Menyusuri Keindahan Tebing Karaton

Pemandangan hijau lebatnya hutan belantara Tahura Djuanda yang sangat indah (Christabell)

Indonesia adalah negeri yang dikenal kaya akan beragam destinasi wisata yang menarik minat wisatawan untuk traveling keliling Nusantara.

Ya, tak bisa dipungkiri negeri ini memang indah. Tebing Karaton adalah salah satu contoh destinasi wisata yang menarik di negeri ini. Tempat wisata ini adalah sebuah tebing yang berada di dalam kawasan Taman Hutan Raya Ir H Djuanda (Tahura Djuanda).

Bertempat di Kampung Ciharegem Puncak, Desa Ciburial, Dago, Kabupaten Bandung Utara ini tidak kalah cantik dengan dataran-dataran tinggi di Bandung lainya. Untuk bisa sampai ke Tebing Keraton ataui Tebing Karaton, maka traveler perlu untuk mengeluarkan ‘sedikit’ usaha.

Wisatawan tak perlu khawatir jika sudah sampai di Tahura Djuanda lantaran traveler bisa naik ojek untuk sampai ke Tebing Karaton. Sementara wisatawan yang suka jalan kaki juga bisa mencapai Tebing Karaton. Dimulai dari kendaraan pribadi traveler diparkir di area parkir Tahura Djuanda.

Untuk traveler yang memilih jalan kaki, traveler membutuhkan waktu sekitar 40 menit untuk menempuh jarak sekitar 4,3 km. Bagi wisatawan yang ingin menyewa ojek, wajib membayar Rp30.000 sekali jalan atau Rp50.000 untuk pergi dan pulang (PP).

Adapun harga tersebut untuk menyewa satu motor ojek. Sedangkan harga tiket  masuk Tebing Karaton relatif terjangkau hanya sebesar Rp12.000. Seorang wisatawan Nusantara, Christabell pada 6 Januari lalu dari Jakarta langsung menuju ke Tebing Karaton.

Sebelum berangkat, Christabell mendapat informasi bahwa pemandangan terbaik dari Tebing Karaton yang diresmikan pada 2 Mei 2016 silam adalah saat sunrise dan ketika sunset, yakni sekitar pukul 5 hingga pukul 6 pagi dan pukul 17 hingga pukul 18.

Namun karena mengalami beberapa hambatan Christabel tiba pukul 7 pagi. Kendati demikian, pemandangan yang dilihat begitu indah sebab tebing ini berada di ketinggian  sekitar 1.200 meter diatas permukaan laut. Jadi tidak heran jika udara di Tebing Karaton sangat dingin sehingga  dianjurkan untuk mengenakan jaket/pakaian tebal.

Di sana, traveler akan disuguhi dengan hamparan pemandangan hijau berupa lebatnya hutan belantara Tahura Djuanda yang sangat indah. Ditambah lagi kabut tebal yang menyelimuti langit, menambah keindahan pemandangan tebing ini saat pagi hari. (Christabell) 

About author



You might also like

Slideshow

Jangan Ragu Menghabiskan Libur Lebaran di NTT

Idul Fitri 1436 H akan segera tiba. Dan, tentunya akan ada libur panjang. Kendati tidak ada persiapan khusus menyambut Lebaran tahun ini, traveler yang ingin menghabiskan waktu libur dan memilih

Slideshow

Pelindo III Tunggu Izin Pemkot Denpasar Bangun Marina di Pelabuhan Benoa

Presiden Jokowi (kemeja putih) ketika mengunjungi booth Batik Fractal di Bandung (Ist) Manajemen PT Pelindo III mengaku saat ini tengah menanti izin dari pemerintah kota (Pemkot) Denpasar, Bali untuk membuat

Travel Operator

Sultan Keraton Kasepuhan Cirebon Apresiasi Kereta Wisata Ajak Wisatawan ke Cirebon

Wisatawan di Keraton Kasepuhan Cirebon (Ist) Sultan Keraton Kasepuhan Cirebon menyambut positif rencana manajemen PT Kereta Api Pariwisata pada akhir tahun depan meluncurkan layanan traveling ke sejumlah destinasi wisata yang

Destinations

Caffeinesia Campaign, Nikmatnya Kopi Nusantara

Caffeinesia Campaign (Ist) Orang Indonesia selama ini dikenal memiliki kebiasaan minum kopi yang sudah menjadi budaya yang turun temurun. Dan, budaya ini sudah menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat negeri

Slideshow

Menentukan Gaya Hidup di Usia Emas

Senior Living (Ist) Ayo daftarkan diri Anda dalam Gathering ‘Senior Living & Baby Boomer Lifestyle’. Membahas segala sesuatu yang harus direncanakan oleh Senior dalam menentukan gaya hidup di usia emas.

Slideshow

Konser Amal Padzchestra Bersama Kahitna

Kiri-kanan: Hendri Saparini ketua umum keluarga besar alumni padmanaba dan ketua penyelenggara, Triyanto – Ketua Bidang 1 membawahi organisasi, alumni, almamater, data, publikasi, Aranda Yogi Nugroho manajer padzchestra, Ardiansyah Pratama