Mongolian Culture Center Resmi Dibuka di Tanjung Lesung

WhatsApp Image 2017-04-26 at 11.33.46

Peresmian Mongolian Tourism Information Center di Menara Batavia, Selasa (25/4/2017) melanjutkan pembukaan Mongolian Culture Center di KEK Tanjung Lesung, Banten, Minggu (23/4/2017) (Ist)

Manajemen PT Banten Tourism Development Corporation bekerja sama dengan Kedutaan Besar Mongolia resmi membuka Mongolian Culture Center di KEK Tanjung Lesung, Banten, Minggu (23/4/2017).

Adapun pembukaan Mongolian Culture yang berlokasi di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Tanjung Lesung ini dihadiri duta besar Mongolia untuk Indonesia HE Madam Battsetseg dan juga Chairman dari Jababeka Group SD Darmono yang juga merupakan utusan kebudayaan Mongolia.

Darmono menuturkan, Mongolian Culture Center akan membawa dampak positif yang besar. Ia pun berharap Mongolian Culture Center tersebut kedepanya bisa diikuti negara-negara lain. “Dengan mempromosikan Mongolia, saya kira dampaknya akan lebih besar yang kita peroleh dan semoga bisa diikuti oleh negara-negara lain sehingga tanpa harus jauh-jauh orang Indonesia bisa ke Tanjung Lesung menyaksikan kebudayaan Mongolia dan yang lainya semoga bisa berdatangan,” tutur Darmono.

Ia menjelaskan, dibukanya Mongolian Culture Center bisa memberikan kontribusi yang besar terhadap negara dengan menciptakan daerah-daerah baru melalui pariwisata. Selain itu, pembukaan Mongolian Culture center tersebut juga bisa menciptakan lapangan kerja baru bagi masyarakat.

“Dengan demikian kita bisa memberikan kontribusi yang besar kepada negara dengan menciptakan daerah-daerah baru melalui pariwisata  dan menciptakan banyak lapangan kerja sehingga Indonesia kedepanya akan lebih maju, lebih sejahtera seperti harapan kita semua,” tambah Darmono.

Mongolian Culture Center yang berlokasi di KEK Tanjung Lesung ini merupakan yang pertama di Asia Tenggara, dibangun diatas lahan seluas satu hektar dengan didesain arsitek Mongolia yang konsepnya dirancang duta besar Mongolia di Indonesia.

Wisatawan bisa merasakan sensasi kehidupan ala masyarakat Mongol dengan memasuki tenda khas Mongol yang identik dengan kehidupan nomadik yang biasa disebut dengan GER, yang diimpor khusus dari negara asalnya. 

Selain itu traveler juga bisa mempelajari kebudayaan Mongol yang unik, seperti berkuda, memanah, bermain ankle bones games hingga mencicipi kuliner otentik khas Mongol. (Gabriel Bobby/berbagai sumber)

About author



You might also like

Tour Package

Presiden Jokowi Hadiri Pesta Laut Mappanretasi 2017

Presiden Jokowi dan Ibu Negara Iriana hadir di Pesta Laut Mappanretasi 2017 (Ist) Ribuan pengunjung sangat antusias mengikuti puncak acara Pesta Laut Mappanretasi 2017, yang digelar di Pantai Pagatan, Kabupaten Tanah

Destinations

Traveling ke JungleLand, Pengalaman tak Terlupakan

Foto bersama ASITA di JungleLand (Ist) JungleLand, theme park yang ada di kawasan Semtul City bisa menjadi pilihan yang pas untuk wisatawan yang menyukai destinasi alam yang jaraknya tidak jauh

Nature

Drumblek, Menarik untuk Wisman Berkunjung ke Salatiga

Aksi Garuda Drumblek (Ist) Bagi masyarakat urban di kota-kota besar keberadaan marching band tentunya sudah familiar. Namun, ada yang menarik dari Salatiga, Jawa Tengah, yakni drumblek. Menggunakan media bekas, drumblek

World Heritage

Pesona Gatronomi Indonesia Semakin Kuat di Paris

William Wongso, ahli kuliner Indonesia (Ist) Perhelatan gastronomi ‘Wonderful Indonesia’ di Shangri-la Hotel, Paris memecahkan rekam jejak selama 10 tahun terakhir. Selama enam hari penyelenggaraan event itu, angka kunjungan tamu

Tourism

Pelestarian Satu Juta Pohon Asli Banten di KEK Tanjung Lesung

Proses pembuatan Batik khas Tanjung Lesung (Ist) Setelah sukses mengadakan penanaman terumbu karang bekerja sama dengan Marinir TNI AL pada tahun lalu, kini PT Banten West Java TD sebagai anak

Hotel

‘Bersama Kita Ceritakan Indonesia yang Indah ke Seluruh Dunia’

Direktur Konsumer PT Bank BRI Handayani (kiri) bersama Menteri Pariwisata Arief Yahya Direktur Konsumer PT Bank BRI Handayani memberikan apresiasi terhadap Menteri Pariwisata Arief Yahya yang mampu mengembangkan dan mempromosikan