Museum Layang-Layang Saksi Bisu Peluncuran Potret Masyarakat Indonesia

tiga buku

Tiga buku Empati, Simpati, Harmoni (Ist)

Wisatawan asing yang datang ke Indonesia tak hanya kagum akan berbagai destinasi, keragaman budaya, dan kearifan lokal yang dimiliki negeri ini, namun juga keunikan masyarakat Indonesia yang mereka temui.

Ya, tak bisa dipungkiri kehidupan manusia negeri ini juga menjadi daya tarik wisatawan mancanegara untuk berkunjung ke Indonesia. Dan, ternyata ada anak bangsa yang merekam potret masyarakat negeri ini dalam buku yang dikemas secara menarik.

Buku-buku ini tidak akan terwujud jika tak banyak permintaan agar tulisan-tulisan yang hampir setiap hari di-posting S Dian Andryanto sejak 2013 silam melalui media sosial, akun Facebook-nya dalam #sayabelajarhidup dibukukan.

Dan, jadilah tiga buku sekaligus EMPATI, SIMPATI, HARMONI. Ketiga buku ini bukan trilogi. Karena tak langsung berkaitan antara satu dan lainnya.

Tapi benang merahnya sama. Buku ini merupakan esai singkat hasil dari memotret kehidupan masyarakat dengan berbagai profesi (EMPATI), pemikiran terhadap kondisi sosial (SIMPATI) dan pelajaran hidup dari lingkungan terdekat penulis (HARMONI).

Ditulis dengan gaya populer. Dan,sejak awal tidak meniatkan diri menjadi tulisan seperti laiknya motivator karena hanya menjadi trigger untuk lebih mengasah sikap Empati, Simpati dan Harmoni.

Tulisan-tulisan ini sebagian besar telah diposting di Facebook dan mendapat sambutan yang baik di media sosial. Dapat berkembang menjadi ajang diskusi dan terbentuknya komunitas #sayabelajarhidup.

Dalam siaran pers yang diterima patainanews.com, Senin (30/11/2015), komunitas ini bisa dikembangkan di berbagai daerah, karena telah bersedianya beberapa pembaca setia #sayabelajarhidup untuk mengadakan kegiatan di beberapa daerah.

Buku ini diterbitkan independen, dijual secara paket, pembeli/pembaca sekaligus mendapatkan tiga buku tersebut. Bukan per satuan. Cara ini sepertinya baru kali pertama dilakukan di Indonesia.

Dipromosikan secara online sayabelajarhidup.com dan jaringan media sosial lainnya. Tahap selanjutnya, tentu masuk ke penerbit utama dan toko-toko buku.

Secara garis besar buku-buku ini mengisahkan sisi kehidupan masyarakat kebanyakan yang memiliki nilai-nilai yang layak ditularkan.

Tentang semangat, rasa bersyukur, motivasi, solidaritas dan kebersamaan baik sebagai individu mapun bagian kelompok sosial masyarakat. Buku ini menonjolkan sisi kemanusiaan yang ditulis secara populer, meski pun tak menghilangkan arti yang dikandungnya.

Banyak cerita di tengah masyarakat dari beragam profesi yang menarik dikisahkan. Kekuatan dan daya tahan serta kemampuan adaptasi terhadap segala kesulitan menjadi benang merah dari ketiga buku ini.

Sisi humanis menjadi kekuatannya. “Buku ini bukan hanya karya saya. Ini karya banyak manusia. Di dalamnya tentang cerita keseharian saja. Bukanlah sangat istimewa karena sesungguhnya banyak kejadian biasa sekitar kita. Tentang manusia-manusia juga. Rutinitas dan keseharian. Hidup dan kehidupannya. Satu fragmen saya coba rangkai saja. Satu angle yang menyedot rasa, menularkan tentang semangat, syukur, Ikhlas. Menggugah empati. Menyalurkan simpati. Mengalunkan harmoni,” kata S Dian Andryanto.

Ia bukan Fotografer, dia penulis. Maka ia mengerahkan kemampuan menulisnya untuk memotret yang ditemui nyaris sepanjang hari, dari sudut yang berbeda.

“Mengajak pembaca untuk berpikir out of the box,” katanya. Adapun peluncuran tiga buku #sayabelajarhidup EMPATI-SIMPATI-HARMONI ini akan dilakukan pada Minggu, 6 Desember 2015 di Museum Layang-Layang di Jalan H Kamang, Pondok Labu, Jakarta Selatan, pukul 14.00 hingga 17.00 WIB yang akan dihadiri berbagai media, undangan dan sponsor, serta kerabat komunitas #sayabelajarhidup di Jakarta dan sekitarnya.

Kegiatan peluncuran selain konferensi pers, bedah buku singkat, penjualan perdana juga silaturahmi kerabat #sayabelajarhidup. (Gabriel Bobby)

 

About author



You might also like

Indonesiaku

Lombok Tuan Rumah Hari Pers Nasional 2016

Pertemuan untuk kesiapan penyelenggaraan HPN 2016 di Lombok (Ist) Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) dipilih menjadi tuan rumah penyelenggaraan Hari Pers Nasional (HPN) 2016. Perhelatan ini juga dimeriahkan dengan kegiatan

Indonesiaku

Musala dan Gereja di Puncak Gunung Sinai

Rombongan ziarah (Ist) Gunung Sinai  terletak di semenanjung Sinai dan Mesir, yang merupakan gunung gersang bebatuan dengan ketinggian 2.285 meter dari permukaan laut, dan berada pada bagian pegunungan disebelah selatan

Tourism

Pentingnya Sektor Maritim untuk Membangun Negeri

Presiden Jokowi mengedepankan untuk membangun sektor maritim dalam pembangunan nasional pada masa kepemimpinannya. Sektor maritim kini menjadi primadona pembangunan nasional, termasuk wisata bahari. Apalagi Presiden Joko Widodo pun memasang target

Indonesiaku

Promosi Efektif untuk Pariwisata Indonesia

Indonesia memang kaya akan destinasi wisata sehingga wisatawan, termasuk turis asing tertarik untuk berkunjung lantaran pesona negeri ini memang mengundang decak kagum banyak orang. Dan, kini sepertinya berbagai daerah tengah

Slideshow

Harus Konsisten Jalin Sister City

Yoseph Umarhadi Rencana Cirebon, Jawa Barat menjadi sister city dengan Hawaii, Amerika Serikat (AS) disambut baik sebab akan membawa dampak positif terhadap perkembangan daerah tersebut. Anggota Komisi V DPR Yoseph