MV Volendam Angkut Turis Asing Sandar di Pelabuhan Tanjung Perak

turis asing volendam

Turis asing yang ikut kapal pesiar MV Volendam (Ist)

Setelah  kunjungan terakhirnya di Surabaya awal tahun 2014 silam, Senin (14/11/2016) MV Volendam, kapal pesiar berbendera Belanda ini kembali sandar di Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya pada pukul 11.00 WIB.

Kapal dengan LOA (Lenght Over All) 237 meter, lebar 32,3 meter, tinggi 8,1 meter dan berat 60.906 GT dan berkapasitas 1.432 orang ini membawa 1.067 penumpang.

Kedatangan kapal pesiar tersebut disambut dengan tarian khas Jawa Timur, Jatilan, dan beberapa pasang Cak dan Ning Surabaya yang menyambut mereka dengan ramah.

’’Kapal MS Volendam secara rutin setiap tahun datang ke Pelabuhan Tanjung Perak,’’ kata Kepala Humas Pelindo III Pelabuhan Tanjung Perak Oscar Yogi Yustiano dalam siaran pers yang diterima patainanews.com.

Kapal yang sebelumnya berangkat dari Singapura ini telah singgah di Pelabuhan Tanjung Priok di Jakarta, dan Pelabuhan Tanjung Emas di Semarang meninggalkan Surabaya pada hari yang sama pada pukul 20.00 WIB, untuk melanjutkan perjalanan ke Labuan Bajo dan Pulau Komodo.

Kemudian ke Lombok, Bali, Probolinggo dan setelah itu kembali ke Singapura. Beberapa turis melanjutkan perjalanan dengan menggunakan jasa tour & travel, yakni Surabaya City Tour dan mengunjungi Trowulan Mojokerto.

Sementara turis yang tidak menggunakan jasa tour & travel, mereka lebih memilih untuk tetap berada di kapal atau beberapa menikmati fasilitas di Terminal Penumpang Gapura Surya Nusantara mulai dari free wifi, roof top lantai tiga dengan pemandangan pelabuhannya, booth-booth UKM (Usaha Kecil Menengah), dan pameran-pameran yang sedang diselenggarakan di Surabaya North Quay (SNQ) yang kebetulan tengah menghelat Sparkling Surabaya Tourism Fiesta 2016 pada 11-14 November lalu, bahkan ada yang lebih memilih untuk keliling Surabaya dengan taksi.

’’Kedatangan kapal pesiar semakin membuat acara di SNQ semakin semarak karena banyak turis yang datang untuk berbelanja,’’ kata pria yang akrab dipanggil Yogi ini.

Kunjungan MS. Volendam adalah kunjungan kapal pesiar kedua yang berkunjung di Pelabuhan Tanjung Perak periode tahun 2016, dan kapal ini dijadwalkan akan kembali mengunjungi Surabaya di akhir tahun, yakni 24 Desember mendatang. (Gabriel Bobby)

About author



You might also like

Festival

TDS 2016, Balap Sepeda Terpopuler di Dunia

Tour de Singkarak di posisi pertama (Ist) Suksesnya pelaksanaan Tour de Singkarak 2016 juga berimbas pada perhatian internasional. Terbukti kejuaraan balap terbesar di Indonesia ini menjadi trending topic dunia. Selain

Tourism

Empat Tahun Pemerintahan Jokowi JK, Pariwisata Indonesia Peringkat 9 di Dunia

Menteri Pariwisata Arief Yahya Pariwisata menjadi salah satu sektor yang paling menggeliat dalam empat tahun pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla. Sektor pariwisata tumbuh begitu pesat sehingga pemerintah berani memproyeksikan sektor pariwisata

Culture

Pentingnya Perluasan Aksesibilitas untuk Dorong Pariwisata Morotai

Menteri Pariwisasta Arief Yahya (Ist) Menpar Arief Yahya menegaskan pentingnya perluasan aksesibilitas untuk mendorong pengembangan wisata di Morotai, Maluku Utara, yang selama ini telah memiliki daya tarik wisata yang begitu

SightSeeing

JAS Apresiasi Emirates Dekatkan Wisatawan ke 10 Bali Baru

JAS memyambut Emirates yang menambah frekuensi penerbangan ke Bali (Ist) Manajemen PT Jasa Amgkasa Semesta (JAS), perusahaan ground handling swasta nasional menyambut positif Emirates yang menambah frekuensi penerbangan dari Dubai ke

Airlines

Turis AS Belum Banyak yang Mengenal Indonesia

Imelda Budiman (Ist)  Turis asal Amerika Serikat (AS) harus diakui memang belum banyak yang mengenal Indonesia. Namun, tidak semua turis dari Negeri Paman Sam itu juga mengenal Bali. Demikian disampaikan Mrs Indonesia

Heritage

Pesona Labuan Bajo Dipromosikan

Promosi Labuan Bajo (Ist) Pesona kecantikan destinasi wisata favorit Labuan Bajo di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) dipromosikan lebih gencar dalam ajang Car Free Day (CFD) Jakarta. Sejak ditetapkan sebagai