Meriahkan HUT Korpri, Kemenpar Gelar Lomba Foto

Lomba foto HUT ke-47 Korpri (Ist)

Menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-47 Korpri, Kementerian Pariwisata (Kemenpar) menggelar lomba fotografi seputar aktivitas aparatur sipil negara (ASN).

“HUT Korpri adalah pestanya ASN dimanapun bertugas. Kita ingin mengapresiasi kinerja para ASN. Bagaimana mereka mengabdi. Salah satunya, kita abadikan lewat lomba fotografi ini,” tutur Sekretaris Kementerian Pariwisata Ukus Kuswara dalam siaran pers yang diterima patainanews.com, Rabu (7/11/2018)

Menurut Ukus Kuswara, lomba fotografi ini harus sejalan dengan semangat Korpri, yaitu Bekerja, Melayani, dan Menyatukan Bangsa. “Tema kegiatan yang kita pilih adalah 47 Tahun Melayani Negeri. Silakan abadikan momen-momen terbaik pada abdi negara ini saat bekerja, saat mereka melayani,” tutur Ukus.

Dewan juri dalam lomba ini diantaranya Fotografer Senior Kompas Arbain Rambey, Fotografer Senior Kemenpar Bambang Wijanarko, dan Staf Khusus Menteri Pariwisata Bidang Komunikasi dan Media Don Kardono. Lomba ini berlangsung mulai 5 hingga 20 November 2018 dengan hadiah uang tunai Rp10.000.000 untuk Juara 1, Rp7.500.000 untuk Juara 2, Rp5.000.000 untuk Juara 3, dan Rp2.500.000 untuk juara favorit.

Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya, berharap lomba ini direspon para fotografer. “Lomba ini untuk mengapresiasi kinerja ASN. Mereka adalah abdi negara yang melayani masyarakat. Untuk itu, para fotografer handal saya ajak mengikuti lomba ini. Dengan apresiasi seperti ini, tentu kita berharap ASN akan semangat. Kinerja mereka pun bisa lebih baik lagi,” kata Menpar Arief Yahya.

Untuk mengikuti lomba ini, para peserta harus mengunggah foto terbaik ke akun instagram pribadi, memberikan judul pada foto, memberikan caption singkat, follow dan mention akun @Kemenpar dan @pesonaid_travel, serta wajib menggunakan hastag #LombaFotoPesonaHUTKorpri47 #PesonaHUTKorpri47 #47TahunMelayaniNegeri

Menurut Staf Khusus Menteri Pariwisata Bidang Komunikasi & Media Don Kardono ada ketentuan yang juga wajib diikuti. “Ketentuan ini harus diperhatikan. Seperti foto tidak diperbolehkan dalam bentuk slide foto Instagram, kemudian foto harus berwarna. Untuk mempermudah, tidak ada batasan waktu dalam pembuatan foto, namun, harus karya orisinil peserta. Foto juga tidak boleh mengandung unsur pornografi, SARA, politik dan hoax,” kata Don.

Ketentuan lainnya, foto yang pernah jadi juara lomba tidak boleh ikut lomba ini. Peserta juga tidak boleh menambahkan bingkai dan watermark pada foto, kemudian setiap peserta dapat mengirimkan lebih dari satu foto. Penyuntingan minor seperti cropping, koreksi brightness/kontras, koreksi warna, masih bisa diterima. Peserta juga wajib repost poster lomba. (Gabriel Bobby)

About author



You might also like

World Heritage

Perkembangan Pariwisata di Banyuwangi Membanggakan

Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas (kemeja putih) dan Menteri Pariwisata Arief Yahya (tengah) (Ist) Pengembangan pariwisata di Banyuwangi terus berkembang dan menunjukkan hasil yang membanggakan. Tiga unsur utama pariwisata, yaitu atraksi,

Travel Operator

El John Menuju Pentas Dunia

Berita Foto: El John Pageants kini semakin percaya diri tampil di pentas dunia demi nama baik Indonesia. El John Pageants terus mendorong generasi muda negeri ini, khususnya kaum perempuan untuk

Tourism

‘Sabang adalah Destinasi Wisata Bahari Dunia’

Ketua Tim Percepatan Pengembangan Wisata Bahari Kementerian Pariwisata (Kemenpar) Dwisuryo Indroyono Soesilo (tengah) Sabang Marine Festival (SMF) 2018 dipastikan diikuti sebanyak 22 kapal yacht dari mancanegara. Event tersebut berlangsung di

Culture

Hotel Penuh untuk GMT 2016

Ilustrasi GMT 2016 di Indonesia (Ist) Wilayah Kalimantan Timur (Kaltim) yang dilewati Gerhana Matahari Total (GMT) rupanya sudah diantisipasi para pelaku industri pariwisata. Menteri Pariwisata Arief Yahya menyebut, langkah itu

Festival

AJTM 2017 Gencar Promosikan Pariwisata Indonesia

Suasana AJTM 2017 di Hotel Royal Kuningan, Jakarta (Ist) ASITA Jakarta Travel Mart (AJTM) 2017 terbilang sukses karena secara serius mempromosikan pariwisata Indonesia. Industri pariwisata di negeri ini berkumpul di

Airlines

Yogyakarta Banjir Wisatawan Libur Panjang

Ilustrasi di Kalibiru, Yogyakarta (Ist) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) meski hanya satu persen dikunjungi wisatawan mancanegara, tetap saja disebut sebagai Kota Pariwisata, Kota Pendidikan, dan Kota Budaya. Sebagai kota pariwisata,