama

Destinations

Pariwisata Nasional Mendorong Peningkatan Ekonomi Masyarakat Indonesia

Wisatawan menikmati snorkeling di Karang Anjir, kawasan Pantai Angsana di Tanah Bumbu Gairah wisata bahari dimulai dari Presiden Jokowi ketika menyampaikan pidato kenegaraan pertamanya setelah bersumpah sebagai Presiden Indonesia periode