Musik Tradisi Nusantara: Merawat, Mengembangkan, Mengilhami

angklung

Angklung, Alat Musik Jawa Barat (Ist)

Salah satu seni budaya yang turun-temurun hidup dan berkembang di berbagai daerah Nusantara adalah musik. Setiap daerah punya ciri khas musik yang unik sebagai identitas, media ekspresi, dan akar budaya masyarakat setempat.

Seperti ciri khas musik di Nias yang menggunakan alat musik perkusi dengan panjang hingga tiga meter yang biasa disebut sebagai gendera, Jawa Barat dengan angklung, dan Maluku dengan Tifa (semacam gendang).

Musik berakar pada tradisi masyarakat yang keberlangsungannya dalam konteks masa kini merupakan upaya pewarisan masa lalu yang tidak dapat dipisahkan satu sama lain.

Tradisi menghadirkan masa lalu di era sekarang sehingga menjadi kontinuitas masa lalu bagi masa kini dan yang akan datang. Sudah seharusnya musik tradisi Indonesia dijaga dan dilestarikan sebaik mungkin.

“Musik tradisi kurang diminati oleh masyarakat pendukungnya, terutama generasi muda, sehingga banyak kosa kata (vocabulary) yang sudah hilang. Ironinya, masyarakat banyak yang tidak mengetahui lagu tradisi yang pernah ada. Berdasarkan pengalaman saya dibeberapa daerah, musik tradisi sudah diganti dengan instrumen barat seperti keyboard untuk keperluan ritual, seperti terjadi pada masyarakat Karo Sumatera Utara,” ujar Anusirwan, anggota Komite Musik DKJ dan Sekertaris Program Etnomusikologi – Insitut Kesenian Jakarta (IKJ) dalam siaran pers yang diterima patainanews.com, Senin (31/8/2015).

Menanggapi hal tersebut, Komite Musik – Dewan Kesenian Jakarta (DKJ) bekerja sama dengan Program Studi Jurusan Etnomusikologi – IKJ mengadakan program Meja Bundar Musik. Program ini hadir sebagai wadah pertemuan para pakar musik, musisi, dan akademisi dalam membahas permasalahan, perkembangan, dan pelestarian musik.

Meja Bundar Musik, yang pertama ini mengangkat tema World Music – Musik Tradisi Nusantara: Merawat, Mengembangkan, Mengilhami, dan akan diadakan selama dua hari pada 3 dan 4 September 2015 di Teater Luwes, IKJ mulai pk14.00 WIB setiap harinya.

Pembicara yang hadir adalah I Wayan Balawan (pendiri Batuan Ethnic Fusion yang mengusung eksplorasi musik tradisional Bali), Rahayu Supanggah (komponis tradisi yang banyak berkolaborasi dengan kelompok internasional), Rence Alfons (komponis suling bambu Ambon), dan Trisutji Djuliati Kamal (komponis berbasis klasik barat yang memasukan unsur tradisi nusantara dalam karyanya).

Para pembicara tersebut akan membahas bagaimana dan sejauh mana musik terdisi diniali masih memegang unsur tradisi, bagaimana perkembangan musik tradisi, dan sejauh mana musik tradisional menjadi World Music.

Moderator dalam program ini adalah Nyak Ina Raseuki/Ubiet dan Jabatin Bangun (praktisi musik tradisi dan dosen IKJ). “Di sisi lain, musik tradisi mulai diminati oleh banyak komponis Indonesia. Meja Bundar Musik ini diadakan untuk menjadi sarana edukatif memperkenalkan dan menyegarkan kembali musik tradisi Indonesia kepada masyarakat pada umumnya dan generasi mendatang pada khususnya,” lanjut Anusirwan.

Program Meja Bundar Musik gratis dan terbuka untuk umum. Penonton bisa berpartisipasi memberikan pertanyaan seputar musik tradisi nusantara kepada pembicara melalui Twitter, dengan menggunakan tagar #MBMTradisi dan mention akun Twitter DKJ @JakArtsCouncil. (Gabriel Bobby)

About author



You might also like

Slideshow

Jaranan Banyuwangi Memukau di Malaysia

Atraksi dari Indonesia yang memukau (Ist) Atraksi kesenian yang ditampilkan dalam Indonesia Street Festival di Bukit Bintang menghebohkan warga negeri jiran, Malaysia. Tak hanya warga Malaysia, Indonesia Street Festival yang

Nature

Danau Toba Miliki Toilet Berkelas Bintang Lima

Toilet Bersih Bintang Lima di sekitar kawasan wisata Danau Toba (Ist) Toilet di sekitar destinasi Danau Toba sudah mulai berubah wajah. Pengolahan waste–nya menggunakan biotank yang ramah lingkungan. Kompositnya ditata

Airlines

Gabriella Patricia Mandolang, dari Sulawesi Utara Jadi Putri Pariwisata Indonesia 2018

Menteri Pariwisata Arief Yahya berpose bersama Putri Pariwisata Indonesia 2018 Gabriella Patricia Mandolang Gabriella Patricia Mandolang dinobatkan menjadi Putri Pariwisata Indonesia 2018. Perempuan berparas cantik ini asal Sulawesi Utara ini

Slideshow

Jelang Libur Akhir Tahun, Mampir ke Astindo Jakarta Travel Fair 2016

Pembukaan Astindo Jakarta Travel Fair 2016 di JCC (Ist) Menjelang libur akhir tahun, traveler yang tengah mencari promo tiket dan paket liburan tidak perlu khawatir karena bisa mampir ke Astindo

Slideshow

Felicia Putri Tjiasaka Ajak Generasi Muda Indonesia Melek Pasar Modal

Felicia Putri Tjiasaka (Ist) President University patut bangga memiliki Felicia Putri Tjiasaka (21 tahun) karena berbagai prestasi telah diraihnya, terutama di bidang keuangan dan investasi yang tidak banyak diraih anak

World Heritage

BRI Gandeng AirAsia Ajak Generasi Milenial Traveling di Indonesia

Direktur Niaga AirAsia Indonesia Rifai Taberi (kedua dari kiri) dan Direktur Konsumer PT Bank BRI Handayani (kedua dari kanan) Manajemen bank milik BUMN, PT Bank Rakyat Indonesia (BRI) bersama maskapai penerbangan