Moto GP 2018 di Palembang Targetkan 150 Ribu Wisman

foto bersama ay dan alex noerdin

Gubernur Sumatera Selatan Alex Noerdin (kedua dari kanan) (Ist)

Gubernur Sumatera Selatan Alex Noerdin memasang target penyelenggaraan Moto GP 2018 Palembang pada Oktober 2018 mendatang bisa mendatangkan 150 ribu wisatawan mancanegara (wisman)

Hal tersebut diungkapkan Alex Noerdin selepas jumpa jumpa pers Rakornas IV Kemenpar di Ruang Rapat Semeru Hotel Sultan, Jakarta, Selasa (6/12/2016).

“Target kami sekitar 150 ribu wisman. Tapi dilihat dulu kapasitas sirkuitnya, Sepang saja bisa mencapai 50 ribu, nanti kita lihat lagi,” ujar Alex.

Moto GP 2018 menjadi sport tourism yang digelar di Palembang dengan dukungan Kementerian Pariwisata. Alex menerangkan mengenai perkembangan terkini pembangunan sirkuit di Palembang.

Sirkuit ini akan dibangun pada awal 2017 mendatang, dan ditargetkan selesai pada 2018 nanti. “Insya Allah, kita akan mulai bangun awal 2017, dan pihak Dorna (organisasi penyelenggara balapan MotoGP-red) juga sudah setuju. Oktober 2018 kita akan gelar Moto GP pertama di Indonesia,” tutur Alex. (Gabriel Bobby)

About author



You might also like

Hotel

Putri Pariwisata Indonesia 2016 Keliling Kampung Batik Semarang

Putri Pariwisata Indonesia 2016 Lois Merry Tangel berpose di Hotel Horison NJ Semarang (Ist) Putri Pariwisata Indonesia 2016 Lois Merry Tangel selama berada di Semarang, Jawa Tengah tertarik untuk berkunjung

Investments

Dukung Gerakan Nasional Non Tunai, Pelindo III Terapkan e-Port

Peluncuran  Kartu e-Port PT Pelindo III (Ist) PT Pelabuhan Indonesia III menggandeng Bank Mandiri mengimplementasikan layanan transaksi non tunai (uang elektronik) untuk memudahkan dan mempercepat proses bisnis di pelabuhan. Sinergi

Investments

Terminal Petikemas Surabaya Bantu Nelayan Pesisir

Bantuan reefer container (Ist) PT Terminal Petikemas Surabaya (TPS) berupaya membantu meningkatkan taraf hidup nelayan tradisional dan masyarakat pesisir di Pantai Prigi melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) dengan menghibahkan dua unit reefer container dengan ukuran masing-masing 20 Feet untuk nelayan di Pantai prigi, desa Tasikmadu gedung single cold storage milik Pemkab Trenggalek  Jawa Timur. “Ini adalah salah satu upaya kami agar  hasil produksi nelayan di Pantai Prigi dapat tetap fresh dan memiliki harga jual yang kompetitif di pasaran, dimana ujungnya semoga dapat meningkatkan kesejahteraan di wilayah ini,” kata President Director TPS Dothy disela-sela serah terima hibah dua unit reefer container ke Pemkab Trenggalek. Apalagi, secara demografi ribuan warga Kecamatan Watulimo Kabupaten Trenggalek mayoritas bermata pencaharian sebagai nelayan tradisional dan selama ini pengawetan ikan yang digunakan masyarakat Pesisir Prigi adalah pendinginan dengan es dan pemindangan yang seringkali tidak mampu mengcover semua produksi perikanan karena jika musim baik dalam sehari para nelayan dapat menangkap ikan 100 hingga 200 ton ikan yang terdiri dari ikan layur, ikan tuna, dan ikan tongkol.  Dengan latar belakang itulah, TPS bersama Universitas Negeri Malang tertarik untuk membantu sesama, agar para nelayan dapat menyimpan ikan hasil tangkapan dan kapanpun nelayan mau menjual atau memprosesnya dulu tanpa harus khawatir ikannya menjadi tidak fresh dimana harga jualnya rendah. “Semoga dengan hadirnya dua unit reefer container dapat membantu para nelayan, dan kami berharap agar para nelayan dapat ikut menjaga, merawat, dan mempergunakan sebagaimana mestinya, juga memperhatikan cara penggunaan agar kontainernya awet dan bisa dipergunakan dalam jangka waktu yang lama. Kita sama-sama di matra laut harus berjaya di dunia maritim.” tutup Dothy dalam siaran pers yang diterima patainanews.com, Kamis (22/12/2016). Pada kesempatan itu turut hadir Bupati Kabupaten Trenggalek Emil Elestianto Dardak beserta jajaran SKPD di lingkungan Kabupaten trenggalek, Rektor Universitas Negeri Malang, Prof Dr Achmad Rofi’udin, Komisaris TPS, Eko Harijadi, dan para nelayan di pantai prigi. Bupati Trenggalek Emil dalam sambutannya menuturkan, “inilah salah satu wujud sinergi yang sangat baik dari dunia akademisi, usaha, dan pemerintah. Kalau bisa sinergi seperti ini, niscaya para nelayan nantinya bisa memiliki kehidupan yang lebih layak. Karena jika hasil melimpah, nelayan tidak perlu menjualnya dengan harga yang sangat murah pada saat itu. Tinggal disimpan dulu di cold storage sambil menunggu harga ikan stabil dan kualitas ikan juga tetap terjaga. Semoga tidak hanya sampai disini, kedepan kita bisa bersinergi lagi demi memajukan kehidupan masyarakat yang masih membutuhkan pada umumnya”.

Tourism

Wisatawan Eropa Terbang ke Lombok

Wisatawan di Lombok (Ist) Wisatawan asal Benua Biru diketahui banyak yang tertarik berkunjung ke Lombok, Nusa Tenggara Barat. Kunjungan turis dari Eropa kini semakin banyak sehingga Lombok kini tak hanya

Travel Operator

Kota Budaya, Daya Tarik Turis Asing ke Yogyakarta

Lusi Evie Marya Predikat kota budaya yang diberikan pada Yogyakarta mengacu pada keberadaan Keraton Yogyakarta yang dipandang sebagai pusat kebudayaan Jawa dan menjadi tujuan wisata dari turis asing dari berbagai

Slideshow

Muhadjir Efendi Kagumi Pameran Literasi HPN 2018

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Efendi menerima kunjungan panitia HPN Sumbar yang diwakili Sekretaris PWI Hendri CH Bangun bersama jajarannya di ruang kerja Menteri Pendidikan, Komplek Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Jakarta