Merawat Adat Leluhur, Presiden Jokowi Dukung Pelestarian Kerajaan dan Kesultanan Nusantara

25659896_1741027479283373_2900682537881871756_n

Presiden Jokowi ketika ada di Bali (Ist)

Sejumlah raja dan sultan se-Nusantara hadir di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Kamis (4/1/2018). Kedatangan mereka atas undangan langsung Presiden Jokowi. Sebelumnya dalam satu kesempatan, Kepala Negara memang menyatakan akan mengundang para raja dan sultan untuk datang ke Istana.

Kepada para raja dan sultan tersebut, Presiden Jokowi menyatakan ingin berdiskusi terkait dengan masalah-masalah di lapangan, utamanya yang ada di keraton-keraton. Ia juga ingin mendapatkan masukan langsung dari para raja dan sultan itu.

“Saya ingin mendengar masalah-masalah yang ada dari yang saya hormati, yang mulia para raja dan sultan dan dari pangeran serta permaisuri yang pagi hari ini hadir,” ujarnya saat mengawali audiensi di Ruang Garuda, Istana Kepresidenan Bogor dalam siaran pers yang diterima patainanews.com.

Pertemuan yang berlangsung hangat dan akrab ini dihadiri oleh 88 raja dan sultan dari seluruh Indonesia dengan rincian 20 dari Sumatera, 17 dari Jawa, tiga dari Bali, empat dari NTB, lima dari NTT, 10 dari Kalimantan, 18 dari Sulawesi, sembilan dari Maluku dan dua dari Papua.

Salah seorang perwakilan dari para undangan dalam kesempatan tersebut menyampaikan apresiasinya bagi Presiden Jokowi yang bersedia bertemu dengan para raja dan sultan se-Nusantara. Bahkan, dengan adanya pertemuan yang belakangan rutin dilaksanakan ini, Presiden Jokowi disebut sangat mencintai rakyat dan juga segala macam adatnya.

“Atas nama seluruh raja dan sultan, kami sampaikan apresiasi yang sangat tinggi. Kami merasa sangat tersanjung, sejak bulan September sampai Januari ini sudah hampir empat kali kami bertemu Bapak. Di Cirebon, Medan, dan dua kali di sini. Bagi kami, Bapak bukan hanya menghormati, tapi betul-betul mencintai adat, mencintai kami,” ujar Sultan Kepaksian Skala Brak Edward Syah Pernong.

Usai mendengar segala masukan, Presiden Jokowi berjanji untuk menampung masukan tersebut dan nantinya akan berupaya untuk mencari jalan keluar dari permasalahan-permasalahan yang ada. Ia pun meminta kepada para raja dan sultan untuk memberikan laporan yang lebih detail sebagai bahan pertimbangan dalam perumusan kebijakan.

“Saya telah mencatat banyak sekali dan mungkin juga dalam bentuk tulisan sudah saya terima, nantinya secara khusus saya akan merumuskan kebijakan-kebijakan yang secepatnya bisa diimplementasikan,” ucap Presiden Jokowi.

Lebih lanjut, Kepala Negara menyampaikan bahwa pihaknya berencana untuk menyediakan alokasi anggaran khusus untuk revitalisasi keraton-keraton yang mengalami kerusakan. “Saya juga minta mengenai keraton-keraton yang perlu diperbaiki secara total. Mungkin dikerjakan setiap tahun entah tiga sampai lima, nanti saya hitung dulu anggarannya,” tuturnya.

Selain itu, mantan Gubernur DKI Jakarta ini juga menjanjikan akan secepatnya mengumpulkan jajaran terkait dan membicarakan segala masukan yang didapat. “Saya belum bisa menjawab, tapi akan ketemu nanti setelah saya rapat terbatas dengan seluruh kementerian yang ada. Termasuk di dalamnya mengenai sertifikasi tanah-tanah keraton yang memang belum dikerjakan. Akan saya perintahkan untuk segera dikerjakan,” tuturnya.

Turut hadir dalam pertemuan tersebut mendampingi Presiden Jokowi, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy, Menteri Pariwisata Arief Yahya, Kepala Staf Kepresidenan Teten Masduki. (Gabriel Bobby)



About author



You might also like

Slideshow

September akan Ada IPOS Goes to Jababeka

Rizky Handayani, Deputi Bidang Pengembangan Industri dan Kelembagaan Kemenpar (Ist) Rizky Handayani, Deputi Bidang Pengembangan Industri dan Kelembagaan Kemenpar diketahui hadir sebagai narasumber pembicara dalam Indonesia Professional Organizer Society (IPOS)

Hotel

Moeldoko Berharap Budaya Dikembangkan sebagai Magnet Datangkan Wisatawan

Moeldoko (Ist) Kepala Staf Kepresidenan RI Jenderal TNI (Purn) Moeldoko menghadiri pementasan teater berjudul ‘Langit 7 Bidadari’ di Gedung Teater Garuda, Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta yang bertepatan dengan peringatan

SightSeeing

Kemenpar Adakan Workshop Batik di Jepang

Canting batik (Ist) Kementerian Pariwisata (Kemenpar) mengadakan workshop batik bertema ‘Experience The Wonderful of Indonesia Through Batik Workshop’ di Bunka Gakuen University, Tokyo, Jepang pada Kamis (26/11/2015). Dalam siaran pers

World Heritage

Ini Sepak Terjang Arief Yahya yang Diacungi Jempol

Menteri Pariwisata Arief Yahya (kiri) (Ist) Sejumlah pihak memberikan apresiasi terhadap kinerja Menteri Pariwisata Arief Yahya dalam mengembangkan dan mempromosikan pariwisata Indonesia hingga ke mancanegara sebagai upaya merealisasikan target Presiden

Festival

Hotel Santika Premiere ICE BSD City Penuh untuk PATA Travel Mart 2016

Sky Lounge 15 di Hotel Santika Premiere ICE BSD City (Ist) Penyelenggaraan PATA Travel Mart 2016 di venue Indonesia Convention Exhibition (ICE) di BSD City, Banten pada 7 hingga 9

Tour Package

Arief Yahya Buka Festival Pesona Palu Nomoni 2016

Menteri Pariwisata Arief Yahya (tengah) (Ist) Festival Pesona Palu Nomoni (FPPN) Kota Palu, Sulawesi Tengah, yang berlangsung 24 hingga 26 September 2016 semakin heboh dan meriah. Menteri Pariwisata Arief Yahya