Miniatur Mongolia Ada di Tanjung Lesung

mongol

Suasana peresmian MCC di Tanjung Lesung (Ist)

Manajemen PT Jababeka Tbk dan Kedubes Mongolia resmi memperkenalkan Little Mongolia bernama Mongolian Culture Center (MCC)  di Tanjung Lesung, Sabtu (26/11/2016).

Adapun MCC bentuk perayaan 60 tahun terjalinnya hubungan bilateral antara Mongolia dan Indonesia. Pembangunan Pusat Kebudayaan Mongolia ini menjadi yang pertama di Asia Tenggara.

Pusat budaya yang rencananya akan beroperasi pada awal 2017 mendatang, menempati lahan seluas 1 hektar di kawasan Ladda Bay, Tanjung Lesung.

Presiden Direktur Utama PT Jababeka Tbk Budianto Liman dalam pidatonya mengatakan, “Pusat budaya ini bisa menambah atraksi dan daya tarik investor karena Tanjung Lesung biasanya jadi tempat destinasi bagi warga Jakarta dan sekitarnya”.

Dikutip dari thepresidentpostindonesia.com, Pusat Kebudayaan Mongolia diprakarsai Duta Besar Mongolia untuk Indonesia Madam Battsetseg Shagdar dan Komisaris Utama Jababeka Group SD Darmono yang merupakan Utusan Kebudayaan Mongolia (Mongolian Culture Envoy) di Indonesia sejak Januari 2016 lalu.

Sementara Madam Battsetseg Shagdar dalam kesempatannya mengatakan, “Pusat Kebudayaan Mongolia di Tanjung Lesung akan memberikan pemahaman yang lebih luas mengenai kebudayaan dan tradisi Mongol. Selain itu, sekaligus menjadi ajang promosi dan pertukaran budaya, meningkatkan pemahaman, dan mempererat hubungan persahabatan dua negara”.

Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran Pariwisata Mancanegara Kemenpar I Gde Pitana menyatakan, “Semoga dengan adanya Mongolian Center ini menjadi daya tarik baru di Tanjung Lesung. Karena Mongolia merupakan negara yang penuh sejarah dan sangat dikenal dunia, sehingga bisa mendatangkan wisatawan Mongolia, dan juga menarik untuk wisatawan mancanegara dari negara lain. Selain itu, Mongolia juga salah satu negara yang mendapatkan kebijakan bebas visa kunjungan dari pemerintah. Jadi silakan datang ke Tanjung Lesung”.

Kementerian Pariwisata (Kemenpar) telah menargetkan wisman dari Greater China, Oceania, Asia Tenggara, Asia, Greater India, dan Eropa sebagai pasar utama kunjungan ke Indonesia.

Jika pengunjung ke Tanjung Lesung Beach, MCC sudah mendirikan empat tenda besar yang langsung dibawa dari Mongolia dan empat tenda kecil sebagai pendukung.

Menurut Direktur Utama PT Banten West Java (BWJ) Poernomo Siswoprasetijo, yang juga selaku CEO PATA Indonesia Chapter, “Tenda-tenda tersebut nantinya bisa menjadi tempat menginap para pengunjung dan wisatawan lainnya. Ini adalah MCC terbesar Mongolia di Asia. Di dalam tenda itu akan banyak ornamen dan ciri khas Mongolia. Contohnya kebiasaan mereka memanah, yang akan menjadi sangat khas dan membuat seksi Tanjung Lesung”.

Nantinya MCC juga akan akan dilengkapi taman, kuda, dan patung Gengis Khan sehingga menjadikannya sebagai Mongolia kecil atau Little Mongolia di Indonesia.

Selama acara pembukaan, ditampilkan lagu dan musik tradisional, serta makanan otentik dari Mongolia. (Gabriel Bobby)

 

 

About author



You might also like

Travel Operator

Akses Kian Banyak, Jumlah Kunjungan Wisman Melonjak

Menteri Pariwisata Arief Yahya (kiri) (Ist) Menteri Pariwisata Arief Yahya boleh tersenyum. Upaya menjaring wisatawan mancanegara semakin menunjukkan progress positif. Kegetolan Menteri Pariwisata yang mantan Dirut PT Telkom ini dalam

Travel Operator

Bambu Spa Ikut Promosikan Budaya Indonesia

Booth Bambu Spa di Pekan Eaya Indonesia di Indonesia Convention Exhibition (ICE) (Ist) Bambu Spa sebagai bagian anak bangsa diketahui selama ini ikut mempromosikan budaya Indonesia sehingga budaya milik negeri

Travel Operator

Menikmati GMT 2016 dari Ketinggian

Ilustrasi GMT (Ist) Agen perjalanan dari Perancis tengah merencanakan tur menikmati Gerhana Matahari Total (GMT) 2016 di atas ketinggian 48.000 kaki. Tur ini akan membawa peserta terbang di atas Halmahera

Indonesiaku

Gubernur DKI Jakarta Dukung PATA Tavel Mart 2016

Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama menyatakan dukungannya terhadap penyelenggaraan PATA Travel Mart 2016 di Jakarta. “Saya mewakili seluruh jajaran pemerintah provinsi DKI Jakarta mendukung penuh penyelenggaraan PATA Travel Mart

Slideshow

Maumere, Surga Tersembunyi di NTT

Pengerjaan tenun ikat yang masih tradisional (Ist) Indonesia memang menarik bagi wisatawan asing. Itu terbukti lantaran beragam potensi wisata di negeri ini tersebar mulai dari kawasan timur Indonesia hingga wilayah

Slideshow

Astindo Fair 2016 Promosikan Destinasi Wisata Indonesia

Pulau Dewata masih menjadi destinasi favorit dalam penyelenggaraan Astindo Fair 2016. Di destinasi andalan Indonesia ini, wisatawan bisa juga melihat Keris Bali (www.ninaflynnphotography.com) Penyelenggaraan Astindo Fair 2016 pada Maret mendatang