Menyelamatkan Jakarta Tanpa Harus Membangun Gedung Baru

darmono dan susi

Menteri Kelautan dan Perikanan  Susi Pudjiastuti (ketiga dari kanan) tengah berbincang dengan SD Darmono, Founder Jababeka Group dan Chairman PT Pembangunan Kota Tua Jakarta (Ist)

Jakarta sebagai Ibukota Republik Indonesia tengah menghadapi ancaman tenggelam. Dengan memerhatikan ekologi lingkungan, maka Jakarta masih bisa diselamatkan.

Tak hanya itu, juga bisa menyelamatkan pulau-pulau lain di Indonesia yang juga menghadapi ancaman tenggelam. Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti menyoroti kurangnya penghijauan di Jakarta.

Sebuah pulau, kata Susi, bisa tetap terapung karena memiliki banyak pohon yang berfungsi menyerap air layaknya spons. Penebangan yang bersifat masif membuat menurunnya permukaan tanah lantaran tak ada pohon yang menahan air.

“Semakin tinggi pohon-pohon di satu pulau, semakin besar daya apungnya,” katanya di diskusi ‘Penurunan Tanah & Kenaikan Air Laut, Ancaman Terhadap Jakarta’ di Gedung OLVEH di kawasan Kota Tua Jakarta, Kamis (17/3/2016).

Selain itu, dalam diskusi ini juga menggema tak perlu membangun gedung baru di Jakarta sehingga semakin banyak gedung tua yang dimanfaatkan di Jakarta.

Ya, menyelamatkan Jakarta itu penting karena kota ini punya masa depan dengan adanya Teluk Jakarta. Pada kesempatan itu SD Darmono, Founder Jababeka Group dan Chairman PT Pembangunan Kota Tua Jakarta mendampingi Menteri Susi.

Darmono meminta dukungan kepada Menteri Susi untuk mengajak pengusaha nasional ikut memerhatikan Kota Tua.

Menteri Susi Resmikan Wajah Baru Gedung OLVEH

Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti meresmikan wajah baru gedung OLVEH (Onderlinge Levensverzekering Van Eigen Hulp) di seberang pintu selatan Stasiun Kota setelah direvitalisasi Jakarta Old Town Revitalization Corporation (JOTRC).

Adapun peresmian tersebut dilakukan di Jakarta Kamis (17/3/2016). SD Darmono, Founder Jababeka Group dan Chairman PT Pembangunan Kota Tua Jakarta hadir mendampingi Menteri Susi.

Keberadaan gedung yang dulunya merupakan salah satu kantor perusahaan asuransi Belanda ini menjadi sangat penting karena menjadi saksi permukaan tanah di Jakarta semakin turun.

Bahkan penurunan tanah di Gedung OLVEH sudah mencapai 95 cm. “Saya menyambut baik upaya merevitalisasi Gedung Olveh di kawasan Kota Tua ini. Karena sebagai bangsa yang baik, kita yang selama ini kurangawareseharusnya ikut merawat sejarah dengan merawat bangunan masa lalu,” ungkap Susi.

Saat melakukan proses eksekusi, tim Project Management JOTRC dan konsultan arsitektur dari Bhirawa Architects menemukan sejumlah temuan dan artefak menarik.

Salah satunya didapati di lantai dasar bangunan yang ternyata sudah turun 95 cm dari permukaan tanah sebagai tanda adanya ancaman besar di Jakarta akibat penurunan tanah dan kenaikan air laut. (Gabriel Bobby)



About author



You might also like

Hotel

PATA Indonesia Chapter Ajak Dorsett Promosikan Indonesia di Dunia

Chairman PATA Indonesia Chapter SD Darmono Pemerintah telah mencanangkan target bisa mendatangkan 20 juta wisatawan mancanegara pada 2019 mendatang. Karenanya PATA Indonesia Chapter mengajak Dorsett Internasional untuk melakukan promosi wisata

Festival

Turis Jepang Suka Lombok

Pantai Kuta Lombok (Ist) Wisatawan asal Jepang mengaku suka jalan-jalan ke Indonesia. Turis asal Negeri Matahari Terbit itu mengaku ketika berkunjung ke negeri ini menyukai perjalanan ke Lombok, Nua Tenggara

Slideshow

Kerja Sama antara Kementerian Pariwisata dengan Emirates

Berita Foto: Menteri Pariwisata Arief Yahya menyaksikan penandatangan MoU Kerja Sama antara Kementerian Pariwisata dengan Emirates di sela kegiatan Arabian Travel Market 2016, Dubai, Uni Emirat Arab. Pihak Kementerian Pariwisata

Heritage

Silaturahmi DPRD Banten dengan ASTINDO Jakarta

Berita Foto: DPD ASTINDO DKI Jakarta mengadakan silaturahmi dengan Komisi III DPRD Provinsi Banten di Jakarta, Rabu (4/4/2018). Ketua DPD ASTINDO DKI Jakarta Mangara Gultom (berdiri) memberikan sambutan kedatangan DPRD

Festival

Lagi, Promosi Pariwisata Indonesia di Rusia

KBRI Moskow bersama Direktorat Eropa III Kementerian Luar Negeri (Kemenlu), Jumat (23/2/2018) menggelar rapat persiapan Festival Indonesia (F() ketiga di Moskow, Rusia pada 3 hingga 5 Agustus 2018 (Ist) KBRI

World Heritage

Fesyen, Magnet Tingkatkan Kunjungan Wisatawan

 Persiapan IMFW 2017 (Ist) Indonesia Modest Fashion Designer (IMFD) didukung Kementerian Pariwisata (Kemenpar) akan menyelenggarakan pameran dan fashion show dalam gelaran Indonesia Modest Fashion Week (IMFW) 2017 di Jakarta Convention